Hari/Tanggal: Rabu, 14 Januari 2026
Kelas 4 :
Mata Pelajaran
1. Matematika : pengukuran
2. IPAS : Sumber Daya Alam
3. Seni Rupa : membuat komik
4. Bahasa Indonesia : Bertukar dan Berbayar
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Hallo Anak Sholeh dan Sholehah kelas 4 Ummu Kultsum 😊😊😊
Apa Kabarnya hari ini ? Semoga selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT ya. Aamiin
berikut adalah rangkuman materi yang akan kita pelajari hari ini :
Capaian pembelajaran IPAS :
Ragam bentang alam serta keterkaitannya dengan profesi masyarakat; keanekaragaman hayati, keragaman budaya, kearifan lokal, sejarah keluarga dan masyarakat tempat tinggalnya, dan upaya pelestariannya;
Capaian pembelajaran Matematika :
Mengukur panjang dan berat benda menggunakan satuan baku; menentukan hubungan antar-satuan baku panjang (cm, m) dan antar-satuan berat (g, kg); serta mengukur dan mengestimasi luas dan volume menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku berupa bilangan cacah
Capaian Pembelajaran Seni Rupa :
Mengidentifikasi unsur rupa dan prinsip desain dalam benda-benda di sekitar/karya seni rupa.
Capaian pembelajaran bahasa Indonesia :
Memahami ide pokok suatu informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yangdibacakan dan/atau didengarkan); dan memahami isi teks sastra berbentuk teks aural.
Tujuan pembelajaran :
1. Murid dapat mengidentifikasi sumber daya alam di Indonesia
2. Murid mampu mengukur luas dengan satuan baku dan tidak baku
3. Murid dapat membuat celengan
📚 Materi Pembelajaran Kelas 4 SD
Kurikulum Merdeka - Pembelajaran Tematik
🌍 Bagian 1: Sumber Daya Alam
Murid dapat mengidentifikasi karakteristik jenis-jenis sumber daya alam berdasarkan asal dan ketersediaannya
A. Apa itu Sumber Daya Alam?
Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang berasal dari alam dan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup. Contohnya: air, udara, tanah, hutan, dan minyak bumi.
B. Jenis-Jenis Sumber Daya Alam Berdasarkan Asalnya
| Jenis | Pengertian | Contoh |
|---|---|---|
| SDA Hayati (Biotik) | Sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup | Hewan, tumbuhan, kayu, ikan, hasil pertanian (padi, jagung, sayuran) |
| SDA Non-Hayati (Abiotik) | Sumber daya alam yang berasal dari benda mati | Air, udara, tanah, batu, pasir, minyak bumi, gas alam, logam |
C. Jenis-Jenis Sumber Daya Alam Berdasarkan Ketersediaannya
1. Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui
- Dapat digunakan terus-menerus
- Dapat tumbuh atau berkembang biak kembali
- Tidak akan habis jika dikelola dengan baik
- Membutuhkan waktu singkat untuk tersedia kembali
- Dapat dibuat atau ditanam kembali oleh manusia
Contoh SDA yang Dapat Diperbaharui:
| Sumber Daya | Penjelasan |
|---|---|
| Air | Melalui siklus air, air hujan akan turun kembali. Air di sungai dan danau dapat digunakan berulang kali. |
| Tumbuhan | Pohon dapat ditanam kembali, sayuran dapat dipanen berkali-kali dalam setahun. |
| Hewan | Hewan dapat berkembang biak menghasilkan keturunan. Contoh: ayam bertelur, kambing melahirkan. |
| Udara | Selalu tersedia di sekitar kita. Tumbuhan menghasilkan oksigen untuk kita hirup. |
| Energi Matahari | Matahari terbit setiap hari dan tidak akan habis. |
| Energi Angin | Angin bertiup terus-menerus dan dapat digunakan sebagai energi. |
2. Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui
- Jumlahnya terbatas di alam
- Tidak dapat dibuat kembali dalam waktu singkat
- Membutuhkan jutaan tahun untuk terbentuk
- Akan habis jika digunakan terus-menerus
- Proses pembentukannya sangat lama
Contoh SDA yang Tidak Dapat Diperbaharui:
| Sumber Daya | Penjelasan |
|---|---|
| Minyak Bumi | Terbentuk dari sisa makhluk hidup jutaan tahun lalu. Digunakan untuk bahan bakar kendaraan. |
| Gas Alam | Digunakan untuk memasak (LPG dalam tabung gas). |
| Batu Bara | Digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik dan industri. |
| Bijih Besi | Untuk membuat besi dan baja yang digunakan dalam pembangunan. |
| Emas | Logam mulia yang terbatas jumlahnya, digunakan untuk perhiasan. |
| Tembaga | Digunakan untuk kabel listrik dan peralatan elektronik. |
D. Cara Menjaga Kelestarian Sumber Daya Alam
- Hemat Air: Matikan keran saat tidak digunakan, gunakan air secukupnya
- Menanam Pohon: Lakukan reboisasi (menanam pohon kembali di hutan)
- Menjaga Kebersihan: Tidak membuang sampah di sungai atau laut
- Tidak Menangkap Ikan Berlebihan: Biarkan ikan berkembang biak
- Hemat Listrik: Matikan lampu dan alat elektronik saat tidak digunakan
- Hemat Bahan Bakar: Gunakan kendaraan umum, bersepeda, atau jalan kaki
- Gunakan Energi Alternatif: Panel surya, kincir angin
- Daur Ulang: Manfaatkan kembali barang bekas
- Kurangi Penggunaan Plastik: Plastik dibuat dari minyak bumi
📝 Latihan Soal - Sumber Daya Alam
Jawab: _______________________________________
Jawab: _______________________________________
Jawab: _______________________________________
Air, Minyak Bumi, Padi, Emas, Angin, Batu Bara, Ikan, Gas Alam, Hutan, Tembaga
| Dapat Diperbaharui | Tidak Dapat Diperbaharui |
|---|---|
Jawab: _______________________________________
Jawab: _______________________________________
| Sumber Daya Alam | Biotik | Abiotik | Dapat Diperbaharui | Tidak Dapat Diperbaharui |
|---|---|---|---|---|
| Hutan | ||||
| Tembaga | ||||
| Energi Matahari | ||||
| Bijih Besi | ||||
| Ikan |
Jawab: _______________________________________
Jawab: _______________________________________
Jawab: _______________________________________
📏 Bagian 2: Pengukuran Luas dengan Soal Cerita
Murid mampu mengukur luas dengan satuan baku dan tidak baku (mengukur luas bangun persegi dan persegi panjang melalui soal cerita)
A. Pengertian Luas
Luas adalah ukuran bidang datar yang menunjukkan seberapa besar permukaan suatu benda. Luas biasanya digunakan untuk mengukur tanah, lantai, dinding, kertas, dan benda datar lainnya.
B. Satuan Luas
1. Satuan Tidak Baku
Contoh Satuan Tidak Baku:
- Jengkal tangan: Ukuran jengkal setiap orang berbeda-beda
- Telapak tangan: Ukuran telapak tangan anak dan dewasa berbeda
- Ubin/keramik: Ukuran keramik bisa berbeda-beda
- Buku tulis: Ukuran buku setiap orang bisa berbeda
- Daun: Ukuran daun berbeda-beda
"Luas meja 20 jengkal" atau "Luas papan tulis 15 buku"
2. Satuan Baku
Tangga Satuan Luas:
| Satuan | Singkatan | Keterangan |
|---|---|---|
| Kilometer persegi | km² | Untuk mengukur wilayah/daerah |
| Hektometer persegi | hm² | = 1 hektar (ha), untuk lahan pertanian |
| Dekameter persegi | dam² | = 1 are (a) |
| Meter persegi | m² | Satuan dasar, untuk rumah/tanah |
| Desimeter persegi | dm² | Untuk benda sedang |
| Centimeter persegi | cm² | Untuk benda kecil |
| Milimeter persegi | mm² | Untuk benda sangat kecil |
• Setiap turun 1 tangga, dikali 100
• Setiap naik 1 tangga, dibagi 100
Contoh:
• 1 m² = 100 dm² = 10.000 cm²
• 5 m² = 50.000 cm²
• 300 cm² = 3 dm²
C. Menghitung Luas Persegi
Persegi adalah bangun datar yang memiliki 4 sisi sama panjang dan 4 sudut siku-siku (90°).
L = s × s
Keterangan:
L = Luas
s = sisi
Ibu memiliki taplak meja berbentuk persegi dengan panjang sisi 80 cm. Berapa luas taplak meja tersebut?
Penyelesaian:
Diketahui: s = 80 cm
Ditanya: L = ?
Jawab:
L = s × s
L = 80 cm × 80 cm
L = 6.400 cm²
Jadi, luas taplak meja adalah 6.400 cm²
D. Menghitung Luas Persegi Panjang
Persegi panjang adalah bangun datar yang memiliki 2 pasang sisi sejajar dan sama panjang serta 4 sudut siku-siku (90°).
L = p × l
Keterangan:
L = Luas
p = panjang
l = lebar
Pak Budi memiliki kebun sayur berbentuk persegi panjang dengan panjang 15 meter dan lebar 8 meter. Berapa luas kebun Pak Budi?
Penyelesaian:
Diketahui: p = 15 m, l = 8 m
Ditanya: L = ?
Jawab:
L = p × l
L = 15 m × 8 m
L = 120 m²
Jadi, luas kebun Pak Budi adalah 120 m²
E. Contoh Soal Cerita dengan Satuan Tidak Baku
Ani ingin mengukur luas mejanya. Dia menggunakan buku tulisnya yang berukuran 20 cm × 15 cm untuk mengukur. Ternyata meja Ani dapat ditempati 12 buku tulis. Berapa luas meja Ani?
Penyelesaian:
Diketahui:
- Luas 1 buku = 20 cm × 15 cm = 300 cm²
- Jumlah buku = 12 buah
Ditanya: Luas meja = ?
Jawab:
Luas meja = Luas 1 buku × Jumlah buku
Luas meja = 300 cm² × 12
Luas meja = 3.600 cm²
Jadi, luas meja Ani adalah 3.600 cm² atau 12 buku tulis
📝 Latihan Soal - Pengukuran Luas (Soal Cerita)
Jawab: _______________________________________
Penyelesaian:
Diketahui: _______
Ditanya: _______
Jawab: _______
_______________________________________
Jawab: _______________________________________
Jawab: _______________________________________
a) Berapa luas sawah Pak Dedi dalam m²?
b) Jika 1 m² dapat ditanami 25 batang padi, berapa batang padi yang dapat ditanam di sawah Pak Dedi?
Jawab: _______________________________________
a) Berapa luas lantai kamar Budi dalam cm²?
b) Berapa luas 1 keramik dalam cm²?
c) Berapa banyak keramik yang dibutuhkan?
Jawab: _______________________________________
(Petunjuk: Samakan dulu satuannya!)
Jawab: _______________________________________
a) 5 m² = _______ cm²
b) 800 cm² = _______ dm²
c) 3 dm² = _______ cm²
d) 70.000 cm² = _______ m²
e) 2.500 dm² = _______ m²
Jawab: _______________________________________
Jawab: _______________________________________
🏺 Bagian 3: Membuat Celengan dari Bahan Bekas
Murid mampu membuat celengan dari bahan bekas sebagai bentuk kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan
A. Pengertian dan Manfaat Membuat Celengan dari Bahan Bekas
Celengan adalah tempat untuk menyimpan uang. Dengan membuat celengan sendiri dari bahan bekas, kita dapat:
- Mengurangi sampah dan memanfaatkan barang bekas
- Menghemat uang karena tidak perlu membeli celengan
- Melatih kreativitas dalam berkarya
- Belajar hidup hemat dengan menabung
- Menjaga kelestarian lingkungan (daur ulang)
B. Bahan Bekas yang Dapat Digunakan
| Bahan Bekas | Kelebihan |
|---|---|
| Botol plastik bekas | Mudah didapat, kuat, mudah dibentuk |
| Kaleng bekas susu/biskuit | Kuat, tahan lama, mudah dihias |
| Kardus bekas | Mudah dibentuk, ringan |
| Kotak sepatu | Ukuran pas, kokoh |
C. Cara Membuat Celengan dari Botol Plastik Bekas
| Alat | Bahan |
|---|---|
| • Gunting • Cutter (dengan pengawasan guru/orang tua) • Lem • Kuas • Pensil | • Botol plastik bekas (1,5 liter) • Kertas warna-warni/kertas koran • Cat/spidol • Sedotan bekas (untuk kaki) • Tutup botol bekas (untuk telinga) • Kertas karton (untuk aksesoris) |
- Gunakan gunting dan cutter dengan hati-hati
- Minta bantuan guru atau orang tua saat memotong
- Jangan bermain-main dengan alat tajam
- Cuci tangan setelah selesai
D. Langkah-Langkah Pembuatan
- Cuci bersih botol plastik bekas
- Keringkan botol sampai benar-benar kering
- Lepaskan label/stiker yang menempel
- Siapkan semua alat dan bahan di meja kerja
- Tandai bagian atas botol dengan pensil (ukuran sekitar 5 cm × 1 cm)
- Minta bantuan guru/orang tua untuk memotong dengan cutter
- Rapikan tepi lubang agar tidak tajam
- Pastikan lubang cukup besar untuk memasukkan uang kertas
- Baringkan botol secara horizontal (tidur)
- Potong 4 sedotan bekas dengan panjang sama (sekitar 5 cm) untuk kaki
- Rekatkan sedotan di bagian bawah botol menggunakan lem
- Gunakan tutup botol bekas untuk membuat telinga (rekatkan dengan lem)
- Gunakan tutup botol yang sama untuk membuat moncong
- Cat botol dengan warna pink atau sesuai keinginan
- Biarkan cat kering sempurna
- Gambar mata menggunakan spidol hitam
- Tambahkan aksesoris lain seperti pita, bunga dari kertas
- Buat ekor dari sedotan atau kertas karton yang digulung
- Periksa semua bagian sudah terpasang dengan kuat
- Pastikan celengan dapat berdiri dengan stabil
- Bersihkan sisa lem atau cat yang menempel
- Celengan siap digunakan!
E. Variasi Bentuk Celengan Lainnya
1. Celengan Bentuk Mobil:
- Gunakan botol plastik bekas
- Tambahkan 4 tutup botol sebagai roda
- Buat jendela dari kertas karton
- Cat dengan warna favorit
2. Celengan dari Kaleng Bekas:
- Gunakan kaleng susu atau biskuit
- Buat lubang di tutup kaleng
- Hias dengan kertas kado atau cat
- Tambahkan stiker atau gambar
3. Celengan dari Kardus:
- Bentuk kardus menjadi rumah-rumahan
- Buat lubang untuk memasukkan uang
- Cat dan hias sesuai kreativitas
- Tambahkan atap dari kertas karton
F. Tips Menabung dengan Celengan
- Sisihkan uang jajan setiap hari (Rp1.000 - Rp2.000)
- Masukkan uang recehan yang tidak terpakai
- Tentukan tujuan menabung (membeli buku, mainan, dll)
- Jangan mudah tergoda untuk membongkar celengan
- Ajak teman-teman untuk sama-sama menabung
- Catat berapa lama kamu menabung untuk mencapai target
📝 Tugas Praktik - Membuat Celengan
Judul Karya: _______________________________________
Bahan yang Digunakan: _______________________________________
Alat yang Digunakan: _______________________________________
Langkah-langkah Pembuatan: (minimal 5 langkah)
1. _______________________________________
2. _______________________________________
3. _______________________________________
4. _______________________________________
5. _______________________________________
Kesulitan yang Dihadapi: _______________________________________
Hasil/Kesimpulan: _______________________________________
| Tujuan Menabung | Target Uang | Uang yang Ditabung per Hari | Waktu yang Dibutuhkan |
|---|---|---|---|
📝 Latihan Soal - Celengan
Jawab: _______________________________________
Jawab: _______________________________________
Jawab: _______________________________________
a) 10 hari?
b) 1 bulan (30 hari)?
c) 2 bulan (60 hari)?
Jawab: _______________________________________
Jawab: _______________________________________
Jawab: _______________________________________
🎨 Bagian 4: Membuat Komik Kolase
Murid mampu membuat komik kolase sebagai bentuk ekspresi kreativitas dan keterampilan bercerita
A. Pengertian Komik dan Kolase
Komik adalah cerita bergambar yang disusun dalam panel-panel berurutan untuk menyampaikan suatu cerita. Komik memiliki:
- Gambar/ilustrasi
- Balon kata (dialog)
- Panel (kotak-kotak gambar)
- Alur cerita yang jelas
Kolase adalah karya seni yang dibuat dengan menempelkan berbagai bahan seperti kertas, kain, atau bahan lainnya pada suatu permukaan.
Komik Kolase adalah komik yang dibuat dengan teknik kolase, yaitu menempelkan potongan-potongan kertas, kain, atau bahan lain untuk membentuk gambar tokoh dan latar cerita.
B. Unsur-Unsur Komik
| Unsur | Penjelasan |
|---|---|
| Panel | Kotak-kotak yang membagi alur cerita, dibaca dari kiri ke kanan |
| Balon Kata | Tempat dialog atau percakapan tokoh. Bentuknya bulat atau oval |
| Balon Pikiran | Menunjukkan isi pikiran tokoh. Bentuknya seperti awan |
| Narasi | Keterangan cerita yang biasanya berada di bagian atas atau bawah panel |
| Tokoh | Karakter dalam cerita (manusia, hewan, atau makhluk lain) |
| Latar/Setting | Tempat dan waktu terjadinya cerita |
C. Langkah-Langkah Membuat Komik Kolase
| Alat | Bahan |
|---|---|
| • Gunting • Lem kertas/lem stick • Pensil • Penghapus • Penggaris • Spidol/crayon • Pensil warna | • Kertas gambar/karton (A4 atau A3) • Kertas warna-warni • Majalah/koran bekas • Kertas kado bekas • Kain perca • Daun kering • Biji-bijian (opsional) |
- Pilih tema cerita (persahabatan, lingkungan, keluarga, petualangan)
- Tentukan tokoh utama (siapa yang menjadi karakter cerita)
- Buat alur cerita sederhana dengan struktur: awal - tengah - akhir
- Cerita sebaiknya pendek, 4-6 panel saja
Tokoh: Ani dan Budi
Alur:
• Panel 1: Ani dan Budi melihat sampah berserakan di taman
• Panel 2: Mereka mengambil kantong plastik
• Panel 3: Mereka memungut sampah bersama-sama
• Panel 4: Taman menjadi bersih dan mereka senang
- Bagi kertas menjadi 4-6 kotak menggunakan pensil dan penggaris
- Buat kotak panel dengan ukuran sama atau bervariasi
- Sisakan ruang antar panel sekitar 1 cm
- Buat sketsa kasar gambar di setiap panel
- Gambar pola tokoh di kertas warna (kepala, badan, tangan, kaki)
- Gunting pola yang sudah digambar
- Susun dan tempelkan potongan-potongan untuk membentuk tokoh
- Buat latar belakang dengan menempel kertas warna atau majalah bekas
- Tambahkan detail dengan bahan lain (daun untuk pohon, kain untuk baju)
- Untuk wajah: gunakan kertas warna coklat muda atau krem
- Untuk rambut: gunakan kertas hitam atau coklat, bisa juga wol
- Untuk baju: gunakan kertas kado bermotif atau kain perca
- Untuk rumput: gunakan kertas hijau yang dipotong kecil-kecil
- Untuk pohon: gunakan daun kering yang ditempel
- Buat balon kata dengan kertas putih atau langsung digambar
- Tulis dialog singkat dan jelas
- Gunakan huruf kapital untuk kata-kata penting
- Tambahkan narasi jika diperlukan
- Gunakan tanda baca yang tepat (!, ?, .)
• Ani: "Lihat Budi! Sampah berserakan!"
• Budi: "Ayo kita bersihkan bersama!"
• Narasi: "Ani dan Budi adalah anak yang peduli lingkungan."
- Rapikan semua tempelan dengan lem yang kuat
- Tambahkan warna pada bagian yang kosong dengan pensil warna
- Buat garis tepi panel dengan spidol hitam agar terlihat jelas
- Tambahkan efek suara jika perlu (BRUK!, KRING!, HORE!)
- Periksa kerapian dan kebersihan karya
D. Jenis-Jenis Balon Kata dalam Komik
| Jenis Balon | Bentuk | Fungsi |
|---|---|---|
| Balon Bicara | Bulat/oval dengan ekor lancip mengarah ke tokoh | Untuk dialog/percakapan |
| Balon Pikiran | Seperti awan dengan gelembung-gelembung kecil | Untuk pikiran tokoh |
| Balon Teriak | Berbentuk zigzag/tidak beraturan | Untuk tokoh yang berteriak/marah |
| Balon Bisikan | Garis putus-putus | Untuk tokoh yang berbisik |
E. Contoh Efek Suara dalam Komik
- BRUK! - Suara jatuh
- KRING KRING! - Suara bel/telepon
- HORE! - Ungkapan senang
- DUAR! - Suara ledakan/benturan keras
- HIKS! - Suara menangis
- SYUUT! - Suara bergerak cepat
- KREK! - Suara patah
- CEKLEK! - Suara pintu dibuka
F. Tips Membuat Komik Kolase yang Menarik
- Cerita Sederhana: Buat cerita yang mudah dipahami dengan pesan yang jelas
- Tokoh Unik: Buat tokoh dengan ciri khas (warna rambut, pakaian khas)
- Ekspresi Wajah: Gambar ekspresi yang jelas (senang, sedih, marah, terkejut)
- Komposisi Warna: Gunakan kombinasi warna yang harmonis
- Rapi dan Bersih: Tempel dengan rapi, jangan sampai ada lem yang keluar
- Kreatif: Gunakan berbagai bahan untuk hasil yang unik
G. Tema-Tema Komik yang Dapat Dibuat
| Tema | Ide Cerita |
|---|---|
| Lingkungan | Menjaga kebersihan, menanam pohon, membuang sampah pada tempatnya |
| Persahabatan | Menolong teman, bermain bersama, berbagi dengan teman |
| Keluarga | Membantu orang tua, berkumpul bersama keluarga |
| Sekolah | Belajar dengan giat, menjaga kebersihan kelas |
| Hemat Energi | Mematikan lampu, hemat air, menggunakan energi alternatif |
| Menabung | Rajin menabung, tidak jajan sembarangan |


No comments:
Post a Comment
see you