Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Hallo Anak Sholeh dan Sholehah kelas 6 Al Khawarizmiπππ
Apa Kabarnya hari ini ? Semoga selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT ya. Aamiin.
πͺͺ Identitas
| 1. Nama Guru | : | Asih Budi Ariyanti, S.Pd. |
| 2. Hari / Tanggal | : | Rabu, 28 Oktober 2026 |
| 3. Fase / Kelas | : | C / 6 Al Khawarizmi |
| 4. Mata Pelajaran | : | Matematika |
| 5. Materi | : | Rasio, Perbandingan (Senilai dan Berbalik Nilai), dan Skala (Lanjutan) |
| 6. Pertemuan Ke | : | 4 (3 JP) |
Apersepsi
πΏ Salam, Sapa, dan Renungan Bersama Al-Qur'an
MindfulBismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apa kabar anak sholih/ah hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu untuk belajar. Sudahkah kalian melaksanakan shalat subuh hari ini? Pada pertemuan sebelumnya kita belajar rasio, perbandingan, dan skala. Hari ini kita akan memperdalamnya agar kita makin mahir menghitung dengan teliti.
- Menurutmu, apa yang terjadi jika takaran bahan kue tidak sesuai perbandingan yang tepat? Apa pelajaran yang bisa kita ambil tentang keteraturan ciptaan Allah?
- Sebutkan contoh dalam kehidupan sehari-hari ketika kita harus menakar atau membandingkan dengan teliti!
- Bagaimana caramu mensyukuri kemampuan berhitung yang Allah berikan kepadamu?
Capaian Pembelajaran (CP)
Murid mampu menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan rasio, perbandingan senilai dan berbalik nilai, serta skala pada peta dan denah.
Tujuan Pembelajaran (TP)
- Melalui contoh soal berlangkah, murid mampu membedakan perbandingan senilai dan berbalik nilai serta menyelesaikan soal keduanya dengan tepat. (Meaningful)
- Melalui latihan soal cerita, murid mampu membagi suatu besaran dengan rasio tiga bilangan. (Meaningful)
- Melalui contoh peta dan denah, murid mampu menentukan skala serta menghitung jarak pada denah dan jarak sebenarnya. (Meaningful)
- Melalui kegiatan merenungkan ayat tentang ukuran, murid mampu menunjukkan sikap teliti dan jujur dalam berhitung. (Mindful)
- Melalui video dan permainan "Denah Kelasku", murid mampu menunjukkan semangat dan antusiasme dalam belajar matematika. (Joyful)
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid menyimak apersepsi dan merenungkan ayat tentang ukuran.
- Murid mengerjakan kuis benar/salah untuk mengingat kembali dasar rasio, perbandingan, dan skala.
- Murid menonton video pembelajaran tentang perbandingan senilai, berbalik nilai, dan skala.
- Murid mempelajari perbandingan berbalik nilai, rasio tiga bilangan, dan skala pada denah melalui contoh soal berlangkah.
- Murid melakukan permainan "Denah Kelasku": menggambar denah sederhana dengan skala.
- Murid mengerjakan soal HOTS dan merefleksikan kebiasaan sehari-hari.
- Murid mengerjakan asesmen formatif sebagai penutup pembelajaran.
Model / Metode
Discovery Learning, Demonstrasi, Games ("Denah Kelasku"), Tanya Jawab, Diskusi Kelompok, dan Penugasan.
Penjabaran Materi
✅❌ Kuis Benar / Salah — Dasar Rasio, Perbandingan, dan Skala (Review)
MeaningfulLihat Kunci Jawaban
π¬ Video Pembelajaran
JoyfulYuk, tonton video pembelajaran tentang Perbandingan Senilai, Berbalik Nilai, dan Skala sebelum belajar contoh soalnya!
▶ Cari Video di YouTube*Guru dapat memilih dan menautkan video yang paling sesuai dari hasil pencarian di atas sebelum diunggah ke Blogger.
π Penjelasan Materi & Contoh Soal Berlangkah
Meaningfulπ °️ Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai
Ada dua jenis perbandingan yang perlu kamu bedakan:
Contoh: makin banyak buku dibeli, makin mahal total harganya.
Contoh: makin banyak pekerja, makin cepat pekerjaan selesai.
Cara menyelesaikan:
Senilai: cari nilai 1 satuan dulu, lalu kalikanBerbalik nilai: Nilai₁ × Waktu₁ = Nilai₂ × Waktu₂ (hasil kali selalu sama)π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦ ➡️ ? menit
π ±️ Rasio Tiga Bilangan
Rasio dapat membandingkan tiga hal sekaligus, misalnya a : b : c. Caranya sama seperti rasio dua bilangan: jumlahkan bagian → cari 1 bagian → kalikan.
π ² Skala Lanjutan: Menentukan Skala dan Skala pada Denah
Skala tidak hanya dipakai pada peta, tetapi juga pada denah (gambar tampak atas rumah/kelas) dan maket (model kecil sebuah bangunan).
Skala = Jarak pada gambar : Jarak sebenarnya (satuan harus sama, ubah ke cm)Jarak sebenarnya = Jarak pada gambar × Angka skala| Dari | Ke | Cara |
|---|---|---|
| 1 km | m | × 1.000 |
| 1 m | cm | × 100 |
| 1 km | cm | × 100.000 |
| cm | m | ÷ 100 |
| cm | km | ÷ 100.000 |
- Tanyakan: "Kalau yang satu bertambah, yang lain ikut bertambah atau justru berkurang?" Ikut bertambah → senilai; berkurang → berbalik nilai.
- Pada berbalik nilai, hasil kali kedua pasangan nilai selalu sama.
- Pada soal skala, selalu samakan satuan ke cm terlebih dahulu.
- Untuk rasio tiga bilangan, jumlahkan semua bagian dulu; jangan lupa memeriksa hasilnya dengan menjumlahkan kembali.
Empat tukang dapat mengecat pagar sekolah dalam 9 hari. Setelah bekerja 3 hari, pekerjaan diteruskan oleh 6 tukang (dengan kemampuan sama). Berapa hari lagi sisa pekerjaan akan selesai, dan berapa hari seluruh pekerjaan selesai dari awal? (Petunjuk: hitung dulu total pekerjaan, lalu sisa pekerjaan setelah 3 hari.)
Dina ingin menggambar denah kamarnya yang berukuran 4 m × 3 m dengan skala 1 : 50 pada kertas berukuran 10 cm × 10 cm. Hitunglah panjang dan lebar kamar pada gambar, lalu tentukan apakah gambar tersebut muat di kertas. Jelaskan alasanmu!
π Yuk, Refleksikan Kebiasaanmu!
MindfulTentukan apakah kebiasaan berikut termasuk baik atau kurang baik, lalu jelaskan alasanmu!
Asesmen Formatif
π 10 Soal Pilihan Ganda
MeaningfulLihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Pembahasan soal hitungan: No. 4 → 4 × 6 = 24, lalu 24 ÷ 8 = 3 hari. No. 5 → 9 bagian, 1 bagian Rp10.000, Citra 4 bagian = Rp40.000. No. 6 → 25 km = 2.500.000 cm, 5 : 2.500.000 = 1 : 500.000. No. 7 → 8 × 100 = 800 cm = 8 m. No. 8 → jarak 40 × 3 = 120 km, 120 ÷ 60 = 2 jam. No. 9 → gula 2 bagian = 200 g, 1 bagian = 100 g, total 8 bagian = 800 g. No. 10 → 20 km = 2.000.000 cm; peta A = 10 cm, peta B = 5 cm, selisih 5 cm.
*Pembahasan lengkap dapat ditambahkan guru setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) selesai, sesuai arahan Yayasan.
Kesimpulan / Refleksi
π Kesimpulan Materi
- Perbandingan senilai: nilai yang satu naik, nilai lain ikut naik. Perbandingan berbalik nilai: nilai yang satu naik, nilai lain turun, dengan hasil kali yang tetap.
- Rasio tiga bilangan diselesaikan dengan menjumlahkan bagian, mencari nilai satu bagian, lalu mengalikannya.
- Skala = jarak pada gambar : jarak sebenarnya. Samakan satuan dalam cm sebelum menghitung, dan berlaku untuk peta, denah, maupun maket.
- Ketelitian dalam menakar dan berhitung mengingatkan kita pada ciptaan Allah yang tersusun menurut ukuran yang tepat.
Refleksi Pembelajaran
• Kendala pembelajaran hari ini: …………………………………………
• Tindak lanjut: …………………………………………
• Jumlah siswa yang paham / belum paham: …………… / ……………
πͺͺ Identitas
| 1. Nama Guru | : | Asih Budi Ariyanti, S.Pd., |
| 2. Hari / Tanggal | : | Rabu, 28 Oktober 2026 |
| 3. Fase / Kelas | : | C / 6 Al Khawarizmi |
| 4. Mata Pelajaran | : | Bahasa Indonesia |
| 5. Materi | : | Majas (Lanjutan): Repetisi, Paradoks, Antitesis, Metonimia, Sinekdoke, Sarkasme, dan Retoris |
| 6. Pertemuan Ke | : | 3, 2 JP |
Apersepsi
πΏ Salam, Sapa, dan Renungan Bersama Al-Qur'an
MindfulBismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apa kabar anak sholih/ah hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu untuk belajar. Pada pertemuan sebelumnya kita sudah mengenal majas personifikasi, hiperbola, litotes, ironi, metafora, simile, dan eufemisme. Hari ini kita akan menambah koleksi majas kita agar bahasa kita semakin kaya dan indah.
- Menurutmu, mengapa kata-kata yang baik diumpamakan seperti pohon yang akarnya kuat dan cabangnya menjulang tinggi?
- Pernahkah satu kalimat dari seseorang membuatmu sangat bersemangat atau justru sangat sedih? Ceritakan!
- Bagaimana caramu mensyukuri kemampuan berbahasa dengan menggunakan kata-kata yang baik setiap hari?
Capaian Pembelajaran (CP)
Murid mampu memahami dan menggunakan kosakata dengan makna kiasan, termasuk berbagai jenis majas, dalam teks lisan maupun tulis untuk menyampaikan gagasan dengan lebih menarik dan santun.
Tujuan Pembelajaran (TP)
- Melalui penjelasan dan contoh, murid mampu mengidentifikasi majas repetisi, paradoks, antitesis, metonimia, sinekdoke, sarkasme, dan retoris dalam kalimat dengan tepat. (Meaningful)
- Melalui latihan membandingkan, murid mampu membedakan majas yang mirip (ironi dan sarkasme, paradoks dan antitesis, metonimia dan sinekdoke). (Meaningful)
- Melalui kegiatan menulis paragraf, murid mampu membuat kalimat dengan berbagai majas secara kreatif. (Meaningful)
- Melalui kegiatan merenungkan perumpamaan kalimat yang baik dalam Al-Qur'an, murid mampu menunjukkan sikap berbahasa yang santun dan tidak menyakiti orang lain. (Mindful)
- Melalui video dan permainan "Kartu Majas", murid mampu menunjukkan semangat dan kegembiraan dalam belajar. (Joyful)
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid menyimak apersepsi dan merenungkan perumpamaan kalimat yang baik dalam Al-Qur'an.
- Murid mengerjakan kuis benar/salah untuk mengingat kembali majas pertemuan sebelumnya.
- Murid menonton video pembelajaran tentang jenis-jenis majas.
- Murid mempelajari tujuh majas baru beserta ciri dan contohnya, serta rekap seluruh majas.
- Murid mempelajari cara membedakan majas yang mirip melalui contoh soal berlangkah.
- Murid bermain "Kartu Majas" dan mengerjakan soal HOTS.
- Murid merefleksikan kebiasaan berbahasa dan mengerjakan asesmen formatif.
Model / Metode
Discovery Learning, Tanya Jawab, Games ("Kartu Majas"), Diskusi Kelompok, dan Penugasan.
Penjabaran Materi
✅❌ Kuis Benar / Salah — Majas Pertemuan Sebelumnya (Review)
MeaningfulLihat Kunci Jawaban
π¬ Video Pembelajaran
JoyfulYuk, tonton video pembelajaran tentang Jenis-Jenis Majas sebelum membaca penjelasannya!
▶ Cari Video di YouTube*Guru dapat memilih dan menautkan video yang paling sesuai dari hasil pencarian di atas sebelum diunggah ke Blogger.
π Penjelasan Materi Lengkap
Meaningful✨ Tujuh Majas Baru Hari Ini
Pada pertemuan sebelumnya kita sudah belajar tujuh majas. Hari ini kita menambah tujuh majas baru yang sering muncul dalam pidato, cerita, puisi, dan percakapan.
1. π Repetisi
Mengulang kata atau kelompok kata dalam kalimat untuk menegaskan maksud.
Kata kunci: ada kata/kelompok kata yang diulang.
2. π Paradoks
Pernyataan yang tampak bertentangan dengan kenyataan, tetapi sebenarnya mengandung kebenaran.
Kata kunci: tampak bertentangan, tetapi masuk akal maknanya.
3. ⚖️ Antitesis
Mempertentangkan dua hal yang berlawanan arti (kata-kata berlawanan) dalam satu kalimat.
Kata kunci: pasangan kata berlawanan (tua–muda, besar–kecil, siang–malam).
4. π·️ Metonimia
Menyebut nama merek, ciri, atau hasil karya untuk menggantikan hal yang dimaksud.
Kata kunci: nama merek / nama pengarang untuk menyebut barang atau karyanya.
5. π§© Sinekdoke
Menyebut sebagian untuk menyatakan keseluruhan (pars pro toto), atau menyebut keseluruhan untuk menyatakan sebagian (totem pro parte).
Totem pro parte: "Indonesia menang atas Thailand di final bulu tangkis." (maksudnya tim bulu tangkis Indonesia)
Kata kunci: bagian tubuh untuk orang, atau nama negara/kelas/sekolah untuk wakilnya.
6. π’ Sarkasme
Sindiran yang disampaikan secara langsung dan kasar, sehingga dapat menyakiti perasaan.
Kata kunci: sindiran kasar, langsung, menyakitkan. ⚠️ Sebaiknya dihindari dalam pergaulan sehari-hari.
7. ❓ Retoris
Pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban karena jawabannya sudah jelas; digunakan untuk menegaskan atau mengajak berpikir.
Kata kunci: berbentuk pertanyaan, tetapi tidak perlu dijawab.
Membedakan Majas yang Mirip:
"Rajin sekali kamu, jam sembilan baru bangun!"
"Dasar pemalas, kerjamu hanya tidur!"
"Tua muda, besar kecil."
"Kesepian di tengah keramaian."
"Ayah naik Kijang."
"Batang hidungnya tak terlihat."
Rekap 14 Majas yang Sudah Dipelajari:
| Majas | Ciri Singkat |
|---|---|
| Personifikasi | Benda/hewan bertingkah seperti manusia |
| Hiperbola | Melebih-lebihkan |
| Litotes | Merendahkan diri / mengecilkan kenyataan |
| Ironi | Sindiran halus (pujian yang berlawanan) |
| Metafora | Perbandingan langsung tanpa kata pembanding |
| Simile | Perbandingan dengan kata seperti/bagaikan/laksana |
| Eufemisme | Penghalusan kata |
| Repetisi | Pengulangan kata untuk penegasan |
| Paradoks | Tampak bertentangan, tetapi benar |
| Antitesis | Dua kata berlawanan dalam satu kalimat |
| Metonimia | Merek / nama / karya untuk hal yang dimaksud |
| Sinekdoke | Sebagian untuk keseluruhan (atau sebaliknya) |
| Sarkasme | Sindiran kasar dan langsung |
| Retoris | Pertanyaan yang tidak perlu dijawab |
Cara Menyelesaikan Soal Majas (langkah demi langkah):
- Ada kata/kelompok kata yang diulang? → Repetisi.
- Ada dua kata berlawanan berdampingan (tua–muda, siang–malam)? → Antitesis.
- Tampak bertentangan, tetapi sebenarnya benar maknanya? → Paradoks.
- Menyebut merek / nama pengarang untuk barang atau karyanya? → Metonimia.
- Menyebut bagian tubuh untuk orang, atau nama negara untuk timnya? → Sinekdoke.
- Sindiran memakai kata kasar? → Sarkasme. Sindiran dengan pujian? → Ironi.
- Pertanyaan yang jawabannya sudah jelas? → Retoris.
Sarkasme dikenali supaya kita paham maksud sebuah kalimat, bukan untuk digunakan menyakiti teman. Seperti kalimat yang baik dalam Al-Qur'an yang diumpamakan pohon yang bermanfaat, pilihlah kata-kata yang menumbuhkan kebaikan.
Tulislah paragraf pendek (4 kalimat) tentang "Sekolahku" dengan menggunakan empat majas berbeda dari materi hari ini (misalnya repetisi, antitesis, retoris, dan sinekdoke). Tulis nama majas di akhir setiap kalimat!
Reza berkata kepada temannya yang salah menjawab, "Dasar bodoh, begitu saja tidak bisa!" (sarkasme). (1) Jelaskan mengapa kalimat tersebut kurang tepat diucapkan. (2) Ubahlah menjadi kalimat yang lebih santun yang tetap mengingatkan temannya untuk belajar lagi. (3) Sebutkan majas apa yang kamu gunakan pada kalimat perbaikanmu, jika ada.
π Yuk, Refleksikan Kebiasaanmu!
MindfulTentukan apakah kebiasaan berikut termasuk baik atau kurang baik, lalu jelaskan alasanmu!
Asesmen Formatif
π 10 Soal Pilihan Ganda
MeaningfulLihat Kunci Jawaban & Pembahasan
*Pembahasan singkat dapat ditambahkan guru setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) selesai, sesuai arahan Yayasan.
Kesimpulan / Refleksi
π Kesimpulan Materi
- Repetisi mengulang kata untuk menegaskan; antitesis mempertentangkan dua kata berlawanan; paradoks tampak bertentangan tetapi benar maknanya.
- Metonimia menyebut merek, nama, atau karya untuk hal yang dimaksud; sinekdoke menyebut sebagian untuk keseluruhan atau sebaliknya.
- Ironi menyindir secara halus, sarkasme menyindir secara kasar dan langsung; majas retoris berbentuk pertanyaan yang tidak perlu dijawab.
- Sebagaimana kalimat yang baik diumpamakan pohon yang bermanfaat dalam Al-Qur'an, gunakan majas dan kata-kata untuk kebaikan dan hindari kata yang menyakiti orang lain.
Refleksi Pembelajaran
• Kendala pembelajaran hari ini: …………………………………………
• Tindak lanjut: …………………………………………
• Jumlah siswa yang paham / belum paham: …………… / ……………
a
a


No comments:
Post a Comment
see you