Thursday, August 20, 2026

Materi Kelas 6 kurikulum Merdeka

 Identitas 

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh. 

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Hallo Anak Sholeh dan Sholehah kelas 6 Al Khawarizmi๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Apa Kabarnya hari ini ? Semoga selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT ya. Aamiin.

๐Ÿ“˜ MATEMATIKA KELAS 6

Bilangan Desimal

๐Ÿงพ IDENTITAS

1. Nama Guru : Asih Budi Ariyanti, S.Pd., Gr.

2. Hari / Tanggal : Kamis, 20 Agustus 2026

3. Fase / Kelas : Fase C / 6 (Al Khawarizmi)

4. Mata Pelajaran : Matematika

5. Materi : Bilangan Desimal

6. Pertemuan Ke : ke-4(3 JP)

๐ŸŒ™ APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak sholih/ah hari ini? Semoga Allah senantiasa menjaga kalian dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat untuk belajar. Sebelum memulai pelajaran, Bapak/Ibu Guru ingin mengajak anak-anak merenungi salah satu kebesaran Allah, yaitu Allah Maha Khaliq — Dzat Yang Maha Pencipta, yang menciptakan segala sesuatu dengan ukuran dan ketepatan yang sangat teliti.

QS. Al-Qamar (54) : Ayat 49

ุฅِู†َّุง ูƒُู„َّ ุดَู‰ْุกٍ ุฎَู„َู‚ْู†َٰู‡ُ ุจِู‚َุฏَุฑٍ

Artinya kurang lebih: Sesungguhnya Allah menciptakan segala sesuatu menurut ukuran (kadar) yang tepat dan telah diperhitungkan dengan sangat teliti.

Keterkaitan dengan materi hari ini: Ayat tadi mengajarkan bahwa Allah menciptakan segala sesuatu di alam semesta ini dengan ukuran yang sangat tepat, bahkan sekecil apa pun ukurannya, seperti berat sehelai daun atau jarak antar bintang. Nah, dalam matematika, kita juga mengenal bilangan yang digunakan untuk menyatakan ukuran yang sangat tepat dan teliti hingga bagian yang sangat kecil, yaitu bilangan desimal. Bilangan desimal membantu kita mencatat ukuran (seperti berat badan, tinggi badan, atau harga barang) dengan lebih teliti, sama seperti ketelitian Allah dalam menciptakan segala sesuatu.

Pertanyaan renungan: Anak-anak, coba bayangkan jika Allah menciptakan alam semesta ini tanpa ukuran yang tepat — apa yang mungkin akan terjadi? Menurut kalian, mengapa ketelitian itu penting, baik dalam ciptaan Allah maupun dalam kita menghitung dan mencatat angka desimal? Bagaimana caranya kita membiasakan diri untuk selalu teliti saat membaca dan menuliskan angka desimal dalam kehidupan sehari-hari?

๐ŸŽฏ CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Murid mampu mengidentifikasi bilangan desimal, mengubah pecahan menjadi bentuk desimal, membandingkan serta mengurutkan bilangan desimal, dan menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan bilangan desimal.

๐ŸŽฏ TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Tujuan Pembelajaran: Murid mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan soal pecahan desimal.

Tujuan ini dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan belajar berikut:

  • Melalui kegiatan mengulas kembali materi pembagian pecahan lewat 5 pernyataan benar/salah, murid mampu mengingat kembali konsep dasar pembagian pecahan dengan teliti dan percaya diri. MINDFUL
  • Melalui tayangan video pembelajaran, murid mampu mengamati dan memahami konsep bilangan desimal secara runtut dan menyenangkan. JOYFUL
  • Melalui penjelasan guru dan contoh soal, murid mampu mengidentifikasi bentuk desimal dari suatu pecahan serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal dengan tepat. MEANINGFUL
  • Melalui contoh kebiasaan sehari-hari dalam membaca dan mencatat angka desimal (timbangan, penggaris, nilai ulangan), murid mampu menunjukkan sikap teliti dan jujur dalam mencatat angka, sebagaimana ketelitian Allah dalam menciptakan segala sesuatu dengan ukuran yang tepat. MEANINGFUL
  • Melalui pengerjaan soal latihan bertingkat dari mudah, sedang, hingga sukar, murid menunjukkan semangat pantang menyerah dan rasa senang dalam menaklukkan tantangan berhitung. JOYFUL

๐Ÿงญ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Murid menjawab 5 pernyataan benar/salah untuk mengulas kembali materi pembagian pecahan pada pertemuan sebelumnya.
  2. Murid menyaksikan video pembelajaran tentang bilangan desimal.
  3. Guru menjelaskan pengertian bilangan desimal, cara mengubah pecahan menjadi desimal, cara membandingkan dan mengurutkan desimal, serta operasi hitung sederhana pada bilangan desimal, disertai contoh soal dan soal cerita.
  4. Murid berlatih memeriksa 3 pernyataan yang menggambarkan kebiasaan baik/kurang baik dalam membaca dan mencatat angka desimal sehari-hari (benar/salah).
  5. Murid mengerjakan 10 soal pilihan ganda asesmen formatif dengan tingkat kesukaran meningkat.
  6. Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran serta melakukan refleksi bersama.

⚙️ MODEL / METODE

Discovery Learning, Tanya Jawab, Demonstrasi, dan Penugasan.


๐Ÿ“š PENJABARAN MATERI

1️⃣ Review Materi Sebelumnya: Pembagian Pecahan

Sebelum masuk ke materi baru, yuk kita cek dulu ingatan kalian tentang pembagian pecahan. Tuliskan BENAR atau SALAH pada pernyataan berikut!

  1. 2/5 : 1/10 = 4
  2. 3/8 : 3/4 = 2
  3. 5/6 : 1/3 = 5/2
  4. 7/10 : 7/5 = 2
  5. 9/4 : 3/8 = 6

2️⃣ Video Pembelajaran

๐ŸŽฌ Simak video pembelajaran berikut tentang Bilangan Desimal:

▶ Tonton Video di YouTube

3️⃣ Penjelasan Materi: Bilangan Desimal

A. Pengertian Bilangan Desimal

Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan tanda koma (,) untuk menyatakan bagian pecahan dari suatu bilangan. Angka di belakang koma menunjukkan nilai tempat persepuluhan, perseratusan, dan seterusnya.

0 , 7 5  ↑ ↑ ↑
satuan persepuluhan perseratusan

B. Mengubah Pecahan Menjadi Desimal

Pecahan dapat diubah menjadi desimal dengan cara membagi pembilang dengan penyebutnya, atau jika penyebutnya 10, 100, 1000, dapat langsung ditulis sesuai jumlah angka nol-nya.

3/10 = 0,3  25/100 = 0,25
1/2 = 1 ÷ 2 = 0,5  3/4 = 3 ÷ 4 = 0,75

C. Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Desimal

Untuk membandingkan bilangan desimal, bandingkan angka pada nilai tempat yang sama, dimulai dari angka di depan koma, lalu angka persepuluhan, kemudian perseratusan.

0,8 lebih besar daripada 0,08, karena 0,8 = 0,80 (delapan persepuluhan) sedangkan 0,08 hanya delapan perseratusan.

D. Operasi Hitung pada Bilangan Desimal

Penjumlahan dan pengurangan desimal dilakukan dengan menyejajarkan tanda koma, sama seperti menjumlahkan bilangan biasa.

1,50 + 0,75 ------ 2,25

Soal Cerita (Contoh): Ibu membeli 1,5 kg apel dan 0,75 kg jeruk di pasar. Berapa total berat buah yang dibeli Ibu?

Penyelesaian:
1,5 + 0,75 = 2,25
Jadi, total berat buah yang dibeli Ibu adalah 2,25 kg.

4️⃣ Latihan: Benar atau Salah?

Ayo periksa pernyataan berikut ini. Perhatikan baik-baik, lalu tentukan BENAR atau SALAH!

Pernyataan 1: Saat menimbang berat badan menggunakan timbangan digital, Rian mencatat hasil 32,5 kg dengan teliti sesuai angka yang tertera di layar.
Pernyataan 2: Ketika mengukur panjang meja menggunakan penggaris, Sinta membulatkan angka desimal secara asal-asalan tanpa memperhatikan angka yang sebenarnya.
Pernyataan 3: Dalam mencatat nilai ulangan matematika yang berupa desimal, misalnya 8,75, Budi menuliskan sesuai angka aslinya tanpa mengubah-ubah nilai milik temannya.

๐Ÿ“ ASESMEN FORMATIF (Pilihan Ganda)

Tingkat kesukaran: Mudah (1-4), Sedang (5-7), Sukar (8-10)

  1. Bentuk desimal dari 3/10 adalah ...
    A. 0,3 B. 3,0 C. 0,03 D. 3,3
  2. Bentuk desimal dari 25/100 adalah ...
    A. 2,5 B. 0,25 C. 0,025 D. 25,0
  3. 0,5 setara dengan pecahan ...
    A. 1/4 B. 1/5 C. 1/2 D. 2/5
  4. Bilangan desimal 0,75 dibaca ...
    A. tujuh puluh lima koma nol B. tujuh koma lima C. nol koma tujuh puluh lima D. nol koma tujuh lima
  5. Urutan bilangan 0,4 ; 0,25 ; 0,6 dari yang terkecil adalah ...
    A. 0,25 ; 0,4 ; 0,6 B. 0,4 ; 0,25 ; 0,6 C. 0,6 ; 0,4 ; 0,25 D. 0,25 ; 0,6 ; 0,4
  6. 1,5 + 0,75 = ...
    A. 2,15 B. 2,25 C. 2,5 D. 1,25
  7. 2,8 - 1,35 = ...
    A. 1,35 B. 1,55 C. 1,45 D. 4,15
  8. Ibu membeli 1,5 kg apel dan 0,75 kg jeruk, lalu memberikan 0,6 kg kepada tetangga. Sisa buah Ibu sekarang adalah ...
    A. 1,05 kg B. 2,85 kg C. 0,65 kg D. 1,65 kg
  9. Bentuk desimal dari pecahan 7/8 adalah ...
    A. 0,875 B. 0,78 C. 0,857 D. 8,75
  10. Manakah pernyataan yang benar mengenai bilangan 0,08 dan 0,8?
    A. 0,08 lebih besar daripada 0,8 B. 0,8 lebih besar daripada 0,08 C. 0,08 sama dengan 0,8 D. 0,8 lebih kecil daripada 0,08
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban (diunggah setelah pembelajaran selesai)

1. A  |  2. B  |  3. C  |  4. D  |  5. A  |  6. B  |  7. C  |  8. D  |  9. A  |  10. B

Pembahasan singkat:

NoPembahasan
13/10 = 0,3 (tiga persepuluhan)
225/100 = 0,25 (dua puluh lima perseratusan)
30,5 = 5/10 = 1/2
4Angka desimal dibaca per digit: 0,75 dibaca "nol koma tujuh lima"
5Urutan dari terkecil: 0,25 < 0,4 < 0,6
61,5 + 0,75 = 2,25
72,8 - 1,35 = 1,45
81,5 + 0,75 = 2,25; kemudian 2,25 - 0,6 = 1,65 kg
97 ÷ 8 = 0,875
100,8 = 0,80 (delapan persepuluhan), sedangkan 0,08 hanya delapan perseratusan, sehingga 0,8 lebih besar daripada 0,08

๐Ÿ’ก KESIMPULAN / REFLEKSI

1. Kesimpulan Materi: Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan tanda koma untuk menyatakan bagian pecahan dari suatu bilangan. Pecahan dapat diubah menjadi desimal dengan cara membagi pembilang dengan penyebutnya. Untuk membandingkan bilangan desimal, kita perlu memperhatikan nilai tempat pada setiap angka di belakang koma. Bilangan desimal juga dapat dijumlahkan dan dikurangkan dengan cara menyejajarkan tanda komanya, dan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari seperti mencatat berat badan, panjang, dan nilai ulangan.

2. Refleksi Pembelajaran:

  • Kendala: ........................................
  • Tindak lanjut: ........................................
  • Jumlah siswa yang paham / belum paham: ........................................

IDENTITAS

1. Nama Guru : Asih Budi Ariyanti, S.Pd., Gr.

2. Hari / Tanggal : Kamis, 20 Agustus 2026

3. Fase / Kelas : C / 6

4. Mata Pelajaran : IPAS

5. Materi : Mekanisme Pernapasan dan Gangguan Sistem Pernapasan Manusia

6. Pertemuan Ke : 5 (lanjutan dari materi Organ-Organ Pernapasan)

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah hari ini? Semoga anak-anak semua selalu dalam keadaan sehat, bahagia, dan bersemangat mengikuti pembelajaran. Sebelum kita mulai, coba anak-anak tarik napas perlahan melalui hidung, lalu embuskan perlahan melalui mulut. Rasakan udara segar yang masuk memenuhi paru-paru kita. Pernahkah anak-anak berpikir, siapa yang menghembuskan napas kehidupan pertama kali ke dalam tubuh manusia?

ูˆَู†َูَุฎْุชُ ูِูŠู‡ِ ู…ِู† ุฑُّูˆุญِูŠ

"...dan Aku telah meniupkan roh (ciptaan)-Ku ke dalamnya..." (QS. Al-Hijr [15]: 29)

Allah Maha Khaliq, Dialah yang menciptakan tubuh manusia lengkap dengan hidung, tenggorokan, dan paru-paru yang bekerja tanpa henti sejak kita lahir. Allah juga Maha Malik, memelihara sistem pernapasan kita agar tetap berjalan sempurna setiap detik, bahkan saat kita tertidur pulas sekalipun tanpa kita sadari atau kendalikan. Coba anak-anak bayangkan, dalam satu hari kita bernapas lebih dari 20.000 kali, dan itu semua terjadi secara otomatis atas izin Allah. Hari ini kita akan belajar bagaimana proses menakjubkan itu terjadi, dan apa saja yang bisa mengganggunya.

Pertanyaan Refleksi Mendalam: Jika Allah memberikan udara secara gratis dan tak terbatas untuk kita hirup setiap saat, bagaimana seharusnya sikap kita dalam menjaga kebersihan udara dan kesehatan organ pernapasan yang telah Allah ciptakan dengan begitu sempurna?

Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mengidentifikasi mekanisme pernapasan pada manusia serta mengenali berbagai gangguan pada sistem pernapasan beserta upaya menjaga kesehatannya.

Tujuan Pembelajaran (TP)

  • Melalui pengamatan video pembelajaran, murid mampu mengidentifikasi mekanisme pernapasan (proses inspirasi dan ekspirasi) pada manusia dengan tepat. (Joyful)
  • Melalui kegiatan tadabur nikmat bernapas di awal pembelajaran, murid mampu menunjukkan sikap tenang, syukur, dan fokus saat mengamati proses kerja organ pernapasan. (Mindful)
  • Melalui diskusi kasus kebiasaan sehari-hari, murid mampu menjelaskan berbagai gangguan sistem pernapasan beserta penyebab dan cara pencegahannya dalam kehidupan nyata. (Meaningful)

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengulas kembali organ-organ pernapasan yang telah dipelajari melalui kuis benar/salah singkat.
  2. Murid menyimak video pembelajaran tentang mekanisme dan gangguan sistem pernapasan.
  3. Guru menjelaskan secara rinci proses inspirasi-ekspirasi serta jenis-jenis gangguan pernapasan.
  4. Murid berdiskusi menilai kebiasaan sehari-hari yang baik atau kurang baik bagi kesehatan pernapasan.
  5. Murid mengerjakan soal formatif dengan tingkat kesulitan bertahap untuk mengukur pemahaman.

Model / Metode

Discovery Learning, Tanya Jawab, Diskusi, Penugasan

Penjabaran Materi

1. Review Materi Sebelumnya (Organ-Organ Pernapasan)

Sebelum masuk ke materi baru, jawablah pernyataan berikut dengan BENAR atau SALAH!

NoPernyataan
1Hidung adalah tempat pertama masuknya udara pernapasan.
2Paru-paru berjumlah tiga buah di dalam tubuh manusia.
3Tenggorokan (trakea) berfungsi menyalurkan udara menuju paru-paru.
4Diafragma adalah otot yang membantu proses pernapasan.
5Udara yang kita hirup mengandung oksigen yang dibutuhkan tubuh.

2. Video Pembelajaran

Judul: Sistem Pernapasan dan Penyakit Sistem Pernapasan Manusia dan Hewan

3. Mekanisme Pernapasan

Pernapasan manusia terjadi melalui dua tahap utama, yaitu inspirasi (menghirup udara) dan ekspirasi (mengembuskan udara). Kedua proses ini dibantu oleh otot diafragma dan otot antar tulang rusuk.

TahapApa yang Terjadi
InspirasiDiafragma dan otot tulang rusuk berkontraksi (mengencang), rongga dada membesar, udara kaya oksigen masuk ke paru-paru.
EkspirasiDiafragma dan otot tulang rusuk berelaksasi (mengendur), rongga dada mengecil, udara yang mengandung karbon dioksida keluar dari paru-paru.

Di dalam paru-paru terdapat gelembung-gelembung kecil bernama alveolus, tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida dengan darah.

4. Gangguan pada Sistem Pernapasan

GangguanPenyebabPencegahan
ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)Virus atau bakteri, udara kotorMenjaga kebersihan, memakai masker saat sakit
AsmaPenyempitan saluran napas akibat alergi atau debuMenghindari pemicu alergi, olahraga teratur
BronkitisPeradangan pada saluran bronkusTidak merokok, menjaga daya tahan tubuh
Pneumonia (Paru-paru Basah)Infeksi pada alveolus paru-paruImunisasi, pola hidup sehat
TBC (Tuberkulosis)Bakteri Mycobacterium tuberculosisVentilasi udara baik, sinar matahari cukup

5. Latihan: Kebiasaan Baik atau Tidak Baik?

Tuliskan pendapatmu, apakah kebiasaan berikut BAIK atau TIDAK BAIK untuk kesehatan pernapasan, lalu jelaskan alasannya!

  1. Andi selalu membuka jendela kamar setiap pagi agar udara segar masuk.
  2. Budi suka bermain di dekat asap kendaraan bermotor sambil menunggu jemputan.
  3. Sari rutin berolahraga pagi dan mencuci tangan sebelum makan.

Asesmen Formatif

Kerjakan soal pilihan ganda berikut dengan memilih jawaban A, B, C, atau D!

1. Udara pertama kali masuk ke dalam tubuh manusia melalui organ...Mudah

  1. Paru-paru
  2. Hidung
  3. Tenggorokan
  4. Diafragma

2. Proses menghirup udara disebut...Mudah

  1. Ekspirasi
  2. Respirasi
  3. Inspirasi
  4. Transpirasi

3. Gelembung kecil di paru-paru tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida disebut...Mudah

  1. Bronkus
  2. Trakea
  3. Alveolus
  4. Laring

4. Saat otot diafragma berkontraksi dan rongga dada membesar, yang terjadi adalah...Sedang

  1. Udara keluar dari paru-paru
  2. Udara masuk ke paru-paru
  3. Jantung berhenti bekerja
  4. Otot perut mengendur total

5. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis adalah...Sedang

  1. Asma
  2. Influenza
  3. TBC
  4. Sinusitis

6. Salah satu upaya paling tepat untuk mencegah gangguan pernapasan akibat asap rokok adalah...Sedang

  1. Menghindari paparan asap rokok
  2. Sering bermain di dekat pembakaran sampah
  3. Menutup jendela rapat setiap hari
  4. Mengurangi konsumsi air putih

7. Rani sering merasa sesak napas ketika berada di ruangan berdebu. Kemungkinan besar Rani mengalami gejala...Sukar

  1. Bronkitis
  2. Asma
  3. Pneumonia
  4. Sinusitis

8. Ketika seseorang mengembuskan napas, yang terjadi pada otot diafragma dan rongga dada adalah...Sukar

  1. Diafragma berkontraksi, rongga dada membesar
  2. Diafragma tetap datar, rongga dada tidak berubah
  3. Diafragma berelaksasi, rongga dada mengecil
  4. Diafragma dan rongga dada membesar bersamaan

9. Sekolah mengadakan kegiatan penghijauan dengan menanam banyak pohon di lingkungan sekolah. Manfaat kegiatan ini bagi sistem pernapasan warga sekolah adalah...Sukar

  1. Menambah suhu udara di sekitar sekolah
  2. Menghasilkan lebih banyak karbon dioksida
  3. Menghasilkan oksigen dan menyaring udara kotor
  4. Mengurangi jumlah air hujan

10. Seorang anak batuk berkepanjangan disertai demam ringan dan sering berada di lingkungan berasap kendaraan. Tindakan pencegahan paling tepat yang seharusnya dilakukan sejak awal adalah...Sukar

  1. Membiarkan saja karena akan sembuh sendiri
  2. Menggunakan masker dan menjaga kebersihan udara di rumah
  3. Menambah aktivitas di luar ruangan yang berasap
  4. Mengurangi waktu istirahat agar cepat sembuh

Kunci Jawaban & Pembahasan

(Dipublikasikan setelah kegiatan belajar mengajar selesai)

  1. B. Hidung — pintu masuk pertama udara pernapasan sebelum menuju tenggorokan dan paru-paru.
  2. C. Inspirasi — istilah untuk proses menghirup udara ke dalam tubuh.
  3. C. Alveolus — gelembung kecil di paru-paru tempat pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida.
  4. B. Udara masuk ke paru-paru — saat diafragma berkontraksi, rongga dada membesar sehingga tekanan udara di paru-paru menurun dan udara masuk.
  5. C. TBC — disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru.
  6. A. Menghindari paparan asap rokok — cara paling efektif mencegah gangguan pernapasan akibat asap rokok.
  7. B. Asma — sesak napas yang muncul akibat debu merupakan ciri khas reaksi alergi pada penderita asma.
  8. C. Diafragma berelaksasi, rongga dada mengecil — kondisi ini mendorong udara keluar dari paru-paru saat ekspirasi.
  9. C. Menghasilkan oksigen dan menyaring udara kotor — pohon membantu menyediakan udara bersih yang baik untuk pernapasan.
  10. B. Menggunakan masker dan menjaga kebersihan udara di rumah — langkah pencegahan dini terhadap gangguan pernapasan.

Kesimpulan

1. Kesimpulan Materi: Pernapasan manusia terjadi melalui proses inspirasi dan ekspirasi yang dibantu oleh diafragma dan otot tulang rusuk. Menjaga kebersihan udara dan pola hidup sehat dapat mencegah berbagai gangguan sistem pernapasan seperti ISPA, asma, bronkitis, pneumonia, dan TBC. Nikmat bernapas adalah anugerah besar dari Allah yang wajib kita syukuri dengan menjaga kesehatan tubuh.

2. Refleksi Pembelajaran:

  • Kendala: .....................................
  • Tindak Lanjut: .....................................
  • Jumlah Siswa Paham / Belum Paham: .....................................

Catatan :


No comments:

Post a Comment

see you