Nama Guru : Asih Budi Ariyanti, S.Pd.Gr.
Hari / Tanggal : Senin / 11 Mei 2026
Mata Pelajaran :
1. Seni Budaya : Membuat jadwal pelajaran hias
2. Matematika : Diagram batang
3. Bahasa Indonesia : Bab 7
4. Pendidikan Pancasila: Sejarah Pancasila
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Hallo Anak Sholeh dan Sholehah kelas 4 Ummu Kultsum😊😊😊
Apa Kabarnya hari ini ? Semoga selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT ya. Aamiin
berikut adalah rangkuman materi yang akan kita pelajari hari ini :
Tujuan Pembelajaran :
1. Murid dapat menceritakan peristiwa sejarah pancasila, tokoh, dan penerapan sila pancasila dalam kehidupan sehari-hari, dan karakter para perumus pancasila.
2. murid dapat membuat dan membaca diagram batang dari data.
3. Murid dapat membuat cerita bergambar dan menggunakan konjungsi antar kalimat
4. murid dapat membuat jadwal pelajaran hias menggunakan canva
Materi Belajar Kelas 4
4 Mata Pelajaran · Materi Lengkap · Soal Interaktif
📅 Sejarah Lahirnya Pancasila
Pancasila lahir dari perjuangan panjang para pendiri bangsa. Proses perumusannya berlangsung dalam sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia).
- 29 Mei – 1 Juni 1945→ Sidang Pertama BPUPKI: pembahasan dasar negara
- 1 Juni 1945→ Ir. Soekarno menyampaikan pidato "Lahirnya Pancasila"
- 22 Juni 1945→ Piagam Jakarta disusun oleh Panitia Sembilan
- 18 Agustus 1945→ Pancasila resmi ditetapkan sebagai dasar negara
👤 Tokoh Perumus Pancasila
Lima tokoh utama yang menyampaikan gagasan dasar negara dalam sidang BPUPKI:
Ir. Soekarno
Pencetus istilah "Pancasila" pada 1 Juni 1945. Tegas, visioner, dan penuh semangat kebangsaan.
Mohammad Hatta
Wakil Presiden RI pertama. Teliti, jujur, dan sederhana. Ikut menyempurnakan rumusan Pancasila.
Prof. Dr. Soepomo
Ahli hukum adat. Mengusulkan konsep negara integralistik berdasarkan persatuan.
Muhammad Yamin
Sastrawan dan politikus. Orang pertama yang mengusulkan dasar negara secara lisan maupun tulisan.
KH. Wahid Hasyim
Tokoh ulama dari Nahdlatul Ulama. Mewakili golongan Islam dalam Panitia Sembilan.
🔱 Lima Sila Pancasila & Penerapannya
Setiap sila mengandung nilai yang bisa kita terapkan setiap hari:
Ketuhanan Yang Maha Esa
✔ Berdoa sebelum belajar
✔ Menghormati teman yang beribadah
✔ Tidak mengganggu saat orang beribadah
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
✔ Menolong teman yang kesusahan
✔ Tidak membully
✔ Bersikap sopan kepada semua orang
Persatuan Indonesia
✔ Bermain bersama tanpa pilih-pilih
✔ Menggunakan bahasa Indonesia
✔ Bangga dengan produk dalam negeri
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan
✔ Musyawarah memilih ketua kelas
✔ Menerima hasil keputusan bersama
✔ Mengemukakan pendapat dengan santun
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
✔ Berbagi dengan teman
✔ Tidak pilih kasih
✔ Menghargai hasil kerja orang lain
🎯 Soal Latihan – Pendidikan Pancasila
Soal Latihan – Diagram Batang
📚 Apa itu Cerpen?
Cerpen (cerita pendek) adalah karangan fiksi yang singkat, biasanya dapat dibaca sekali duduk. Cerpen berfokus pada satu peristiwa utama dan sedikit tokoh. Cerpen memiliki dua kelompok unsur pembangun:
🔵 Unsur Intrinsik
🧑 Tokoh & Penokohan
Tokoh = pelaku dalam cerita.
Penokohan = cara pengarang menggambarkan watak tokoh.
Contoh: Budi (pemberani), Siti (pendiam)
📍 Latar (Setting)
Keterangan waktu, tempat, dan suasana cerita.
Waktu: pagi hari
Tempat: di sekolah
Suasana: menegangkan
📝 Tema
Ide pokok / gagasan utama yang menjadi dasar cerita.
Contoh: persahabatan, kejujuran, semangat belajar
🎯 Alur (Plot)
Rangkaian peristiwa dalam cerita.
Alur maju, mundur, atau campuran.
Tahap: Pengenalan → Konflik → Klimaks → Penyelesaian
💬 Sudut Pandang
Posisi pengarang dalam menceritakan kisah.
Orang pertama (aku), orang ketiga (dia/ia/nama tokoh)
💡 Amanat
Pesan moral yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca.
Contoh: "Jangan pernah menyerah dalam belajar"
🗣️ Gaya Bahasa
Cara pengarang menggunakan kata-kata untuk memperindah cerita.
Contoh: majas, ungkapan, kata berima
🟣 Unsur Ekstrinsik
👤 Latar Belakang Pengarang
Pengalaman, pendidikan, budaya, dan kepribadian pengarang yang memengaruhi isi cerita.
🌍 Latar Belakang Masyarakat
Kondisi sosial, budaya, dan politik masyarakat pada saat cerita ditulis.
📖 Nilai-Nilai dalam Cerita
Nilai moral, agama, sosial, dan budaya yang terkandung dalam cerita dan berasal dari lingkungan pengarang.
📄 Contoh Cerpen – "Pensil Ajaib Nita"
🖱️ Klik teks berwarna kuning untuk melihat unsur intrinsiknya!
Pada suatu pagi yang cerah di kelas 4B, Nita, seorang anak perempuan yang rajin dan cerdas, sedang mencari pensilnya yang hilang.
"Di mana ya pensilku?" gumam Nita sambil menggeledah tasnya. Tiba-tiba ia teringat bahwa tadi pagi ia meminjamkan pensil itu kepada Roni, teman sebangkunya yang sering lupa membawa alat tulis.
Nita pun menghampiri Roni. "Roni, boleh aku pinjam kembali pensilku? Sebentar lagi ada ulangan Matematika," kata Nita dengan sopan. Roni tersipu malu. Ia menundukkan kepala karena merasa bersalah sudah lupa mengembalikan.
"Maaf Nita, ini pensilmu. Mulai sekarang aku akan selalu membawa alat tuliskulah," janji Roni. Nita tersenyum. Baginya, persahabatan jauh lebih berharga dari sebuah pensil.
Hari itu Nita mengerjakan ulangan dengan tenang. Ia percaya bahwa kebaikan selalu menghadirkan kebaikan pula.
🎯 Soal Latihan – Cerpen
Materi Belajar Kelas 4
4 Mata Pelajaran · Materi Lengkap · Soal Interaktif
📚 Apa itu Cerpen?
Cerpen (cerita pendek) adalah karangan fiksi yang singkat, biasanya dapat dibaca sekali duduk. Cerpen berfokus pada satu peristiwa utama dan sedikit tokoh. Cerpen memiliki dua kelompok unsur pembangun:
🔵 Unsur Intrinsik
🧑 Tokoh & Penokohan
Tokoh = pelaku dalam cerita.
Penokohan = cara pengarang menggambarkan watak tokoh.
Contoh: Budi (pemberani), Siti (pendiam)
📍 Latar (Setting)
Keterangan waktu, tempat, dan suasana cerita.
Waktu: pagi hari
Tempat: di sekolah
Suasana: menegangkan
📝 Tema
Ide pokok / gagasan utama yang menjadi dasar cerita.
Contoh: persahabatan, kejujuran, semangat belajar
🎯 Alur (Plot)
Rangkaian peristiwa dalam cerita.
Alur maju, mundur, atau campuran.
Tahap: Pengenalan → Konflik → Klimaks → Penyelesaian
💬 Sudut Pandang
Posisi pengarang dalam menceritakan kisah.
Orang pertama (aku), orang ketiga (dia/ia/nama tokoh)
💡 Amanat
Pesan moral yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca.
Contoh: "Jangan pernah menyerah dalam belajar"
🗣️ Gaya Bahasa
Cara pengarang menggunakan kata-kata untuk memperindah cerita.
Contoh: majas, ungkapan, kata berima
🟣 Unsur Ekstrinsik
👤 Latar Belakang Pengarang
Pengalaman, pendidikan, budaya, dan kepribadian pengarang yang memengaruhi isi cerita.
🌍 Latar Belakang Masyarakat
Kondisi sosial, budaya, dan politik masyarakat pada saat cerita ditulis.
📖 Nilai-Nilai dalam Cerita
Nilai moral, agama, sosial, dan budaya yang terkandung dalam cerita dan berasal dari lingkungan pengarang.
📄 Contoh Cerpen – "Pensil Ajaib Nita"
🖱️ Klik teks berwarna kuning untuk melihat unsur intrinsiknya!
Pada suatu pagi yang cerah di kelas 4B, Nita, seorang anak perempuan yang rajin dan cerdas, sedang mencari pensilnya yang hilang.
"Di mana ya pensilku?" gumam Nita sambil menggeledah tasnya. Tiba-tiba ia teringat bahwa tadi pagi ia meminjamkan pensil itu kepada Roni, teman sebangkunya yang sering lupa membawa alat tulis.
Nita pun menghampiri Roni. "Roni, boleh aku pinjam kembali pensilku? Sebentar lagi ada ulangan Matematika," kata Nita dengan sopan. Roni tersipu malu. Ia menundukkan kepala karena merasa bersalah sudah lupa mengembalikan.
"Maaf Nita, ini pensilmu. Mulai sekarang aku akan selalu membawa alat tuliskulah," janji Roni. Nita tersenyum. Baginya, persahabatan jauh lebih berharga dari sebuah pensil.
Hari itu Nita mengerjakan ulangan dengan tenang. Ia percaya bahwa kebaikan selalu menghadirkan kebaikan pula.
🎯 Soal Latihan – Cerpen
A
C
H
J
H


No comments:
Post a Comment
see you