Identitas
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Hallo Anak Sholeh dan Sholehah kelas 6 Al Khawarizmi๐๐๐
Apa Kabarnya hari ini ? Semoga selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT ya. Aamiin.
๐ MATEMATIKA KELAS 6
Pembagian Bilangan Pecahan dengan Bilangan Pecahan
๐งพ IDENTITAS
1. Nama Guru : ........................................
2. Hari / Tanggal : ........................................
3. Fase / Kelas : Fase C / 6 (...................)
4. Mata Pelajaran : Matematika
5. Materi : Pembagian Bilangan Pecahan dengan Bilangan Pecahan dan Menyelesaikan Soal Cerita Pembagian Bilangan Pecahan
6. Pertemuan Ke : ke-.... (.... JP)
๐ APERSEPSI
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak-anak sholih/ah hari ini? Semoga Allah senantiasa menjaga kalian dalam keadaan sehat dan bersemangat untuk belajar. Sebelum kita mulai, Bapak/Ibu Guru ingin mengajak anak-anak merenungi salah satu kebesaran Allah, yaitu Allah Maha Razaq — Dzat Yang Maha Memberi Rezeki kepada seluruh makhluk-Nya.
QS. Az-Zukhruf (43) : Ayat 32
Artinya kurang lebih: Allah-lah yang membagi-bagi penghidupan (rezeki) di antara manusia dalam kehidupan dunia ini, sehingga masing-masing memperoleh bagiannya sesuai kehendak-Nya.
Keterkaitan dengan materi hari ini: Coba anak-anak perhatikan kata "membagi" pada ayat tadi. Allah membagi rezeki kepada setiap manusia dengan ukuran dan bagian yang telah ditentukan-Nya dengan sangat adil dan penuh perhitungan — tidak ada satu pun bagian yang tertukar atau salah hitung. Nah, hari ini kita juga akan belajar tentang "membagi", tetapi dalam bentuk matematika, yaitu membagi bilangan pecahan dengan bilangan pecahan. Sama seperti Allah yang membagi rezeki dengan penuh ketelitian, kita pun harus membagi pecahan dengan cermat dan tepat.
Pertanyaan renungan: Anak-anak, jika Allah saja sangat teliti dalam membagi rezeki untuk milyaran manusia di bumi ini tanpa pernah tertukar, bagaimana seharusnya sikap kita ketika mengerjakan soal pembagian pecahan? Apakah kita boleh terburu-buru dan asal-asalan? Bagaimana caranya kita mensyukuri rezeki yang sudah Allah bagikan kepada kita hari ini, salah satunya lewat kesempatan untuk belajar?
๐ฏ CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Murid mampu melakukan operasi pembagian bilangan pecahan dengan bilangan pecahan, serta menyelesaikan masalah kontekstual (soal cerita) yang berkaitan dengan pembagian pecahan dalam kehidupan sehari-hari.
๐ฏ TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Tujuan Pembelajaran: Murid mampu mengidentifikasi dan menghitung pembagian bilangan pecahan dengan bilangan pecahan.
Tujuan ini dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan belajar berikut:
- Melalui kegiatan mengulas kembali materi pembagian pecahan dengan bilangan asli lewat 5 pernyataan benar/salah, murid mampu mengingat kembali konsep dasar pembagian pecahan dengan teliti dan percaya diri. MINDFUL
- Melalui tayangan video pembelajaran, murid mampu mengamati dan memahami langkah-langkah pembagian pecahan dengan pecahan secara runtut dan menyenangkan. JOYFUL
- Melalui penjelasan guru dan contoh soal, murid mampu mengidentifikasi langkah pembagian pecahan dengan pecahan (mengalikan dengan kebalikan pecahan pembagi) secara benar. MEANINGFUL
- Melalui soal cerita yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari (membagi bahan makanan, kain, dan sejenisnya), murid mampu menyelesaikan masalah pembagian pecahan dengan tepat dan mengaitkannya dengan sikap adil dan cermat seperti yang Allah contohkan dalam membagi rezeki. MEANINGFUL
- Melalui pengerjaan soal latihan bertingkat dari mudah, sedang, hingga sukar, murid menunjukkan semangat pantang menyerah dan rasa senang dalam menaklukkan tantangan berhitung. JOYFUL
๐งญ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
- Murid menjawab 5 pernyataan benar/salah untuk mengulas kembali materi pembagian pecahan dengan bilangan asli pada pertemuan sebelumnya.
- Murid menyaksikan video pembelajaran tentang pembagian pecahan dengan pecahan.
- Guru menjelaskan konsep dan langkah pembagian pecahan dengan pecahan (mengalikan dengan kebalikan/invers pecahan pembagi), disertai contoh soal dan soal cerita.
- Murid berlatih memeriksa 3 pernyataan soal cerita pembagian pecahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari (benar/salah).
- Murid mengerjakan 10 soal pilihan ganda asesmen formatif dengan tingkat kesukaran meningkat.
- Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran serta melakukan refleksi bersama.
⚙️ MODEL / METODE
Discovery Learning, Tanya Jawab, Demonstrasi, dan Penugasan.
๐ PENJABARAN MATERI
1️⃣ Review Materi Sebelumnya: Pembagian Pecahan dengan Bilangan Asli
Sebelum masuk ke materi baru, yuk kita cek dulu ingatan kalian tentang pembagian pecahan dengan bilangan asli. Tuliskan BENAR atau SALAH pada pernyataan berikut!
- 3/4 : 2 = 3/8
- 2/5 : 3 = 6/5
- 5/6 : 5 = 1/6
- 1/3 : 2 = 2/3
- 4/9 : 4 = 1/9
2️⃣ Video Pembelajaran
๐ฌ Simak video pembelajaran berikut tentang Pembagian Pecahan dengan Pecahan:
▶ Tonton Video di YouTube3️⃣ Penjelasan Materi: Pembagian Pecahan dengan Pecahan
Untuk membagi pecahan dengan pecahan, caranya adalah dengan mengalikan pecahan pertama dengan kebalikan (invers) pecahan kedua. Perhatikan rumus berikut:
a/b : c/d = a/b × d/c
Langkah-langkahnya:
- Ubah tanda bagi ( : ) menjadi tanda kali ( × ).
- Balik (tukar) posisi pembilang dan penyebut pada pecahan pembagi (pecahan kedua).
- Kalikan pembilang dengan pembilang, dan penyebut dengan penyebut.
- Sederhanakan hasilnya jika masih bisa disederhanakan.
2/3 : 1/4 = 2/3 × 4/1 = 8/3 = 2 2/3
3/5 : 2/7 = 3/5 × 7/2 = 21/10 = 2 1/10
Soal Cerita (Contoh): Ibu memiliki 3/4 kg tepung. Tepung itu akan dimasukkan ke dalam kantong plastik kecil yang masing-masing berisi 1/8 kg. Berapa kantong plastik yang dapat dibuat Ibu?
3/4 : 1/8 = 3/4 × 8/1 = 24/4 = 6
Jadi, Ibu dapat membuat 6 kantong plastik tepung.
4️⃣ Latihan: Benar atau Salah?
Ayo periksa pernyataan berikut ini. Hitung dulu, baru tentukan BENAR atau SALAH!
๐ ASESMEN FORMATIF (Pilihan Ganda)
Tingkat kesukaran: Mudah (1-4), Sedang (5-7), Sukar (8-10)
- 1/2 : 1/4 = ...
A. 1/8 B. 2 C. 4 D. 1/2 - 2/3 : 1/3 = ...
A. 1/2 B. 6 C. 2 D. 3/2 - 3/5 : 1/5 = ...
A. 3 B. 5 C. 1/3 D. 3/25 - 4/7 : 2/7 = ...
A. 1/2 B. 4 C. 8/49 D. 2 - 3/4 : 2/3 = ...
A. 8/9 B. 9/8 C. 1/2 D. 2 - 5/6 : 3/4 = ...
A. 9/10 B. 5/8 C. 10/9 D. 15/24 - Bu Siti mempunyai 4/5 kg gula, lalu dibagikan ke kantong-kantong kecil yang masing-masing berisi 2/15 kg. Berapa kantong yang terbentuk?
A. 6 B. 8 C. 5 D. 4 - 7/8 : 3/4 = ...
A. 21/32 B. 4/3 C. 6/7 D. 7/6 - Sebuah tali sepanjang 9/10 meter akan dipotong menjadi beberapa bagian sama panjang, masing-masing 3/20 meter. Berapa banyak potongan tali yang dihasilkan?
A. 5 B. 6 C. 4 D. 3 - Hasil dari (2/3 : 4/9) : 1/2 = ...
A. 3/2 B. 6 C. 3 D. 3/4
1. B | 2. C | 3. A | 4. D | 5. B | 6. C | 7. A | 8. D | 9. B | 10. C
Pembahasan singkat:
| No | Pembahasan |
|---|---|
| 1 | 1/2 × 4/1 = 4/2 = 2 |
| 2 | 2/3 × 3/1 = 6/3 = 2 |
| 3 | 3/5 × 5/1 = 15/5 = 3 |
| 4 | 4/7 × 7/2 = 28/14 = 2 |
| 5 | 3/4 × 3/2 = 9/8 |
| 6 | 5/6 × 4/3 = 20/18 = 10/9 |
| 7 | 4/5 × 15/2 = 60/10 = 6 |
| 8 | 7/8 × 4/3 = 28/24 = 7/6 |
| 9 | 9/10 × 20/3 = 180/30 = 6 |
| 10 | 2/3 : 4/9 = 2/3 × 9/4 = 3/2, lalu 3/2 : 1/2 = 3/2 × 2 = 3 |
๐ก KESIMPULAN / REFLEKSI
1. Kesimpulan Materi: Pembagian pecahan dengan pecahan dilakukan dengan mengalikan pecahan pertama dengan kebalikan (invers) pecahan pembagi (a/b : c/d = a/b × d/c). Konsep ini juga dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai soal cerita dalam kehidupan sehari-hari, seperti membagi bahan makanan atau kain menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dengan ukuran tertentu.
2. Refleksi Pembelajaran:
- Kendala: ........................................
- Tindak lanjut: ........................................
- Jumlah siswa yang paham / belum paham: ........................................
๐ BAHASA INDONESIA KELAS 6
Pengisian Formulir dan Menulis Surat Resmi
๐งพ IDENTITAS
1. Nama Guru : ........................................
2. Hari / Tanggal : ........................................
3. Fase / Kelas : Fase C / 6 (...................)
4. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
5. Materi : Pengisian Formulir dan Menulis Surat Resmi
6. Pertemuan Ke : ke-.... (.... JP)
๐ APERSEPSI
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak-anak sholih/ah hari ini? Semoga Allah senantiasa menjaga kalian dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat untuk belajar. Sebelum memulai pelajaran, Bapak/Ibu Guru ingin mengajak anak-anak merenungi salah satu kebesaran Allah, yaitu Allah Maha Malik — Dzat Yang Maha Memelihara, yang mengajarkan manusia untuk senantiasa mencatat dan menuliskan sesuatu dengan benar agar tidak ada yang terlupa atau tertukar.
QS. Al-Baqarah (2) : Ayat 282
Artinya kurang lebih: Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian melakukan suatu perjanjian atau kesepakatan untuk waktu tertentu, maka hendaklah kalian menuliskannya dengan benar dan jelas.
Keterkaitan dengan materi hari ini: Ayat tadi mengajarkan bahwa Allah menyuruh umat-Nya untuk menuliskan sesuatu yang penting secara jelas dan jujur, agar semua pihak mendapatkan haknya dengan benar. Nah, kebiasaan menulis dengan benar dan jujur inilah yang kita praktikkan hari ini, yaitu ketika mengisi formulir dan menulis surat resmi. Baik formulir maupun surat resmi harus diisi dan ditulis dengan data yang benar, jujur, dan jelas, sama seperti perintah Allah dalam ayat tadi.
Pertanyaan renungan: Anak-anak, mengapa Allah begitu menekankan pentingnya menuliskan sesuatu dengan benar dan jujur dalam ayat tadi? Menurut kalian, apa yang bisa terjadi jika kita mengisi formulir atau menulis surat dengan data yang salah atau tidak jujur? Bagaimana caranya kita membiasakan diri untuk selalu teliti dan jujur setiap kali menuliskan sesuatu, baik di sekolah maupun di rumah?
๐ฏ CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Murid mampu mengidentifikasi bagian-bagian formulir dan surat resmi, serta mampu mengisi formulir dan menulis surat resmi dengan bahasa yang baku, jelas, dan sesuai kaidah penulisan.
๐ฏ TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Tujuan Pembelajaran: Murid mampu mengidentifikasi cara membuat formulir dan mengisi formulir, serta membuat dan menulis surat resmi.
Tujuan ini dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan belajar berikut:
- Melalui kegiatan mengulas kembali materi bagian-bagian surat resmi lewat 5 pernyataan benar/salah, murid mampu mengingat kembali konsep dasar surat resmi dengan teliti dan percaya diri. MINDFUL
- Melalui tayangan video pembelajaran, murid mampu mengamati dan memahami cara mengisi formulir serta menulis surat resmi secara runtut dan menyenangkan. JOYFUL
- Melalui penjelasan guru dan contoh formulir maupun surat resmi, murid mampu mengidentifikasi bagian-bagian formulir dan surat resmi secara tepat. MEANINGFUL
- Melalui contoh kebiasaan sehari-hari dalam mengisi formulir dan menulis surat, murid mampu membedakan sikap yang baik dan kurang baik, serta mengaitkannya dengan sikap jujur dan teliti seperti yang diperintahkan Allah dalam menulis sesuatu. MEANINGFUL
- Melalui pengerjaan soal latihan bertingkat dari mudah, sedang, hingga sukar, murid menunjukkan semangat pantang menyerah dan rasa senang dalam mengasah kemampuan menulis. JOYFUL
๐งญ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
- Murid menjawab 5 pernyataan benar/salah untuk mengulas kembali materi bagian-bagian surat resmi pada pertemuan sebelumnya.
- Murid menyaksikan video pembelajaran tentang pengisian formulir dan penulisan surat resmi.
- Guru menjelaskan pengertian, bagian-bagian, dan cara mengisi formulir maupun menulis surat resmi, disertai contoh.
- Murid berlatih memeriksa 3 pernyataan yang menggambarkan kebiasaan baik/kurang baik dalam mengisi formulir dan menulis surat (benar/salah).
- Murid mengerjakan 10 soal pilihan ganda asesmen formatif dengan tingkat kesukaran meningkat.
- Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran serta melakukan refleksi bersama.
⚙️ MODEL / METODE
Discovery Learning, Tanya Jawab, Demonstrasi, dan Penugasan.
๐ PENJABARAN MATERI
1️⃣ Review Materi Sebelumnya: Bagian-Bagian Surat Resmi
Sebelum masuk ke materi baru, yuk kita cek dulu ingatan kalian tentang bagian-bagian surat resmi. Tuliskan BENAR atau SALAH pada pernyataan berikut!
- Surat resmi harus memiliki kop surat yang berisi nama instansi.
- Surat resmi tidak perlu menuliskan nomor surat.
- Bagian penutup surat resmi berisi salam penutup dan tanda tangan pengirim.
- Bahasa yang digunakan dalam surat resmi boleh menggunakan bahasa gaul sehari-hari.
- Perihal (hal) dalam surat resmi menjelaskan maksud atau tujuan surat secara singkat.
2️⃣ Video Pembelajaran
๐ฌ Simak video pembelajaran berikut tentang Pengisian Formulir dan Surat Resmi:
▶ Video: Mengisi Formulir ▶ Video: Surat Pribadi dan Resmi3️⃣ Penjelasan Materi
A. Formulir
Formulir adalah lembar cetak (atau digital) yang berisi pertanyaan-pertanyaan resmi dan harus diisi dengan data yang benar. Formulir digunakan untuk berbagai keperluan, misalnya pendaftaran sekolah, pendaftaran lomba, keanggotaan, atau pengiriman wesel pos.
Bagian-bagian formulir:
- Kepala (Heading) : berisi nama lembaga, alamat, dan judul formulir.
- Instruksi : petunjuk cara mengisi formulir.
- Tubuh/Badan : kolom-kolom yang harus diisi, seperti nama lengkap, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, alamat, dan lain-lain.
- Ekor/Penutup : tempat dan tanggal pengisian, nama jelas, dan tanda tangan.
Cara mengisi formulir yang benar: tulis data sesuai kartu identitas (KK/akta), gunakan huruf kapital jika diminta, isi setiap kolom dengan lengkap, gunakan bolpoin/tinta yang jelas, dan periksa kembali sebelum diserahkan.
B. Surat Resmi
Surat resmi adalah surat yang digunakan untuk keperluan kedinasan atau organisasi, ditulis dengan bahasa baku dan sistematis. Contoh surat resmi: surat undangan sekolah, surat izin, surat pemberitahuan.
Bagian-bagian surat resmi:
- Kepala Surat : nama dan alamat instansi.
- Nomor, Lampiran, dan Hal : identitas administrasi surat.
- Tanggal Surat
- Alamat Tujuan
- Salam Pembuka : misalnya "Dengan hormat,"
- Isi Surat : maksud dan tujuan surat.
- Salam Penutup
- Tanda Tangan dan Nama Terang Pengirim
4️⃣ Latihan: Benar atau Salah?
Ayo periksa pernyataan berikut ini. Perhatikan baik-baik, lalu tentukan BENAR atau SALAH!
๐ ASESMEN FORMATIF (Pilihan Ganda)
Tingkat kesukaran: Mudah (1-4), Sedang (5-7), Sukar (8-10)
- Formulir adalah ...
A. lembar cetak berisi pertanyaan resmi yang harus diisi B. buku cerita C. surat kabar D. kartu ucapan - Bagian formulir yang berisi nama lembaga dan alamat disebut ...
A. isi B. kepala/heading C. tubuh D. ekor - Berikut ini yang termasuk contoh formulir adalah ...
A. puisi B. cerpen C. formulir pendaftaran D. pantun - Data yang diisikan dalam formulir harus ...
A. sesuai keinginan sendiri B. disingkat semua C. ditulis acak D. benar dan sesuai data diri - Bagian surat resmi yang berisi nomor, lampiran, dan hal terletak pada ...
A. kepala surat B. isi surat C. salam penutup D. alamat tujuan - Kalimat pembuka yang tepat untuk surat resmi adalah ...
A. "Woy, gimana kabar?" B. "Dengan hormat," C. "Halo, gaes!" D. "Yuk baca suratku" - Bagian penutup surat resmi biasanya berisi ...
A. alamat tujuan B. nomor surat C. salam penutup dan tanda tangan D. hal surat - Perhatikan penggalan surat berikut: "Sehubungan dengan akan diadakannya kegiatan perpisahan kelas 6, kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir pada..." Kalimat tersebut termasuk bagian ...
A. kepala surat B. salam pembuka C. salam penutup D. isi surat - Manakah pernyataan yang tepat tentang perbedaan formulir dan surat resmi?
A. Formulir berupa isian data singkat, sedangkan surat resmi berupa uraian kalimat lengkap B. Formulir dan surat resmi sama-sama tidak memerlukan data pribadi C. Surat resmi tidak memiliki kepala surat D. Formulir selalu lebih panjang daripada surat resmi - Bima ingin membuat surat resmi untuk meminta izin tidak masuk sekolah karena sakit. Urutan bagian surat yang benar adalah ...
A. Isi surat - kepala surat - penutup - tanda tangan B. Kepala surat - tanggal - alamat tujuan - salam pembuka - isi surat - salam penutup - tanda tangan C. Tanda tangan - salam pembuka - isi surat - kepala surat D. Salam penutup - isi surat - kepala surat - tanda tangan
1. A | 2. B | 3. C | 4. D | 5. A | 6. B | 7. C | 8. D | 9. A | 10. B
Pembahasan singkat:
| No | Pembahasan |
|---|---|
| 1 | Formulir adalah lembar berisi pertanyaan resmi yang harus diisi dengan data yang benar. |
| 2 | Bagian kepala/heading berisi nama lembaga dan alamat. |
| 3 | Formulir pendaftaran adalah contoh formulir, sedangkan puisi, cerpen, dan pantun bukan formulir. |
| 4 | Data pada formulir harus diisi dengan benar dan sesuai data diri, bukan asal-asalan. |
| 5 | Nomor, lampiran, dan hal terletak pada bagian kepala surat. |
| 6 | "Dengan hormat," adalah kalimat salam pembuka baku dalam surat resmi. |
| 7 | Salam penutup dan tanda tangan terletak pada bagian penutup surat. |
| 8 | Kalimat yang menjelaskan maksud undangan termasuk bagian isi surat. |
| 9 | Formulir berisi data singkat berupa isian, sedangkan surat resmi berupa uraian kalimat lengkap. |
| 10 | Urutan surat resmi yang benar: kepala surat, tanggal, alamat tujuan, salam pembuka, isi surat, salam penutup, tanda tangan. |
๐ก KESIMPULAN / REFLEKSI
1. Kesimpulan Materi: Formulir adalah lembar berisi pertanyaan resmi yang harus diisi dengan data yang benar dan jujur, sedangkan surat resmi adalah surat kedinasan yang ditulis dengan bahasa baku dan struktur yang sistematis (kepala surat, nomor, tanggal, alamat tujuan, salam pembuka, isi, salam penutup, dan tanda tangan). Keduanya harus diisi/ditulis dengan teliti, jujur, dan sesuai kaidah agar informasi yang disampaikan jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
2. Refleksi Pembelajaran:
- Kendala: ........................................
- Tindak lanjut: ........................................
- Jumlah siswa yang paham / belum paham: ........................................
๐ BAHASA INDONESIA KELAS 6
Pengisian Formulir dan Menulis Surat Resmi
๐งพ IDENTITAS
1. Nama Guru : ........................................
2. Hari / Tanggal : ........................................
3. Fase / Kelas : Fase C / 6 (...................)
4. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
5. Materi : Pengisian Formulir dan Menulis Surat Resmi
6. Pertemuan Ke : ke-.... (.... JP)
๐ APERSEPSI
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak-anak sholih/ah hari ini? Semoga Allah senantiasa menjaga kalian dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat untuk belajar. Sebelum memulai pelajaran, Bapak/Ibu Guru ingin mengajak anak-anak merenungi salah satu kebesaran Allah, yaitu Allah Maha Malik — Dzat Yang Maha Memelihara, yang mengajarkan manusia untuk senantiasa mencatat dan menuliskan sesuatu dengan benar agar tidak ada yang terlupa atau tertukar.
QS. Al-Baqarah (2) : Ayat 282
Artinya kurang lebih: Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian melakukan suatu perjanjian atau kesepakatan untuk waktu tertentu, maka hendaklah kalian menuliskannya dengan benar dan jelas.
Keterkaitan dengan materi hari ini: Ayat tadi mengajarkan bahwa Allah menyuruh umat-Nya untuk menuliskan sesuatu yang penting secara jelas dan jujur, agar semua pihak mendapatkan haknya dengan benar. Nah, kebiasaan menulis dengan benar dan jujur inilah yang kita praktikkan hari ini, yaitu ketika mengisi formulir dan menulis surat resmi. Baik formulir maupun surat resmi harus diisi dan ditulis dengan data yang benar, jujur, dan jelas, sama seperti perintah Allah dalam ayat tadi.
Pertanyaan renungan: Anak-anak, mengapa Allah begitu menekankan pentingnya menuliskan sesuatu dengan benar dan jujur dalam ayat tadi? Menurut kalian, apa yang bisa terjadi jika kita mengisi formulir atau menulis surat dengan data yang salah atau tidak jujur? Bagaimana caranya kita membiasakan diri untuk selalu teliti dan jujur setiap kali menuliskan sesuatu, baik di sekolah maupun di rumah?
๐ฏ CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Murid mampu mengidentifikasi bagian-bagian formulir dan surat resmi, serta mampu mengisi formulir dan menulis surat resmi dengan bahasa yang baku, jelas, dan sesuai kaidah penulisan.
๐ฏ TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Tujuan Pembelajaran: Murid mampu mengidentifikasi cara membuat formulir dan mengisi formulir, serta membuat dan menulis surat resmi.
Tujuan ini dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan belajar berikut:
- Melalui kegiatan mengulas kembali materi bagian-bagian surat resmi lewat 5 pernyataan benar/salah, murid mampu mengingat kembali konsep dasar surat resmi dengan teliti dan percaya diri. MINDFUL
- Melalui tayangan video pembelajaran, murid mampu mengamati dan memahami cara mengisi formulir serta menulis surat resmi secara runtut dan menyenangkan. JOYFUL
- Melalui penjelasan guru dan contoh formulir maupun surat resmi, murid mampu mengidentifikasi bagian-bagian formulir dan surat resmi secara tepat. MEANINGFUL
- Melalui contoh kebiasaan sehari-hari dalam mengisi formulir dan menulis surat, murid mampu membedakan sikap yang baik dan kurang baik, serta mengaitkannya dengan sikap jujur dan teliti seperti yang diperintahkan Allah dalam menulis sesuatu. MEANINGFUL
- Melalui pengerjaan soal latihan bertingkat dari mudah, sedang, hingga sukar, murid menunjukkan semangat pantang menyerah dan rasa senang dalam mengasah kemampuan menulis. JOYFUL
๐งญ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
- Murid menjawab 5 pernyataan benar/salah untuk mengulas kembali materi bagian-bagian surat resmi pada pertemuan sebelumnya.
- Murid menyaksikan video pembelajaran tentang pengisian formulir dan penulisan surat resmi.
- Guru menjelaskan pengertian, bagian-bagian, dan cara mengisi formulir maupun menulis surat resmi, disertai contoh.
- Murid berlatih memeriksa 3 pernyataan yang menggambarkan kebiasaan baik/kurang baik dalam mengisi formulir dan menulis surat (benar/salah).
- Murid mengerjakan 10 soal pilihan ganda asesmen formatif dengan tingkat kesukaran meningkat.
- Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran serta melakukan refleksi bersama.
⚙️ MODEL / METODE
Discovery Learning, Tanya Jawab, Demonstrasi, dan Penugasan.
๐ PENJABARAN MATERI
1️⃣ Review Materi Sebelumnya: Bagian-Bagian Surat Resmi
Sebelum masuk ke materi baru, yuk kita cek dulu ingatan kalian tentang bagian-bagian surat resmi. Tuliskan BENAR atau SALAH pada pernyataan berikut!
- Surat resmi harus memiliki kop surat yang berisi nama instansi.
- Surat resmi tidak perlu menuliskan nomor surat.
- Bagian penutup surat resmi berisi salam penutup dan tanda tangan pengirim.
- Bahasa yang digunakan dalam surat resmi boleh menggunakan bahasa gaul sehari-hari.
- Perihal (hal) dalam surat resmi menjelaskan maksud atau tujuan surat secara singkat.
2️⃣ Video Pembelajaran
๐ฌ Simak video pembelajaran berikut tentang Pengisian Formulir dan Surat Resmi:
▶ Video: Mengisi Formulir ▶ Video: Surat Pribadi dan Resmi3️⃣ Penjelasan Materi
A. Formulir
Formulir adalah lembar cetak (atau digital) yang berisi pertanyaan-pertanyaan resmi dan harus diisi dengan data yang benar. Formulir digunakan untuk berbagai keperluan, misalnya pendaftaran sekolah, pendaftaran lomba, keanggotaan, atau pengiriman wesel pos.
Bagian-bagian formulir:
- Kepala (Heading) : berisi nama lembaga, alamat, dan judul formulir.
- Instruksi : petunjuk cara mengisi formulir.
- Tubuh/Badan : kolom-kolom yang harus diisi, seperti nama lengkap, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, alamat, dan lain-lain.
- Ekor/Penutup : tempat dan tanggal pengisian, nama jelas, dan tanda tangan.
Cara mengisi formulir yang benar: tulis data sesuai kartu identitas (KK/akta), gunakan huruf kapital jika diminta, isi setiap kolom dengan lengkap, gunakan bolpoin/tinta yang jelas, dan periksa kembali sebelum diserahkan.
B. Surat Resmi
Surat resmi adalah surat yang digunakan untuk keperluan kedinasan atau organisasi, ditulis dengan bahasa baku dan sistematis. Contoh surat resmi: surat undangan sekolah, surat izin, surat pemberitahuan.
Bagian-bagian surat resmi:
- Kepala Surat : nama dan alamat instansi.
- Nomor, Lampiran, dan Hal : identitas administrasi surat.
- Tanggal Surat
- Alamat Tujuan
- Salam Pembuka : misalnya "Dengan hormat,"
- Isi Surat : maksud dan tujuan surat.
- Salam Penutup
- Tanda Tangan dan Nama Terang Pengirim
4️⃣ Latihan: Benar atau Salah?
Ayo periksa pernyataan berikut ini. Perhatikan baik-baik, lalu tentukan BENAR atau SALAH!
๐ ASESMEN FORMATIF (Pilihan Ganda)
Tingkat kesukaran: Mudah (1-4), Sedang (5-7), Sukar (8-10)
- Formulir adalah ...
A. lembar cetak berisi pertanyaan resmi yang harus diisi B. buku cerita C. surat kabar D. kartu ucapan - Bagian formulir yang berisi nama lembaga dan alamat disebut ...
A. isi B. kepala/heading C. tubuh D. ekor - Berikut ini yang termasuk contoh formulir adalah ...
A. puisi B. cerpen C. formulir pendaftaran D. pantun - Data yang diisikan dalam formulir harus ...
A. sesuai keinginan sendiri B. disingkat semua C. ditulis acak D. benar dan sesuai data diri - Bagian surat resmi yang berisi nomor, lampiran, dan hal terletak pada ...
A. kepala surat B. isi surat C. salam penutup D. alamat tujuan - Kalimat pembuka yang tepat untuk surat resmi adalah ...
A. "Woy, gimana kabar?" B. "Dengan hormat," C. "Halo, gaes!" D. "Yuk baca suratku" - Bagian penutup surat resmi biasanya berisi ...
A. alamat tujuan B. nomor surat C. salam penutup dan tanda tangan D. hal surat - Perhatikan penggalan surat berikut: "Sehubungan dengan akan diadakannya kegiatan perpisahan kelas 6, kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir pada..." Kalimat tersebut termasuk bagian ...
A. kepala surat B. salam pembuka C. salam penutup D. isi surat - Manakah pernyataan yang tepat tentang perbedaan formulir dan surat resmi?
A. Formulir berupa isian data singkat, sedangkan surat resmi berupa uraian kalimat lengkap B. Formulir dan surat resmi sama-sama tidak memerlukan data pribadi C. Surat resmi tidak memiliki kepala surat D. Formulir selalu lebih panjang daripada surat resmi - Bima ingin membuat surat resmi untuk meminta izin tidak masuk sekolah karena sakit. Urutan bagian surat yang benar adalah ...
A. Isi surat - kepala surat - penutup - tanda tangan B. Kepala surat - tanggal - alamat tujuan - salam pembuka - isi surat - salam penutup - tanda tangan C. Tanda tangan - salam pembuka - isi surat - kepala surat D. Salam penutup - isi surat - kepala surat - tanda tangan
1. A | 2. B | 3. C | 4. D | 5. A | 6. B | 7. C | 8. D | 9. A | 10. B
Pembahasan singkat:
| No | Pembahasan |
|---|---|
| 1 | Formulir adalah lembar berisi pertanyaan resmi yang harus diisi dengan data yang benar. |
| 2 | Bagian kepala/heading berisi nama lembaga dan alamat. |
| 3 | Formulir pendaftaran adalah contoh formulir, sedangkan puisi, cerpen, dan pantun bukan formulir. |
| 4 | Data pada formulir harus diisi dengan benar dan sesuai data diri, bukan asal-asalan. |
| 5 | Nomor, lampiran, dan hal terletak pada bagian kepala surat. |
| 6 | "Dengan hormat," adalah kalimat salam pembuka baku dalam surat resmi. |
| 7 | Salam penutup dan tanda tangan terletak pada bagian penutup surat. |
| 8 | Kalimat yang menjelaskan maksud undangan termasuk bagian isi surat. |
| 9 | Formulir berisi data singkat berupa isian, sedangkan surat resmi berupa uraian kalimat lengkap. |
| 10 | Urutan surat resmi yang benar: kepala surat, tanggal, alamat tujuan, salam pembuka, isi surat, salam penutup, tanda tangan. |
๐ก KESIMPULAN / REFLEKSI
1. Kesimpulan Materi: Formulir adalah lembar berisi pertanyaan resmi yang harus diisi dengan data yang benar dan jujur, sedangkan surat resmi adalah surat kedinasan yang ditulis dengan bahasa baku dan struktur yang sistematis (kepala surat, nomor, tanggal, alamat tujuan, salam pembuka, isi, salam penutup, dan tanda tangan). Keduanya harus diisi/ditulis dengan teliti, jujur, dan sesuai kaidah agar informasi yang disampaikan jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
2. Refleksi Pembelajaran:
- Kendala: ........................................
- Tindak lanjut: ........................................
- Jumlah siswa yang paham / belum paham: ........................................
c


No comments:
Post a Comment
see you