Nama Guru : Asih Budi Ariyanti, S.Pd., Gr
Kelas : IV
Mata Pelajaran :
-Pendidikan Pancasila : Sejarah perumusan Pancasila
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Hallo Anak Sholeh dan Sholehah kelas 4 Ummu Kultsum 😊😊😊
Apa Kabarnya hari ini ? Semoga selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT ya. Aamiin.
berikut adalah rangkuman materi yang akan kita pelajari hari ini :
Tujuan Pembelajaran :
1. Murid dapat menjelaskan sejarah perumusan pancasila dan tokoh-tokoh yang berperan
Apa yang Akan Kamu Pelajari?
Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu:
- ✅Menjelaskan latar belakang dibentuknya BPUPKI
- ✅Menyebutkan tokoh-tokoh yang mengusulkan dasar negara
- ✅Menjelaskan gagasan/usulan dari masing-masing tokoh
- ✅Memahami proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara
Indonesia Menjelang Merdeka
Pada tahun 1945, Indonesia sedang berjuang untuk meraih kemerdekaan dari penjajahan Jepang. Sebelum merdeka, bangsa Indonesia perlu mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk dasar negara — yaitu fondasi atau pijakan yang akan menjadi pedoman kehidupan bernegara.
Dasar negara ibarat pondasi sebuah rumah. Kalau pondasinya kuat, rumah pun akan kuat dan kokoh. Begitu pula negara kita Indonesia!
Untuk merumuskan dasar negara itulah, Jepang — yang saat itu sedang kalah dalam Perang Dunia II — membentuk sebuah badan khusus. Badan inilah yang kemudian menjadi tempat lahirnya Pancasila.
Apa Itu BPUPKI?
BPUPKI adalah singkatan dari Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Dalam bahasa Jepang disebut Dokuritsu Junbi Cosakai.
📅 BPUPKI dibentuk pada tanggal 1 Maret 1945 oleh pemerintah pendudukan Jepang dan diresmikan pada 28 Mei 1945.
Kronologi Perumusan Pancasila
1945
BPUPKI Dibentuk
Jenderal Kumakichi Harada mengumumkan pembentukan BPUPKI untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
1945
Peresmian BPUPKI
BPUPKI diresmikan secara resmi dengan upacara pengibaran bendera Jepang dan Merah Putih bersama.
1945
Sidang I Dimulai – Usulan Mr. Muhammad Yamin
Mr. Muhammad Yamin mengajukan 5 asas dasar negara secara lisan dalam pidatonya.
1945
Usulan Mr. Soepomo
Mr. Soepomo menyampaikan gagasan tentang dasar negara yang bersifat integralistik (kekeluargaan).
1945
🌟 Ir. Soekarno Mengusulkan "Pancasila"!
Soekarno menyampaikan pidato bersejarah dan pertama kali memperkenalkan istilah Pancasila sebagai dasar negara. Tanggal ini diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.
1945
Piagam Jakarta Ditandatangani
Panitia Sembilan (diketuai Soekarno) menghasilkan naskah Piagam Jakarta yang memuat rumusan dasar negara.
1945
✅ Pancasila Disahkan!
PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) mengesahkan Pancasila sebagai dasar negara dalam Pembukaan UUD 1945.
Para Tokoh Perumus Dasar Negara
Tiga tokoh utama yang menyampaikan gagasan tentang dasar negara dalam Sidang BPUPKI I:
Tanggal 1 Juni 1945 ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila karena pada hari itulah Ir. Soekarno pertama kali menyampaikan dan memberi nama "Pancasila".
Rumusan Pancasila yang Disahkan
Setelah melalui proses pembahasan panjang, Pancasila yang kita kenal dan gunakan hingga hari ini adalah:
🦅 Pancasila ini disahkan pada 18 Agustus 1945 oleh PPKI dan termuat dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai dasar negara Republik Indonesia.
Uji Pemahamanmu!
Kerjakan soal-soal berikut ini dengan memilih jawaban yang paling tepat. Semangat! 💪
Refleksi Pembelajaran
Selamat! Kamu sudah menyelesaikan materi tentang Sejarah Perumusan Pancasila. Mari kita renungkan apa yang telah kita pelajari hari ini.
- 🏛️BPUPKI dibentuk untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, termasuk merumuskan dasar negara.
- 🧑💼Tiga tokoh utama pengusul dasar negara: Mr. Muhammad Yamin, Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno, masing-masing memiliki gagasan yang berbeda namun saling melengkapi.
- 🌟Tanggal 1 Juni 1945 adalah Hari Lahir Pancasila karena Soekarno pertama kali memperkenalkan nama tersebut.
- 🇮🇩Pancasila disahkan pada 18 Agustus 1945 dan menjadi dasar negara yang kita pegang teguh sampai hari ini.
- 💪Sebagai generasi penerus bangsa, kita wajib menjaga, menghormati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
note:


No comments:
Post a Comment
see you