Hari/Tanggal: Selasa, 29 Oktober 2024
Mata Pelajaran:
1. Matematika : Pecahan
2. Pancasila : Musyawarah
3. Bahasa Indonesia : Adiksimba
4. IPAS : Peta
Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila :
1. Peserta didik menunjukkan makna sila-sila Pancasila, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari; mengenal karakter para perumus Pancasila; menunjukkan sikap bangga menjadi anak Indonesia yang memiliki bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
CP: Bahasa Indonesia
1. Peserta didik mampu memahami ide pokok (gagasan) suatu pesan lisan, informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), dan instruksi lisan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi.
2. Peserta didik mampu memahami dan memaknai teks narasi yang dibacakan atau dari media audio.
3. Peserta didik mampu memahami pesan dan informasi tentang kehidupan sehari-hari, teks narasi, dan puisi anak dalam bentuk cetak atau elektronik.
4. Peserta didik mampu membaca kata-kata baru dengan pola kombinasi huruf yang telah dikenalinya dengan fasih.
5. Peserta didik mampu memahami ide pokok dan ide pendukung pada teks informatif.
6. Peserta didik mampu menjelaskan hal-hal yang dihadapi oleh tokoh cerita pada teks narasi.
7. Peserta didik mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa sesuai dengan topik.
8. Peserta didik mampu berbicara dengan pilihan kata dan sikap tubuh/gestur yang santun, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks.
9. Peserta didik mengajukan dan menanggapi pertanyaan, jawaban, pernyataan, penjelasan dalam suatu percakapan dan diskusi dengan aktif.
10. Peserta didik mampu mengungkapkan gagasan dalam suatu percakapan dan diskusi dengan mematuhi tata caranya.
11. Peserta didik mampu menceritakan kembali suatu informasi yang dibaca atau didengar dari teks narasi dengan topik yang beraneka ragam.
12. Peserta didik mampu menulis teks narasi, teks deskripsi, teks rekon, teks prosedur, dan teks eksposisi dengan rangkaian kalimat yang beragam, informasi yang rinci dan akurat dengan topik yang beragam.
Fase B Berdasarkan Elemen :
ELEMEN | CAPAIAN PEMBELAJARAN |
Bilangan | Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000. Mereka dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda konkret, gambar, dan simbol matematika. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor. Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-pecahan dengan pembilang satu dan antarpecahan dengan penyebut yang sama. Mereka dapat mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan simbol matematika. Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan desimal. Mereka dapat menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan, serta menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep persen. |
Aljabar | Peserta didik dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam sebuah kalimat matematika yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100. Peserta didik dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola gambar atau objek sederhana dan pola bilangan membesar dan mengecil yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100. |
Pengukuran | Peserta didik dapat mengukur panjang dan berat benda menggunakan satuan baku. Mereka dapat menentukan hubungan antar-satuan baku panjang (cm, m). Mereka dapat mengukur dan mengestimasi luas dan volume menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku berupa bilangan cacah. |
Geometri | Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar (segiempat, segitiga, segibanyak). Mereka dapat menyusun (komposisi) dan mengurai (dekomposisi) berbagai bangun datar dengan lebih dari satu cara jika memungkinkan. |
Analisis Data Dan Peluang | Pada akhir fase B, peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis dan menginterpretasi data dalam bentuk tabel, diagram gambar, piktogram, dan diagram batang (skala satu satuan). |
Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh
Apa kabar anak sholih sholihah…
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan ujian hari ini! Jangan lupa tingkatkan iman dan takwa dengan selalu rajin melaksanakan solat 5 waktu, murojaah, sholat sunah Dhuha.
tujuan pembelajaran kita hari ini kita akan membahas materi tentang mengurutkan pecahan, perubahan energi listrik menjadi energi gerak, energi panas, dan energi cahaya, selain itu kita akan memahami materi tentang musyawarah.
Yuk simak ringkasan materi dibawah ini....
mudah. Untuk melihat seluruh wilayah, kita tidak perlu bersusah payah naik ke atas gunung atau naik pesawat. Pada peta telah tergambar dengan lengkap jalan, gunung, sungai dan semua obyek yang ada di wilayah tersebut. Dengan membawa peta kita juga bisa kemana-mana tanpa takut tersesat.
Peta adalah gambaran seluruh atau sebagian permukaan bumi pada bidang datar dengan menggunakan skala tertentu. Kita harus bisa membaca sebuah peta, membaca sebuah peta sebenarnya mudah bila kita telah memahaminya. Karenanya marilah kita belajar tentang PETA dan Cara Membacanya dengan benar.
Peta tak ubahnya seperti denah. Perbedaannya adalah peta menggambarkan tempat yang lebih luas. Kumpulan peta yang dibukukan disebut Atlas. Ada pula peta yang dibuat di permukaan bulat yang disebut globe. Globe disebut juga dengan bola dunia.
Materi yang disajikan disesuaikan pula dengan penalaran siswa sekolah dasar. Aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik terasah melalui beberapa bagian dalam buku ini. Dengan demikian, buku ini layak menjadi referensi siswa dan guru. Kiranya pembelajaran IPS dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan untuk siswa.
A. Pengertian
Peta adalah, gambaran seluruh atau sebagian permukaan bumi pada bidang datar dengan menggunakan skala tertentu.
B. Fungsi Peta
fungsi yang beragam dalam kehidupan, diantaranya:
1. menunjukkan lokasi suatu tempat;
2. menggambarkan bentuk permukaan bumi;
3. mengetahui jarak suatu tempat;
4. alat peraga atau media dalam pendidikan;
5. menunjukkan potensi kekayaan alam.
C. Jenis-Jenis Peta
a. Peta umum, yaitu peta yang menggambarkan ketampakan permukaan bumi secara umum. Contohnya, Peta Dunia.
b. Peta khusus, yaitu peta yang meng gambar kan salah satu atau beberapa aspek saja dari gejala di permukaan bumi. Contohnya, peta tentang kepadatan penduduk Indonesia.
D. Membaca Peta
1. Judul peta merupakan nama sebuah Peta.
2. Simbol
Simbol merupakan lambang-lambang atau gambar yang menun- jukkan obyek alam atau buatan. Simbol peta harus memenuhi tiga syarat yakni sederhana, mudah dimengerti, dan bersifat umum. Berikut ini adalah simbol-simbol yang biasa digunakan pada peta.
3. Garis Tepi Peta,
Garis tepi peta merupakan garis batas di tepi peta yang berfungsi sebagai tempat angka-angka derajat astronomis.
4. Legenda,
Legenda merupakan keterangan gambar yang terdapat di dalam peta. 5. Simbol Peta
Simbol peta adalah tanda sederhana yang terdapat pada peta. Simbol menunjukkan mengenai apa dan di mana letak dari sesuatu pada peta. Berikut contoh simbol atau legenda.
Warna juga termasuk dalam legenda peta,
a. Warna hijau untuk menggambarkan wilayah dataran rendah atau daerah permukiman penduduk.
b. Warna biru untuk wilayah perairan. Biru tua untuk perairan dalam dan biru muda untuk perairan wilayah dangkal.
c. Warna kuning untuk menggambarkan dataran tinggi.
d. Warna cokelat untuk menggambarkan daerah pegunungan.
5. Skala,
Skala merupakan perbandingan antara jarak pada peta dengan jarak sebenarnya di per mukaan bumi.
a. Skala angka Misalnya, tercantum skala 1 : 250.000 artinya, 1 cm pada peta sama dengan jarak 250.000 cm (2,5 km) pada permukaan bumi.
b. Skala garis
6. Arah Mata Angin
Petunjuk arah mata angin dalam peta perlu dicantumkan dengan tujuan untuk mengetahui arah. Petunjuk arah ditempatkan pada ruang dalam peta yang tidak mengganggu gambar peta. Biasanya hanya mencantumkan arah utara (U).
7. Indeks
Indeks yang tercantum dalam suatu atlas berguna bagi pembaca dalam mencari sesuatu yang ingin diketahui. Misalnya, ketika kamu ingin mengetahui letak gunung, sungai, selat, danau, waduk, atau suatu kota dapat diketahui melalui indeks. Atlas memuat indeks pada halaman belakang atau halaman terakhir.
8. Jaring-jaring Peta
Pada peta terdapat beberapa garis yaitu garis tepi, garis tegak, dan garis datar. Garis-garis itu disebut jaring-jaring peta. Garis tegak disebut garis bujur yang dibedakan menjadi Bujur Barat (BB) dan Bujur Timur (BT).
Garis mendatar disebut garis lintang, dan dibedakan menjadi Lintang Utara (LU) dan Lintang Selatan (LS). Garis lintang 0 o disebut garis khatulistiwa atau ekuator.
Garis tepi peta adalah garis pada bagian tepi peta yang lebih tebal daripada garis bujur dan garis lintang.
E. Mengetahui Jarak dengan Skala
contoh berikut. Suatu peta memiliki skala 1:6.400.000. Artinya, 1 cm jarak pada peta mewakili 6.400.000 cm jarak sebenarnya.
Contohnya, jarak dari kota A ke kota B adalah 4 cm maka jarak sebenarnya dari kota A ke kota B tersebut, yaitu 4 × 6.400.000 = 25,6 km.
Contoh lagi, misalnya 1 : 500.000. Tahukah
kalian arti dari skala tersebut? Skala 1 : 500.000 berarti bahwa setiap 1 cm jarak pada peta sama dengan 500.000 cm pada jarak sesungguh-nya.
Jika jarak antara dua kota pada peta adalah 5 cm, sedangkan skala peta adalah 1 : 250.000,
berapakah jarak sesungguhnya antara dua kota tersebut?
Maka jarak sesungguhnya dua kota adalah 5 × 250.000 cm = 1.250.000 cm = 12,5 km.
F. Menggambar Peta
Cara menggambar peta, yaitu dengan cara kotak, cara menjiplak, dan dengan menggunakan pantograf (alat untuk memperkecil dan memperbesar peta).
Berikut dijelaskan cara menggambar peta dengan teknik menjiplak.
1. Persiapan
• Siapkan peta yang akan digambar dan buku gambar.
• Siapkan alat tulis berupa pensil, peng hapus, rautan pensil, penggaris, dan kertas kalkir/mika.
2. Pelaksanaan
• Tentukan peta yang akan kalian gambar dan telitilah letak kota, sungai, danau, gunung, laut, batas–batas daerah, dan lain–lain.
• Buatlah garis kotak-kotak bujur sangkar pada kertas kalkir.
• Tempelkan kertas kalkir pada peta yang akan dicontoh.
• Siapkan kertas yang akan kalian gunakan sebagai tempat menggambar peta. Buat lah garis kotak-kotak bujur sangkar dengan pensil sama seperti pada kertas kalkir tadi.
• Gambarlah peta di atas kertas kalian dengan mencontoh peta yang telah ditumpangi kertas kalkir. Setelah selesai berilah warna-warna pada peta seperti di atlas kalian.
Contoh garis kotak-kotak bujur sangkar:
Untuk memperbesar atau memperkecil ukuran peta dapat dilakukan dengan memperbesar atau memperkecil garis kotak-kotak bujur sangkar.
• Untuk memperbesar peta, jarak antargaris dibuat menjadi 2 kali jarak garis pada kertas kalkir.
• Untuk memperkecil peta, jarak antargaris dibuat setengah kali jarak garis pada kertas kalkir.
Soal Latihan
A. Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang pada salah satu huruf a, b, c atau d
1. Gambaran permukaan wilayah bumi yang dibuat
di atas suatu media disebut . . . .
a. atlas
b. peta
c. globe
d. cetakan
2. Untuk menggambarkan keadaan wilayah sesuai
kebutuhan digunakan . . . .
a. globe
b. atlas
c. peta umum
d. peta khusus
3. Ukuran peta di Indonesia dinyatakan dalam
satuan . . . .
a. mil
b. inci
c. cm
d. km
4. Skala yang menggunakan angka disebut skala . . . .
a. milimeter
b. numerik
c. grafis
d. gambar12 Ilmu Pengetahuan Sosial 4
5. Garis-garis tegak pada peta disebut garis . . . .
a. bantu
b. lintang
c. bujur
d. ekuator
6. Garis lintang 0 o disebut pula dengan garis . . . .
a. ekuator
b. bujur
c. tepi
d. lintang
7. Mata angin yang menunjukkan bagian atas pada
peta adalah arah . . . .
a. utara
b. selatan
c. timur
d. barat
8. Jarak antara dua kota pada peta adalah 3 cm,
sedangkan jarak sesungguhnya adalah 450.000 cm.
Maka skala peta tersebut adalah . . . .
a. 1 : 150.000
b. 1 : 15.000
c. 1 : 20.000
d. 1 : 200.000
9. Skala 1 : 350.000 menunjukkan bahwa jarak 1 cm
pada peta sama dengan . . . pada jarak sesungguhnya.
a. 35 km
b. 3,5 km
c. 350 km
d. 0,35 km10. Keterangan tentang simbol-simbol pada peta disebut . . . .
10. 10. Keterangan tentang simbol-simbol pada peta disebut . . . .
a. legenda peta
b. skala
c. jaring-jaring peta
d. judul
B.Isilah titik-titik di bawah ini dengan benar! Isilah titik-titik di bawah ini dengan benar! Isilah titik-titik di bawah ini dengan benar!
1. Garis bujur ada dua macam yaitu . . . dan . . . .
2. Jaring-jaring peta terdiri atas garis . . . , . . . , dan . . . .
3. Ada dua macam peta yaitu peta . . . dan . . . .
4. Ukuran peta di Indonesia dinyatakan dalam satuan. . . sedangkan ukuran sesungguhnya di nyatakandalam satuan . . . .
5. Pada mata angin arah yang menunjuk bagian atas dan bawah adalah arah . . . dan . . . .
C. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas! Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas! Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas! Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas! Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
1. Coba jelaskan pengertian atlas dan peta!
2. Ayo sebutkan dua macam skala peta!
3. Apakah kegunaan daftar isi?
4. Jelaskan apakah menggambar peta itu sulit!
5. Sebutkan langkah-langkah dalam menggambar peta!
Contoh Soal 2
Uji Kompetensi
A. Pilihlah jawaban yang paling tepat !
1. Perbandingan jarak antara dua titik pada peta dengan jarak sebenarnya
di permukaan bumi dinamakan ….
a. peta c. legenda
b. skala d. rasio
2.
Arti simbol gambar di atas adalah ….
a. laut c. jalan kereta
b. danau d. dataran rendah
3. Warna biru pada peta biasanya meggambarkan ….
a. gunung c. perairan
b. pegunungan d. dataran rendah
4. Peta bahan tambang di Indonesia merupakan contoh peta ….
a. umum c. topografi
b. tematik d. geografi
5. Di bawah ini yang merupakan simbol gunung adalah ….
a. c.
b. d.
6. Skala peta pada umumnya menggunakan satuan ....
a. meter (m) c. sentimeter (cm)
b. desimeter (dm) d. milimeter (mm)16 BAB 1 Peta Lingkungan Setempat
7. Keterangan simbol gambar yang terdapat dalam peta disebut ….
c. legenda c. indeks
d. catatan kaki d. simbol
8. Pada peta dengan skala 1 : 500.000 jarak antara kota X ke kota Y
adalah 4 cm. Jarak antara kota X dan Y sebenarnya adalah ….
a. 12,5 km c. 20 km
b. 125 km d. 10 km
9. Gambar peta situasi yang ingin diperjelas atau karena letaknya di luar
garis batas peta disebut ….
a. inset c. skala
b. indeks d. simbol
10. Pada peta dengan skala 1 : 800.000 akan diperbesar 4 kali. Maka
skala pada peta baru setelah diperbesar adalah ….
a. 1 : 3.200.000 c. 1 : 200.000
b. 1 : 804.000 d. 1 : 2.000.000
11. Pedoman atau petunjuk arah pada peta disebut ….
a. kompas c. skala
b. mata angin d. legenda
12. Untuk mengetahui berapa lama suatu peta dibuat, dapat dilihat dari….
a. legenda c. tahun pembuatan
b. indeks d. inset
13. Peta yang menggambarkan hal-hal umum dari suatu wilayah disebut
….
a. peta wilayah c. peta topografi
b. peta tematik d. peta daerah
14. Pada peta berskala
0 20 40 60 80 km
0 1 2 3 4 cm
Jarak antara kota K dengan L adalah 6 cm. Jarak antara kota K dan L
sebenarnya adalah ….
a. 24 m c. 120 km
b. 24 km d. 480 km
15. Simbol pada peta berfungsi sebagai ….
a. pelengkap data
b. penjelas arti pada peta
c. memperindah peta
d. pengganti kenampakan di muka bumi
B. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Nama arah mata angin antara timur dan selatan disebut ….
2. Peta umum disebut juga peta ….
3. Garis khayal di atas permukaan bumi yang terdiri dari garis bujur dan garis lintang disebut ….
4. +++++++ Simbol di samping memiliki arti ....
5. Danau biasanya digambarkan dengan warna ….
6. Skala pada peta ada dua macam yaitu skala angka dan skala ….
7. Skala angka disebut juga skala ….
8. Daerah bersalju pada peta digambarkan dengan warna ….
9. Skala 1 : 5.000.000 berarti 1 cm pada peta mewakili …. km pada jarak sebenarnya.
10. Buku yang berisi kumpulan peta disebut ….
C. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat!
1. Sebutkan 5 komponen yang harus ada pada peta!
2. Mengapa menggambar peta ada aturannya?
3. Apa artinya skala 1 : 700.000 ?
4. Sebutkan delapan arah mata angin secara berurutan?
5. Sebutkan manfaat dari peta!
Daftar Pustaka
Budi Sutrisno dkk, Ilmu Pengetahuan Sosial 4 : Untuk SD/MI Kelas IV, Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009
BAHASA INDONESIA
Pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV sekolah dasar Bab IV Meliuk dan Menerjang terdapat kegiatan memahami laporan wawancara. Tujuan dari kegiatan pembelajaran ini adalah melalui membaca teks “Kuat untuk Melindungi”, peserta didik dapat memahami isi Laporan Hasil Wawancara dengan baik. Pada kegiatan ini siswa berlatih mengembangkan kategori yang lebih terperinci berdasarkan pemahamannya terhadap tulisan dan gambar dalam teks informasi
- wawancara: n tanya jawab dengan seseorang (pejabat dan sebagainya) yang diperlukan untuk dimintai keterangan atau pendapatnya mengenai suatu hal, untuk dimuat dalam surat kabar, disiarkan melalui radio, atau ditayangkan pada layar televisi, n tanya jawab direksi (kepala personalia, kepala humas) perusahaan dengan pelamar pekerjaan, n tanya jawab peneliti dengan narasumber
- tangkis atau menangkis: v menolak atau menahan (pukulan atau serangan dengan senjata dan sebagainya) dengan menggunakan tangan, perisai, dan sebagainya): tangannya terluka ketika ~ serangan golok perampok, v menahan dan memukul kembali: pesilat itu dengan tangkas ~ serangan lawannya
- laga: n perkelahian
- watak: n sifat batin manusia yang memengaruhi segenap pikiran dan tingkah laku; budi pekerti; tabiat
- sikap pasang: sikap bersiap menghadapi lawan
- kunci: n alat untuk mengancing pintu, peti, dan sebagainya, terdiri atas anak kunci dan induk kunci, n ki alat untuk mencapai suatu maksud (seperti membongkar rahasia, memecahkan masalah, menentukan kalah menang, atau berhasil tidaknya sesuatu)
- narasumber: n orang yang memberi (mengetahui secara jelas atau menjadi sumber) informasi
- menerjang: v menendang; menyepak (ke bawah atau ke depan),v menyerang; menyerbu: pasti ia sudah ~ sopir itu jika aku tidak cepat-cepat menahannya,v melanggar; menubruk; menyeruduk: ia berlayar ~ ombak melewati terus
Isi | Ada/Tidak Ada Sebutkan |
---|---|
Informasi nama narasumber | Ada: Puspita |
Profesi/latar belakang narasumber | Ada : Pesilat |
Nama pewawancara | Ada: Nurul Hidayati |
Tanggal wawancara | Ada: 24 Januari 2021 |
Foto | Ada |
Jawaban narasumber atas daftar pertanyaan, yang dituturkan ulang oleh pewawancara | Ada |
Makna yang ingin disampaikan penulis adalah dengan berlatih pencak silat tubuh akan menjadi kuat dan dapat digunakan untuk melindungi diri atau teman.
Setuju, karena bela diri dapat digunakan untuk melindungi diri saat benar-benar dalam keadaan darurat bukan untuk mencari musuh. Bela diri juga membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bugar, lebih mudah berkonsentrasi, dapat banyak teman, serta menjadi orang yang lebih baik.
Saya mempelajari pencak silat karena mendapatkan banyak manfaat seperti badan menjadi sehat, sekaligus juga melestarikan budaya bangsa Indonesia.
Mengapa Kak Puspita tertarik mempelajari bela diri?Kapan Kak Puspita bergabung ke perguruan silat?Apa tujuan Kak Puspita mempelajari bela diri?Apa saja nilai-nilai luhur dalam pencak silat?Apa saja manfaat yang diperoleh Kak Puspita setelah mempelajari pencak silat?Bagaimana cara Kak Puspita meraih keberhasilan dalam pertandingan pencak silat?Apa harapan Kak Puspita terhadap anak sesuianya terhadap ilmu bela diri?
No comments:
Post a Comment
see you