Identitas
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Hallo Anak Sholeh dan Sholehah kelas 6 Al Khawarizmi๐๐๐
Apa Kabarnya hari ini ? Semoga selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT ya. Aamiin.
๐งพ IDENTITAS
1. Nama Guru : Asih Budi Ariyanti, S.Pd., Gr.
2. Hari / Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2026
3. Fase / Kelas : Fase C / 6 (Al Khawarizmi)
4. Mata Pelajaran : Matematika
5. Materi : Bilangan Desimal
6. Pertemuan Ke : ke- 5 (3JP)
๐ APERSEPSI
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak-anak sholih/ah hari ini? Semoga Allah senantiasa menjaga kalian dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat untuk belajar. Sebelum memulai pelajaran, Bapak/Ibu Guru ingin mengajak anak-anak merenungi salah satu kebesaran Allah, yaitu Allah Maha Khaliq — Dzat Yang Maha Pencipta, yang menciptakan segala sesuatu dengan ukuran dan ketepatan yang sangat teliti.
QS. Al-Qamar (54) : Ayat 49
Artinya kurang lebih: Sesungguhnya Allah menciptakan segala sesuatu menurut ukuran (kadar) yang tepat dan telah diperhitungkan dengan sangat teliti.
Keterkaitan dengan materi hari ini: Ayat tadi mengajarkan bahwa Allah menciptakan segala sesuatu di alam semesta ini dengan ukuran yang sangat tepat, bahkan sekecil apa pun ukurannya, seperti berat sehelai daun atau jarak antar bintang. Nah, dalam matematika, kita juga mengenal bilangan yang digunakan untuk menyatakan ukuran yang sangat tepat dan teliti hingga bagian yang sangat kecil, yaitu bilangan desimal. Bilangan desimal membantu kita mencatat ukuran (seperti berat badan, tinggi badan, atau harga barang) dengan lebih teliti, sama seperti ketelitian Allah dalam menciptakan segala sesuatu.
Pertanyaan renungan: Anak-anak, coba bayangkan jika Allah menciptakan alam semesta ini tanpa ukuran yang tepat — apa yang mungkin akan terjadi? Menurut kalian, mengapa ketelitian itu penting, baik dalam ciptaan Allah maupun dalam kita menghitung dan mencatat angka desimal? Bagaimana caranya kita membiasakan diri untuk selalu teliti saat membaca dan menuliskan angka desimal dalam kehidupan sehari-hari?
๐ฏ CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Murid mampu mengidentifikasi bilangan desimal, mengubah pecahan menjadi bentuk desimal, membandingkan serta mengurutkan bilangan desimal, dan menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan bilangan desimal.
๐ฏ TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Tujuan Pembelajaran: Murid mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan soal bilangan desimal.
Tujuan ini dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan belajar berikut:
- Melalui kegiatan mengulas kembali materi pembagian pecahan lewat 5 pernyataan benar/salah, murid mampu mengingat kembali konsep dasar pembagian pecahan dengan teliti dan percaya diri. MINDFUL
- Melalui tayangan video pembelajaran, murid mampu mengamati dan memahami konsep bilangan desimal secara runtut dan menyenangkan. JOYFUL
- Melalui penjelasan guru dan contoh soal, murid mampu mengidentifikasi bentuk desimal dari suatu pecahan serta menyelesaikan soal dan soal cerita bilangan desimal dengan tepat. MEANINGFUL
- Melalui contoh kebiasaan sehari-hari dalam membaca dan mencatat angka desimal (timbangan, penggaris, nilai ulangan), murid mampu menunjukkan sikap teliti dan jujur dalam mencatat angka, sebagaimana ketelitian Allah dalam menciptakan segala sesuatu dengan ukuran yang tepat. MEANINGFUL
- Melalui pengerjaan soal latihan bertingkat dari mudah, sedang, hingga sukar, murid menunjukkan semangat pantang menyerah dan rasa senang dalam menaklukkan tantangan berhitung. JOYFUL
๐งญ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
- Murid menjawab 5 pernyataan benar/salah untuk mengulas kembali materi pembagian pecahan pada pertemuan sebelumnya.
- Murid menyaksikan video pembelajaran tentang bilangan desimal.
- Guru menjelaskan pengertian bilangan desimal, cara mengubah pecahan menjadi desimal, cara membandingkan dan mengurutkan desimal, serta cara menyelesaikan soal dan soal cerita bilangan desimal, disertai contoh.
- Murid berlatih memeriksa 3 pernyataan yang menggambarkan kebiasaan baik/kurang baik dalam membaca dan mencatat angka desimal sehari-hari (benar/salah).
- Murid mengerjakan 10 soal pilihan ganda asesmen formatif dengan tingkat kesukaran meningkat.
- Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran serta melakukan refleksi bersama.
⚙️ MODEL / METODE
Discovery Learning, Tanya Jawab, Demonstrasi, dan Penugasan.
๐ PENJABARAN MATERI
1️⃣ Review Materi Sebelumnya: Pembagian Pecahan
Sebelum masuk ke materi baru, yuk kita cek dulu ingatan kalian tentang pembagian pecahan. Tuliskan BENAR atau SALAH pada pernyataan berikut!
- 2/5 : 1/10 = 4
- 3/8 : 3/4 = 2
- 5/6 : 1/3 = 5/2
- 7/10 : 7/5 = 2
- 9/4 : 3/8 = 6
2️⃣ Video Pembelajaran
๐ฌ Simak video pembelajaran berikut tentang Bilangan Desimal:
▶ Tonton Video di YouTube3️⃣ Penjelasan Materi: Cara Menyelesaikan Soal Bilangan Desimal
A. Pengertian Bilangan Desimal
Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan tanda koma (,) untuk menyatakan bagian pecahan dari suatu bilangan. Angka di belakang koma menunjukkan nilai tempat persepuluhan, perseratusan, dan seterusnya.
satuan persepuluhan perseratusan
B. Mengubah Pecahan Menjadi Desimal
Pecahan dapat diubah menjadi desimal dengan cara membagi pembilang dengan penyebutnya, atau jika penyebutnya 10, 100, 1000, dapat langsung ditulis sesuai jumlah angka nol-nya.
1/2 = 1 ÷ 2 = 0,5 3/4 = 3 ÷ 4 = 0,75
C. Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Desimal
Untuk membandingkan bilangan desimal, bandingkan angka pada nilai tempat yang sama, dimulai dari angka di depan koma, lalu angka persepuluhan, kemudian perseratusan.
D. Cara Menyelesaikan Soal (Operasi Hitung) Bilangan Desimal
Penjumlahan dan pengurangan desimal dilakukan dengan menyejajarkan tanda koma, sama seperti menjumlahkan bilangan biasa.
Soal Cerita Bilangan Desimal (Contoh): Ibu membeli 1,5 kg apel dan 0,75 kg jeruk di pasar. Berapa total berat buah yang dibeli Ibu?
1,5 + 0,75 = 2,25
Jadi, total berat buah yang dibeli Ibu adalah 2,25 kg.
4️⃣ Latihan: Benar atau Salah?
Ayo periksa pernyataan berikut ini. Perhatikan baik-baik, lalu tentukan BENAR atau SALAH!
๐ ASESMEN FORMATIF (Pilihan Ganda)
Tingkat kesukaran: Mudah (1-4), Sedang (5-7), Sukar (8-10)
- Bentuk desimal dari 3/10 adalah ...
A. 0,3 B. 3,0 C. 0,03 D. 3,3 - Bentuk desimal dari 25/100 adalah ...
A. 2,5 B. 0,25 C. 0,025 D. 25,0 - 0,5 setara dengan pecahan ...
A. 1/4 B. 1/5 C. 1/2 D. 2/5 - Bilangan desimal 0,75 dibaca ...
A. tujuh puluh lima koma nol B. tujuh koma lima C. nol koma tujuh puluh lima D. nol koma tujuh lima - Urutan bilangan 0,4 ; 0,25 ; 0,6 dari yang terkecil adalah ...
A. 0,25 ; 0,4 ; 0,6 B. 0,4 ; 0,25 ; 0,6 C. 0,6 ; 0,4 ; 0,25 D. 0,25 ; 0,6 ; 0,4 - 1,5 + 0,75 = ...
A. 2,15 B. 2,25 C. 2,5 D. 1,25 - 2,8 - 1,35 = ...
A. 1,35 B. 1,55 C. 1,45 D. 4,15 - Ibu membeli 1,5 kg apel dan 0,75 kg jeruk, lalu memberikan 0,6 kg kepada tetangga. Sisa buah Ibu sekarang adalah ...
A. 1,05 kg B. 2,85 kg C. 0,65 kg D. 1,65 kg - Bentuk desimal dari pecahan 7/8 adalah ...
A. 0,875 B. 0,78 C. 0,857 D. 8,75 - Manakah pernyataan yang benar mengenai bilangan 0,08 dan 0,8?
A. 0,08 lebih besar daripada 0,8 B. 0,8 lebih besar daripada 0,08 C. 0,08 sama dengan 0,8 D. 0,8 lebih kecil daripada 0,08
1. A | 2. B | 3. C | 4. D | 5. A | 6. B | 7. C | 8. D | 9. A | 10. B
Pembahasan singkat:
| No | Pembahasan |
|---|---|
| 1 | 3/10 = 0,3 (tiga persepuluhan) |
| 2 | 25/100 = 0,25 (dua puluh lima perseratusan) |
| 3 | 0,5 = 5/10 = 1/2 |
| 4 | Angka desimal dibaca per digit: 0,75 dibaca "nol koma tujuh lima" |
| 5 | Urutan dari terkecil: 0,25 < 0,4 < 0,6 |
| 6 | 1,5 + 0,75 = 2,25 |
| 7 | 2,8 - 1,35 = 1,45 |
| 8 | 1,5 + 0,75 = 2,25; kemudian 2,25 - 0,6 = 1,65 kg |
| 9 | 7 ÷ 8 = 0,875 |
| 10 | 0,8 = 0,80 (delapan persepuluhan), sedangkan 0,08 hanya delapan perseratusan, sehingga 0,8 lebih besar daripada 0,08 |
๐ก KESIMPULAN / REFLEKSI
1. Kesimpulan Materi: Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan tanda koma untuk menyatakan bagian pecahan dari suatu bilangan. Pecahan dapat diubah menjadi desimal dengan cara membagi pembilang dengan penyebutnya. Untuk membandingkan bilangan desimal, kita perlu memperhatikan nilai tempat pada setiap angka di belakang koma. Bilangan desimal juga dapat dijumlahkan dan dikurangkan dengan cara menyejajarkan tanda komanya, dan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari seperti mencatat berat badan, panjang, dan nilai ulangan.
2. Refleksi Pembelajaran:
- Kendala: ........................................
- Tindak lanjut: ........................................
- Jumlah siswa yang paham / belum paham: ........................................
| 1. Nama Guru | : Asih Budi Ariyanti, S.Pd. Gr. |
| 2. Hari / Tanggal | : Rabu, 26 Agustus 2026 |
| 3. Fase / Kelas | : C / 6 (Al Khawarizmi) |
| 4. Mata Pelajaran | : Bahasa Indonesia |
| 5. Materi | : Bagian-bagian Surat Resmi dan Surat Pribadi |
| 6. Pertemuan Ke | : ke-7 (2 JP) |
๐ Apersepsi
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Apa kabar anak sholih dan sholihah hari ini? Semoga Allah selalu memberi kalian kesehatan dan semangat belajar. Anak-anak, coba bayangkan: sebelum ada telepon dan pesan singkat, bagaimana cara orang-orang zaman dahulu berkirim kabar kepada keluarga atau menyampaikan urusan penting kepada sebuah lembaga? Ya, mereka menulis surat. Bahkan Allah SWT sendiri mengajarkan manusia untuk menulis dan berkomunikasi lewat pena.
ูฑَّูุฐِู ุนََّูู َ ุจِูฑََْูููู ِ
Artinya: "Yang mengajar (manusia) dengan pena," (QS. Al-'Alaq: 4)
QS. Al-'Alaq [96]: 4
Ayat ini mengingatkan kita bahwa kemampuan menulis adalah nikmat besar dari Allah SWT. Dengan pena dan tulisan, manusia bisa menyampaikan pesan, ilmu, dan kabar kepada orang lain, bahkan kepada orang yang jaraknya sangat jauh. Salah satu bentuk komunikasi tertulis itu adalah surat, baik surat resmi maupun surat pribadi.
Coba renungkan, anak-anak: jika kalian ingin menyampaikan permohonan izin tidak masuk sekolah kepada Bapak/Ibu Guru, atau ingin menceritakan kabar kepada sahabat yang tinggal jauh, apakah cara menulisnya akan sama? Mengapa kita perlu bersyukur atas kemampuan menulis yang Allah berikan, dan bagaimana caranya agar tulisan/surat kita bisa dipahami dengan baik oleh orang yang membacanya?
๐ Pembukaan: Review Materi Sebelumnya
Sebelum masuk ke materi hari ini, yuk kita ingat kembali materi Ciri-ciri dan Jenis-jenis Surat pada pertemuan lalu. Jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut!
1. Surat adalah salah satu sarana komunikasi tertulis untuk menyampaikan informasi. (.....)
2. Surat pribadi dan surat resmi menggunakan bahasa yang sama persis. (.....)
3. Surat yang dikirim oleh sekolah kepada orang tua siswa termasuk contoh surat resmi. (.....)
4. Surat untuk sahabat yang berisi cerita liburan termasuk surat pribadi. (.....)
5. Semua jenis surat wajib memiliki kop surat dan nomor surat. (.....)
๐ฌ Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan
๐ Penjelasan Materi Meaningful
Surat dibedakan menjadi dua berdasarkan sifat dan tujuannya, yaitu surat resmi dan surat pribadi. Keduanya memiliki bagian-bagian (struktur) yang berbeda.
| Bagian Surat Resmi | Bagian Surat Pribadi |
|---|---|
| 1. Kop surat / kepala surat | 1. Tempat dan tanggal penulisan surat |
| 2. Nomor, lampiran, dan perihal surat | 2. Salam pembuka |
| 3. Tanggal surat | 3. Kalimat pembuka (sapaan/kabar) |
| 4. Alamat tujuan surat | 4. Isi surat (cerita/pesan pribadi) |
| 5. Salam pembuka | 5. Kalimat penutup |
| 6. Isi surat (pembuka, inti, penutup isi) | 6. Salam penutup |
| 7. Salam penutup | 7. Nama dan tanda tangan pengirim |
| 8. Nama, jabatan, dan tanda tangan pengirim |
๐ง Perbedaan Ciri Bahasa
| Surat Resmi | Surat Pribadi |
|---|---|
| Bahasa baku, formal, dan sopan | Bahasa santai, akrab, sesuai dengan siapa yang dituju |
| Digunakan untuk urusan dinas/kedinasan/lembaga | Digunakan untuk urusan pribadi (keluarga, sahabat) |
| Memiliki kop surat dan nomor surat | Tidak memiliki kop surat atau nomor surat |
๐ Contoh Potongan Surat Resmi
[Kop Surat] SD ALAM AZHAR 1 BANDAR LAMPUNG
[Nomor/Perihal] Nomor: 021/SD-A1/VIII/2026 Perihal: Undangan Rapat Wali Murid
[Tanggal] Bandar Lampung, 18 Agustus 2026
[Alamat Tujuan] Yth. Bapak/Ibu Wali Murid Kelas 6
[Salam Pembuka] Dengan hormat,
[Isi] Sehubungan dengan akan diadakannya kegiatan ..., kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir pada ...
[Salam Penutup] Hormat kami,
[Nama/Jabatan/TTD] (Nama Kepala Sekolah)
๐ Contoh Potongan Surat Pribadi
[Tempat, Tanggal] Bandar Lampung, 18 Agustus 2026
[Salam Pembuka] Assalamu'alaikum, Fira sahabatku,
[Kalimat Pembuka] Apa kabar? Semoga kamu sehat selalu ya di sana.
[Isi] Aku mau cerita, minggu lalu aku dan keluarga liburan ke Pantai Mutun, seru sekali!
[Penutup] Sekian dulu ceritaku, sampai jumpa lagi ya.
[Salam Penutup] Sahabatmu,
[Nama/TTD] Aisyah
HOTS Contoh Soal:
Rania ingin mengirim surat kepada Kepala Perpustakaan Daerah untuk meminta izin melakukan kunjungan belajar bersama teman-teman sekelasnya. Bagian apa saja yang wajib ada dalam surat Rania agar termasuk surat resmi yang baik dan sopan? Sebutkan minimal 4 bagian beserta alasannya!
(Petunjuk: hubungkan tujuan surat "kepada lembaga resmi" dengan tabel bagian-bagian surat resmi di atas)
✅❌ Latihan: Kebiasaan Menulis Surat yang Baik Mindful
Berilah tanda centang (✔) pada kolom yang sesuai untuk setiap kebiasaan berikut!
| No | Pernyataan Kebiasaan | Baik | Tidak Baik |
|---|---|---|---|
| 1 | Menggunakan bahasa santai dan bercanda saat menulis surat izin kepada guru | ||
| 2 | Menuliskan tanggal dan salam pembuka dengan rapi sebelum menulis isi surat | ||
| 3 | Membaca kembali surat sebelum dikirim agar tidak ada kata yang salah |
๐ Penutup: Asesmen Formatif
Kerjakan soal pilihan ganda berikut dengan teliti. Tingkat kesukaran meningkat dari mudah ke sukar.
MUDAH 1. Surat yang digunakan untuk kepentingan pribadi, seperti surat kepada sahabat, disebut ....
A. Surat resmi B. Surat pribadi C. Surat dinas D. Surat niaga
MUDAH 2. Bagian surat resmi yang berisi nama instansi dan alamat di bagian paling atas disebut ....
A. Salam pembuka B. Kop surat C. Isi surat D. Salam penutup
MUDAH 3. Bahasa yang digunakan dalam surat resmi bersifat ....
A. Santai dan bebas B. Baku dan formal C. Bercanda D. Sembarangan
SEDANG 4. Bagian yang biasanya TIDAK ada dalam surat pribadi tetapi ADA dalam surat resmi adalah ....
A. Salam pembuka B. Tanda tangan C. Nomor surat D. Tanggal surat
SEDANG 5. Perhatikan kutipan berikut: "Sehubungan dengan akan diadakannya rapat wali murid, kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir." Kutipan tersebut termasuk bagian ....
A. Salam pembuka B. Isi surat C. Kop surat D. Salam penutup
SEDANG 6. Surat yang dikirim oleh sekolah kepada dinas pendidikan untuk melaporkan kegiatan sekolah termasuk jenis surat ....
A. Pribadi B. Resmi C. Curhat D. Cerita
SUKAR 7. Dimas menulis surat kepada pamannya yang tinggal di kota lain untuk menanyakan kabar dan menceritakan kegiatan sekolahnya. Bagian surat yang paling tepat digunakan Dimas untuk membuka suratnya adalah ....
A. "Dengan hormat, sehubungan dengan..." B. "Assalamu'alaikum, Paman. Apa kabar Paman di sana?" C. "Nomor: 001/SD/2026" D. "Yth. Bapak Kepala Dinas"
SUKAR 8. Mengapa surat resmi harus dilengkapi dengan kop surat dan nomor surat, sedangkan surat pribadi tidak?
A. Karena surat resmi lebih pendek B. Karena surat resmi mewakili sebuah lembaga/instansi sehingga perlu identitas dan dokumentasi resmi C. Karena surat pribadi dilarang oleh aturan D. Karena kop surat hanya hiasan semata
SUKAR 9. Bu Guru meminta murid membuat surat permohonan izin tidak mengikuti ujian karena sakit, ditujukan kepada Kepala Sekolah. Susunan bagian surat yang tepat adalah ....
A. Isi surat - salam pembuka - tanggal - tanda tangan B. Tanggal - alamat tujuan - salam pembuka - isi surat - salam penutup - tanda tangan C. Tanda tangan - isi surat - tanggal D. Salam penutup - salam pembuka - isi surat
SUKAR 10. Farhan menulis surat kepada Ketua RT untuk meminta izin menggunakan lapangan RT sebagai tempat lomba 17 Agustus antar anak-anak. Jenis dan ciri bahasa yang paling tepat digunakan Farhan adalah ....
A. Surat pribadi dengan bahasa santai seperti kepada teman B. Surat resmi dengan bahasa formal dan sopan karena ditujukan kepada tokoh masyarakat C. Tidak perlu surat, cukup lisan saja D. Surat pribadi tanpa salam pembuka
๐ฏ Kesimpulan
1. Kesimpulan Materi: Surat resmi dan surat pribadi memiliki bagian-bagian serta ciri bahasa yang berbeda. Surat resmi digunakan untuk kepentingan formal/kedinasan dengan bahasa baku serta dilengkapi kop dan nomor surat, sedangkan surat pribadi digunakan untuk urusan pribadi dengan bahasa yang lebih santai. Dengan memahami perbedaan ini, kita bisa menulis surat yang tepat sesuai tujuan dan penerimanya, sekaligus bersyukur atas nikmat kemampuan menulis yang Allah berikan.
2. Refleksi Pembelajaran:
- Kendala: ..........................................................................
- Tindak lanjut: ..........................................................................
- Jumlah siswa yang paham/belum paham: ................ / ................ siswa
๐ Kunci Jawaban (diisi/dipublikasikan setelah KBM selesai)
Review Materi Sebelumnya: 1) B 2) S 3) B 4) B 5) S
| No | Jawaban | Pembahasan Singkat |
|---|---|---|
| 1 | B | Surat untuk sahabat/keluarga adalah surat pribadi. |
| 2 | B | Kop surat berada di bagian paling atas surat resmi. |
| 3 | B | Surat resmi menggunakan bahasa baku dan formal. |
| 4 | C | Nomor surat hanya ada pada surat resmi, bukan surat pribadi. |
| 5 | B | Kalimat tersebut menjelaskan maksud/tujuan surat, yaitu bagian isi. |
| 6 | B | Surat antar-instansi/lembaga termasuk surat resmi. |
| 7 | B | Kalimat sapaan akrab cocok untuk membuka surat pribadi. |
| 8 | B | Kop dan nomor surat diperlukan karena surat resmi mewakili lembaga dan perlu diarsipkan. |
| 9 | B | Susunan surat resmi yang benar dimulai dari tanggal hingga tanda tangan. |
| 10 | B | Surat untuk tokoh masyarakat (Ketua RT) mengenai izin resmi sebaiknya berbahasa formal dan sopan. |
x
x


No comments:
Post a Comment
see you