Wednesday, January 14, 2026

Materi Kelas 4 Semester 2

Hari/Tanggal: Rabu, 14 Januari 2026

Kelas 4 : 

Mata Pelajaran 

1. Matematika : pengukuran 

2. IPAS : Sumber Daya Alam 

3. Seni Rupa : membuat komik 

4. Bahasa Indonesia : Bertukar dan Berbayar 

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh. 


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Hallo Anak Sholeh dan Sholehah kelas 4 Ummu Kultsum 😊😊😊

Apa Kabarnya hari ini ? Semoga selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT ya. Aamiin 

berikut adalah rangkuman materi yang akan kita pelajari hari ini :

Capaian pembelajaran IPAS :

Ragam bentang alam serta keterkaitannya dengan profesi masyarakat; keanekaragaman hayati, keragaman budaya, kearifan lokal, sejarah keluarga dan masyarakat tempat tinggalnya, dan upaya pelestariannya;

Capaian pembelajaran Matematika :

Mengukur panjang dan berat benda menggunakan satuan baku; menentukan hubungan antar-satuan baku panjang (cm, m) dan antar-satuan berat (g, kg); serta mengukur dan mengestimasi luas dan volume menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku berupa bilangan cacah

Capaian Pembelajaran Seni Rupa : 

Mengidentifikasi unsur rupa dan prinsip desain dalam benda-benda di sekitar/karya seni rupa.

Capaian pembelajaran bahasa Indonesia :

Memahami ide pokok suatu informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yangdibacakan dan/atau didengarkan); dan memahami isi teks sastra berbentuk teks aural.

Tujuan pembelajaran :

1. Murid dapat mengidentifikasi sumber daya alam di Indonesia 

2. Murid mampu mengukur luas dengan satuan baku dan tidak baku

3. Murid dapat membuat celengan 


📚 Materi Pembelajaran Kelas 4 SD

Kurikulum Merdeka - Pembelajaran Tematik

🌍 Bagian 1: Sumber Daya Alam

🎯 Tujuan Pembelajaran:
Murid dapat mengidentifikasi karakteristik jenis-jenis sumber daya alam berdasarkan asal dan ketersediaannya

A. Apa itu Sumber Daya Alam?

Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang berasal dari alam dan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup. Contohnya: air, udara, tanah, hutan, dan minyak bumi.

B. Jenis-Jenis Sumber Daya Alam Berdasarkan Asalnya

JenisPengertianContoh
SDA Hayati (Biotik)Sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidupHewan, tumbuhan, kayu, ikan, hasil pertanian (padi, jagung, sayuran)
SDA Non-Hayati (Abiotik)Sumber daya alam yang berasal dari benda matiAir, udara, tanah, batu, pasir, minyak bumi, gas alam, logam

C. Jenis-Jenis Sumber Daya Alam Berdasarkan Ketersediaannya

1. Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui

📌 Ciri-ciri SDA yang Dapat Diperbaharui:
  • Dapat digunakan terus-menerus
  • Dapat tumbuh atau berkembang biak kembali
  • Tidak akan habis jika dikelola dengan baik
  • Membutuhkan waktu singkat untuk tersedia kembali
  • Dapat dibuat atau ditanam kembali oleh manusia

Contoh SDA yang Dapat Diperbaharui:

Sumber DayaPenjelasan
AirMelalui siklus air, air hujan akan turun kembali. Air di sungai dan danau dapat digunakan berulang kali.
TumbuhanPohon dapat ditanam kembali, sayuran dapat dipanen berkali-kali dalam setahun.
HewanHewan dapat berkembang biak menghasilkan keturunan. Contoh: ayam bertelur, kambing melahirkan.
UdaraSelalu tersedia di sekitar kita. Tumbuhan menghasilkan oksigen untuk kita hirup.
Energi MatahariMatahari terbit setiap hari dan tidak akan habis.
Energi AnginAngin bertiup terus-menerus dan dapat digunakan sebagai energi.

2. Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui

⚠️ Ciri-ciri SDA yang Tidak Dapat Diperbaharui:
  • Jumlahnya terbatas di alam
  • Tidak dapat dibuat kembali dalam waktu singkat
  • Membutuhkan jutaan tahun untuk terbentuk
  • Akan habis jika digunakan terus-menerus
  • Proses pembentukannya sangat lama

Contoh SDA yang Tidak Dapat Diperbaharui:

Sumber DayaPenjelasan
Minyak BumiTerbentuk dari sisa makhluk hidup jutaan tahun lalu. Digunakan untuk bahan bakar kendaraan.
Gas AlamDigunakan untuk memasak (LPG dalam tabung gas).
Batu BaraDigunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik dan industri.
Bijih BesiUntuk membuat besi dan baja yang digunakan dalam pembangunan.
EmasLogam mulia yang terbatas jumlahnya, digunakan untuk perhiasan.
TembagaDigunakan untuk kabel listrik dan peralatan elektronik.

D. Cara Menjaga Kelestarian Sumber Daya Alam

💡 Tips Menjaga SDA yang Dapat Diperbaharui:
  1. Hemat Air: Matikan keran saat tidak digunakan, gunakan air secukupnya
  2. Menanam Pohon: Lakukan reboisasi (menanam pohon kembali di hutan)
  3. Menjaga Kebersihan: Tidak membuang sampah di sungai atau laut
  4. Tidak Menangkap Ikan Berlebihan: Biarkan ikan berkembang biak
💡 Tips Menghemat SDA yang Tidak Dapat Diperbaharui:
  1. Hemat Listrik: Matikan lampu dan alat elektronik saat tidak digunakan
  2. Hemat Bahan Bakar: Gunakan kendaraan umum, bersepeda, atau jalan kaki
  3. Gunakan Energi Alternatif: Panel surya, kincir angin
  4. Daur Ulang: Manfaatkan kembali barang bekas
  5. Kurangi Penggunaan Plastik: Plastik dibuat dari minyak bumi

📝 Latihan Soal - Sumber Daya Alam

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan sumber daya alam!
Jawab: _______________________________________
2. Sebutkan 3 contoh sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup (biotik)!
Jawab: _______________________________________
3. Jelaskan perbedaan antara sumber daya alam yang dapat diperbaharui dengan yang tidak dapat diperbaharui!
Jawab: _______________________________________
4. Kelompokkan sumber daya alam berikut ke dalam tabel!
Air, Minyak Bumi, Padi, Emas, Angin, Batu Bara, Ikan, Gas Alam, Hutan, Tembaga
Dapat DiperbaharuiTidak Dapat Diperbaharui
5. Mengapa kita harus menghemat penggunaan minyak bumi?
Jawab: _______________________________________
6. Sebutkan 5 cara yang dapat kamu lakukan untuk menjaga kelestarian sumber daya alam!
Jawab: _______________________________________
7. Berilah tanda centang (✓) pada kolom yang benar!
Sumber Daya AlamBiotikAbiotikDapat DiperbaharuiTidak Dapat Diperbaharui
Hutan
Tembaga
Energi Matahari
Bijih Besi
Ikan
8. Pak Budi memiliki sawah yang ditanami padi. Setiap 4 bulan sekali, padi dapat dipanen. Apakah padi termasuk sumber daya alam yang dapat diperbaharui? Jelaskan alasanmu!
Jawab: _______________________________________
9. Di desa kamu terdapat sungai yang airnya digunakan untuk minum, memasak, dan mandi. Apa yang harus dilakukan agar air sungai tetap bersih dan tidak tercemar?
Jawab: _______________________________________
10. Mengapa kita harus mulai menggunakan energi alternatif seperti panel surya dan kincir angin?
Jawab: _______________________________________

📏 Bagian 2: Pengukuran Luas dengan Soal Cerita

🎯 Tujuan Pembelajaran:
Murid mampu mengukur luas dengan satuan baku dan tidak baku (mengukur luas bangun persegi dan persegi panjang melalui soal cerita)

A. Pengertian Luas

Luas adalah ukuran bidang datar yang menunjukkan seberapa besar permukaan suatu benda. Luas biasanya digunakan untuk mengukur tanah, lantai, dinding, kertas, dan benda datar lainnya.

B. Satuan Luas

1. Satuan Tidak Baku

📌 Satuan tidak baku adalah satuan yang berbeda-beda hasilnya tergantung alat ukur yang digunakan. Setiap orang bisa mendapat hasil yang berbeda.

Contoh Satuan Tidak Baku:
  • Jengkal tangan: Ukuran jengkal setiap orang berbeda-beda
  • Telapak tangan: Ukuran telapak tangan anak dan dewasa berbeda
  • Ubin/keramik: Ukuran keramik bisa berbeda-beda
  • Buku tulis: Ukuran buku setiap orang bisa berbeda
  • Daun: Ukuran daun berbeda-beda
Contoh Penggunaan:
"Luas meja 20 jengkal" atau "Luas papan tulis 15 buku"

2. Satuan Baku

📌 Satuan baku adalah satuan yang hasilnya selalu sama dan diakui secara internasional. Hasilnya sama meskipun diukur oleh orang yang berbeda.

Tangga Satuan Luas:
SatuanSingkatanKeterangan
Kilometer persegikm²Untuk mengukur wilayah/daerah
Hektometer persegihm²= 1 hektar (ha), untuk lahan pertanian
Dekameter persegidam²= 1 are (a)
Meter persegiSatuan dasar, untuk rumah/tanah
Desimeter persegidm²Untuk benda sedang
Centimeter persegicm²Untuk benda kecil
Milimeter persegimm²Untuk benda sangat kecil
⚠️ Cara Mengubah Satuan Luas:
• Setiap turun 1 tangga, dikali 100
• Setiap naik 1 tangga, dibagi 100

Contoh:
• 1 m² = 100 dm² = 10.000 cm²
• 5 m² = 50.000 cm²
• 300 cm² = 3 dm²

C. Menghitung Luas Persegi

Persegi adalah bangun datar yang memiliki 4 sisi sama panjang dan 4 sudut siku-siku (90°).

Rumus Luas Persegi:

L = s × s

Keterangan:
L = Luas
s = sisi

Contoh Soal Cerita 1:
Ibu memiliki taplak meja berbentuk persegi dengan panjang sisi 80 cm. Berapa luas taplak meja tersebut?

Penyelesaian:
Diketahui: s = 80 cm
Ditanya: L = ?
Jawab:
L = s × s
L = 80 cm × 80 cm
L = 6.400 cm²

Jadi, luas taplak meja adalah 6.400 cm²

D. Menghitung Luas Persegi Panjang

Persegi panjang adalah bangun datar yang memiliki 2 pasang sisi sejajar dan sama panjang serta 4 sudut siku-siku (90°).

Rumus Luas Persegi Panjang:

L = p × l

Keterangan:
L = Luas
p = panjang
l = lebar

Contoh Soal Cerita 2:
Pak Budi memiliki kebun sayur berbentuk persegi panjang dengan panjang 15 meter dan lebar 8 meter. Berapa luas kebun Pak Budi?

Penyelesaian:
Diketahui: p = 15 m, l = 8 m
Ditanya: L = ?
Jawab:
L = p × l
L = 15 m × 8 m
L = 120 m²

Jadi, luas kebun Pak Budi adalah 120 m²

E. Contoh Soal Cerita dengan Satuan Tidak Baku

Contoh Soal Cerita 3:
Ani ingin mengukur luas mejanya. Dia menggunakan buku tulisnya yang berukuran 20 cm × 15 cm untuk mengukur. Ternyata meja Ani dapat ditempati 12 buku tulis. Berapa luas meja Ani?

Penyelesaian:
Diketahui:
- Luas 1 buku = 20 cm × 15 cm = 300 cm²
- Jumlah buku = 12 buah
Ditanya: Luas meja = ?
Jawab:
Luas meja = Luas 1 buku × Jumlah buku
Luas meja = 300 cm² × 12
Luas meja = 3.600 cm²

Jadi, luas meja Ani adalah 3.600 cm² atau 12 buku tulis

📝 Latihan Soal - Pengukuran Luas (Soal Cerita)

1. Sebutkan 3 contoh satuan tidak baku untuk mengukur luas!
Jawab: _______________________________________
2. Ayah membuat kolam ikan berbentuk persegi dengan panjang sisi 6 meter. Berapa luas kolam ikan tersebut?
Penyelesaian:
Diketahui: _______
Ditanya: _______
Jawab: _______
_______________________________________
3. Ruang kelas 4A berbentuk persegi panjang dengan panjang 9 meter dan lebar 7 meter. Berapa luas ruang kelas tersebut?
Jawab: _______________________________________
4. Ibu membeli kain untuk membuat taplak meja. Kain tersebut berbentuk persegi dengan panjang sisi 120 cm. Berapa luas kain yang dibeli ibu dalam cm²?
Jawab: _______________________________________
5. Pak Dedi memiliki sawah berbentuk persegi panjang dengan panjang 50 meter dan lebar 30 meter.
a) Berapa luas sawah Pak Dedi dalam m²?
b) Jika 1 m² dapat ditanami 25 batang padi, berapa batang padi yang dapat ditanam di sawah Pak Dedi?
Jawab: _______________________________________
6. Lantai kamar Budi berbentuk persegi dengan panjang sisi 4 meter. Ayah akan memasang keramik berukuran 40 cm × 40 cm.
a) Berapa luas lantai kamar Budi dalam cm²?
b) Berapa luas 1 keramik dalam cm²?
c) Berapa banyak keramik yang dibutuhkan?
Jawab: _______________________________________
7. Sebuah papan tulis berbentuk persegi panjang dengan panjang 2 meter dan lebar 1 meter. Sinta mengukur papan tulis tersebut menggunakan bukunya yang berukuran 20 cm × 25 cm. Berapa banyak buku yang dapat menutupi papan tulis tersebut?
(Petunjuk: Samakan dulu satuannya!)
Jawab: _______________________________________
8. Ubahlah satuan luas berikut!
a) 5 m² = _______ cm²
b) 800 cm² = _______ dm²
c) 3 dm² = _______ cm²
d) 70.000 cm² = _______ m²
e) 2.500 dm² = _______ m²
9. Halaman rumah Deni berbentuk persegi panjang dengan panjang 12 meter dan lebar 8 meter. Ayah ingin menanami rumput di seluruh halaman. Jika harga rumput Rp50.000 per m², berapa biaya yang harus dikeluarkan ayah?
Jawab: _______________________________________
10. Sebuah taman berbentuk persegi dengan panjang sisi 20 meter. Di tengah taman terdapat kolam berbentuk persegi dengan panjang sisi 8 meter. Berapa luas taman yang tidak tertutup kolam?
Jawab: _______________________________________

🏺 Bagian 3: Membuat Celengan dari Bahan Bekas

🎯 Tujuan Pembelajaran:
Murid mampu membuat celengan dari bahan bekas sebagai bentuk kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan

A. Pengertian dan Manfaat Membuat Celengan dari Bahan Bekas

Celengan adalah tempat untuk menyimpan uang. Dengan membuat celengan sendiri dari bahan bekas, kita dapat:

  • Mengurangi sampah dan memanfaatkan barang bekas
  • Menghemat uang karena tidak perlu membeli celengan
  • Melatih kreativitas dalam berkarya
  • Belajar hidup hemat dengan menabung
  • Menjaga kelestarian lingkungan (daur ulang)

B. Bahan Bekas yang Dapat Digunakan

Bahan BekasKelebihan
Botol plastik bekasMudah didapat, kuat, mudah dibentuk
Kaleng bekas susu/biskuitKuat, tahan lama, mudah dihias
Kardus bekasMudah dibentuk, ringan
Kotak sepatuUkuran pas, kokoh

C. Cara Membuat Celengan dari Botol Plastik Bekas

🛠️ Alat dan Bahan:
AlatBahan
• Gunting
• Cutter (dengan pengawasan guru/orang tua)
• Lem
• Kuas
• Pensil
• Botol plastik bekas (1,5 liter)
• Kertas warna-warni/kertas koran
• Cat/spidol
• Sedotan bekas (untuk kaki)
• Tutup botol bekas (untuk telinga)
• Kertas karton (untuk aksesoris)
⚠️ Perhatian Keselamatan:
  • Gunakan gunting dan cutter dengan hati-hati
  • Minta bantuan guru atau orang tua saat memotong
  • Jangan bermain-main dengan alat tajam
  • Cuci tangan setelah selesai

D. Langkah-Langkah Pembuatan

Langkah 1: Persiapan
  • Cuci bersih botol plastik bekas
  • Keringkan botol sampai benar-benar kering
  • Lepaskan label/stiker yang menempel
  • Siapkan semua alat dan bahan di meja kerja
Langkah 2: Membuat Lubang untuk Memasukkan Uang
  • Tandai bagian atas botol dengan pensil (ukuran sekitar 5 cm × 1 cm)
  • Minta bantuan guru/orang tua untuk memotong dengan cutter
  • Rapikan tepi lubang agar tidak tajam
  • Pastikan lubang cukup besar untuk memasukkan uang kertas
Langkah 3: Membuat Bentuk Hewan (Contoh: Babi)
  • Baringkan botol secara horizontal (tidur)
  • Potong 4 sedotan bekas dengan panjang sama (sekitar 5 cm) untuk kaki
  • Rekatkan sedotan di bagian bawah botol menggunakan lem
  • Gunakan tutup botol bekas untuk membuat telinga (rekatkan dengan lem)
  • Gunakan tutup botol yang sama untuk membuat moncong
Langkah 4: Menghias Celengan
  • Cat botol dengan warna pink atau sesuai keinginan
  • Biarkan cat kering sempurna
  • Gambar mata menggunakan spidol hitam
  • Tambahkan aksesoris lain seperti pita, bunga dari kertas
  • Buat ekor dari sedotan atau kertas karton yang digulung
Langkah 5: Finishing
  • Periksa semua bagian sudah terpasang dengan kuat
  • Pastikan celengan dapat berdiri dengan stabil
  • Bersihkan sisa lem atau cat yang menempel
  • Celengan siap digunakan!

E. Variasi Bentuk Celengan Lainnya

💡 Ide Kreatif Celengan:

1. Celengan Bentuk Mobil:

  • Gunakan botol plastik bekas
  • Tambahkan 4 tutup botol sebagai roda
  • Buat jendela dari kertas karton
  • Cat dengan warna favorit

2. Celengan dari Kaleng Bekas:

  • Gunakan kaleng susu atau biskuit
  • Buat lubang di tutup kaleng
  • Hias dengan kertas kado atau cat
  • Tambahkan stiker atau gambar

3. Celengan dari Kardus:

  • Bentuk kardus menjadi rumah-rumahan
  • Buat lubang untuk memasukkan uang
  • Cat dan hias sesuai kreativitas
  • Tambahkan atap dari kertas karton

F. Tips Menabung dengan Celengan

💰 Cara Menabung yang Baik:
  1. Sisihkan uang jajan setiap hari (Rp1.000 - Rp2.000)
  2. Masukkan uang recehan yang tidak terpakai
  3. Tentukan tujuan menabung (membeli buku, mainan, dll)
  4. Jangan mudah tergoda untuk membongkar celengan
  5. Ajak teman-teman untuk sama-sama menabung
  6. Catat berapa lama kamu menabung untuk mencapai target
📌 Catatan: Dengan menabung Rp2.000 setiap hari, dalam 1 bulan (30 hari) kamu bisa mengumpulkan Rp60.000!

📝 Tugas Praktik - Membuat Celengan

Tugas 1: Buatlah celengan dari bahan bekas yang ada di rumahmu! Kamu bebas memilih bentuk sesuai kreativitasmu (hewan, mobil, rumah, atau bentuk lainnya).
Tugas 2: Tuliskan laporan pembuatan celenganmu dengan format berikut:

Judul Karya: _______________________________________
Bahan yang Digunakan: _______________________________________
Alat yang Digunakan: _______________________________________
Langkah-langkah Pembuatan: (minimal 5 langkah)
1. _______________________________________
2. _______________________________________
3. _______________________________________
4. _______________________________________
5. _______________________________________
Kesulitan yang Dihadapi: _______________________________________
Hasil/Kesimpulan: _______________________________________
Tugas 3: Fotolah celengan yang sudah kamu buat dan tempelkan di buku tugasmu! Jelaskan mengapa kamu memilih bentuk tersebut.
Tugas 4: Buatlah rencana menabung! Isi tabel berikut:
Tujuan MenabungTarget UangUang yang Ditabung per HariWaktu yang Dibutuhkan

📝 Latihan Soal - Celengan

1. Sebutkan 3 manfaat membuat celengan dari bahan bekas!
Jawab: _______________________________________
2. Apa saja bahan bekas yang dapat digunakan untuk membuat celengan? Sebutkan minimal 4!
Jawab: _______________________________________
3. Mengapa kita harus berhati-hati saat menggunakan cutter atau gunting?
Jawab: _______________________________________
4. Ani menabung setiap hari sebesar Rp1.500. Berapa uang yang terkumpul setelah:
a) 10 hari?
b) 1 bulan (30 hari)?
c) 2 bulan (60 hari)?
Jawab: _______________________________________
5. Budi ingin membeli buku cerita seharga Rp45.000. Jika Budi menabung Rp2.500 setiap hari, berapa hari Budi harus menabung untuk bisa membeli buku tersebut?
Jawab: _______________________________________
6. Jelaskan hubungan antara membuat celengan dari bahan bekas dengan kelestarian sumber daya alam!
Jawab: _______________________________________

🎨 Bagian 4: Membuat Komik Kolase

🎯 Tujuan Pembelajaran:
Murid mampu membuat komik kolase sebagai bentuk ekspresi kreativitas dan keterampilan bercerita

A. Pengertian Komik dan Kolase

Komik adalah cerita bergambar yang disusun dalam panel-panel berurutan untuk menyampaikan suatu cerita. Komik memiliki:

  • Gambar/ilustrasi
  • Balon kata (dialog)
  • Panel (kotak-kotak gambar)
  • Alur cerita yang jelas

Kolase adalah karya seni yang dibuat dengan menempelkan berbagai bahan seperti kertas, kain, atau bahan lainnya pada suatu permukaan.

Komik Kolase adalah komik yang dibuat dengan teknik kolase, yaitu menempelkan potongan-potongan kertas, kain, atau bahan lain untuk membentuk gambar tokoh dan latar cerita.

B. Unsur-Unsur Komik

UnsurPenjelasan
PanelKotak-kotak yang membagi alur cerita, dibaca dari kiri ke kanan
Balon KataTempat dialog atau percakapan tokoh. Bentuknya bulat atau oval
Balon PikiranMenunjukkan isi pikiran tokoh. Bentuknya seperti awan
NarasiKeterangan cerita yang biasanya berada di bagian atas atau bawah panel
TokohKarakter dalam cerita (manusia, hewan, atau makhluk lain)
Latar/SettingTempat dan waktu terjadinya cerita

C. Langkah-Langkah Membuat Komik Kolase

🛠️ Alat dan Bahan:
AlatBahan
• Gunting
• Lem kertas/lem stick
• Pensil
• Penghapus
• Penggaris
• Spidol/crayon
• Pensil warna
• Kertas gambar/karton (A4 atau A3)
• Kertas warna-warni
• Majalah/koran bekas
• Kertas kado bekas
• Kain perca
• Daun kering
• Biji-bijian (opsional)
Langkah 1: Menentukan Tema dan Cerita
  • Pilih tema cerita (persahabatan, lingkungan, keluarga, petualangan)
  • Tentukan tokoh utama (siapa yang menjadi karakter cerita)
  • Buat alur cerita sederhana dengan struktur: awal - tengah - akhir
  • Cerita sebaiknya pendek, 4-6 panel saja
Contoh Tema: "Menjaga Kebersihan Lingkungan"
Tokoh: Ani dan Budi
Alur:
• Panel 1: Ani dan Budi melihat sampah berserakan di taman
• Panel 2: Mereka mengambil kantong plastik
• Panel 3: Mereka memungut sampah bersama-sama
• Panel 4: Taman menjadi bersih dan mereka senang
Langkah 2: Membuat Sketsa Panel
  • Bagi kertas menjadi 4-6 kotak menggunakan pensil dan penggaris
  • Buat kotak panel dengan ukuran sama atau bervariasi
  • Sisakan ruang antar panel sekitar 1 cm
  • Buat sketsa kasar gambar di setiap panel
Langkah 3: Membuat Kolase Tokoh dan Latar
  • Gambar pola tokoh di kertas warna (kepala, badan, tangan, kaki)
  • Gunting pola yang sudah digambar
  • Susun dan tempelkan potongan-potongan untuk membentuk tokoh
  • Buat latar belakang dengan menempel kertas warna atau majalah bekas
  • Tambahkan detail dengan bahan lain (daun untuk pohon, kain untuk baju)
💡 Tips Membuat Kolase Tokoh:
  • Untuk wajah: gunakan kertas warna coklat muda atau krem
  • Untuk rambut: gunakan kertas hitam atau coklat, bisa juga wol
  • Untuk baju: gunakan kertas kado bermotif atau kain perca
  • Untuk rumput: gunakan kertas hijau yang dipotong kecil-kecil
  • Untuk pohon: gunakan daun kering yang ditempel
Langkah 4: Menambahkan Dialog dan Narasi
  • Buat balon kata dengan kertas putih atau langsung digambar
  • Tulis dialog singkat dan jelas
  • Gunakan huruf kapital untuk kata-kata penting
  • Tambahkan narasi jika diperlukan
  • Gunakan tanda baca yang tepat (!, ?, .)
Contoh Dialog:
• Ani: "Lihat Budi! Sampah berserakan!"
• Budi: "Ayo kita bersihkan bersama!"
• Narasi: "Ani dan Budi adalah anak yang peduli lingkungan."
Langkah 5: Finishing dan Pewarnaan
  • Rapikan semua tempelan dengan lem yang kuat
  • Tambahkan warna pada bagian yang kosong dengan pensil warna
  • Buat garis tepi panel dengan spidol hitam agar terlihat jelas
  • Tambahkan efek suara jika perlu (BRUK!, KRING!, HORE!)
  • Periksa kerapian dan kebersihan karya

D. Jenis-Jenis Balon Kata dalam Komik

Jenis BalonBentukFungsi
Balon BicaraBulat/oval dengan ekor lancip mengarah ke tokohUntuk dialog/percakapan
Balon PikiranSeperti awan dengan gelembung-gelembung kecilUntuk pikiran tokoh
Balon TeriakBerbentuk zigzag/tidak beraturanUntuk tokoh yang berteriak/marah
Balon BisikanGaris putus-putusUntuk tokoh yang berbisik

E. Contoh Efek Suara dalam Komik

📣 Efek Suara (Onomatope):
  • BRUK! - Suara jatuh
  • KRING KRING! - Suara bel/telepon
  • HORE! - Ungkapan senang
  • DUAR! - Suara ledakan/benturan keras
  • HIKS! - Suara menangis
  • SYUUT! - Suara bergerak cepat
  • KREK! - Suara patah
  • CEKLEK! - Suara pintu dibuka

F. Tips Membuat Komik Kolase yang Menarik

💡 Tips Sukses:
  1. Cerita Sederhana: Buat cerita yang mudah dipahami dengan pesan yang jelas
  2. Tokoh Unik: Buat tokoh dengan ciri khas (warna rambut, pakaian khas)
  3. Ekspresi Wajah: Gambar ekspresi yang jelas (senang, sedih, marah, terkejut)
  4. Komposisi Warna: Gunakan kombinasi warna yang harmonis
  5. Rapi dan Bersih: Tempel dengan rapi, jangan sampai ada lem yang keluar
  6. Kreatif: Gunakan berbagai bahan untuk hasil yang unik

G. Tema-Tema Komik yang Dapat Dibuat

TemaIde Cerita
LingkunganMenjaga kebersihan, menanam pohon, membuang sampah pada tempatnya
PersahabatanMenolong teman, bermain bersama, berbagi dengan teman
KeluargaMembantu orang tua, berkumpul bersama keluarga
SekolahBelajar dengan giat, menjaga kebersihan kelas
Hemat EnergiMematikan lampu, hemat air, menggunakan energi alternatif
MenabungRajin menabung, tidak jajan sembarangan

📝 Tugas Praktik - Membuat

No comments:

Post a Comment

see you