Tuesday, September 22, 2026

Materi Kelas 6 Kurikulum Merdeka

 Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh. 

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Hallo Anak Sholeh dan Sholehah kelas 6 Al Khawarizmi😊😊😊

Apa Kabarnya hari ini ? Semoga selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT ya. Aamiin.

IDENTITAS

Norma dan Pelaksanaannya di Lingkungan Sekitar

Mengenal aturan yang berlaku di rumah, sekolah, dan masyarakat, serta belajar menerapkannya dengan penuh kesadaran dan rasa syukur. 🌿

IDENTITAS

1. Nama Guru
Asih Budi Ariyanti, S.Pd., Gr.
2. Hari / Tanggal
Selasa, 21 September 2026
3. Fase / Kelas
C / 6 Al Khawarizmi
4. Mata Pelajaran
Pendidikan Pancasila
5. Materi
Norma dan Pelaksanaannya di Lingkungan Sekitar
6. Pertemuan Ke
ke-[3] (2 JP)
🌙

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah hari ini? Semoga anak-anak semua diberi kesehatan, keberkahan, dan semangat oleh Allah SWT. Sebelum belajar, mari kita renungkan sejenak salah satu firman Allah berikut ini.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَاُولِى الْاَمْرِ مِنْكُمْ ۚ فَاِنْ تَنَازَعْتُمْ فِيْ شَيْءٍ فَرُدُّوْهُ اِلَى اللّٰهِ وَالرَّسُوْلِ اِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ ۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ وَّاَحْسَنُ تَأْوِيْلًا
"Yā ayyuhallażīna āmanū aṭī'ullāha wa aṭī'ur-rasụla wa ulil-amri mingkum..."
Ayat ini mengajak orang-orang yang beriman untuk taat kepada Allah, taat kepada Rasul-Nya, dan taat kepada pemimpin di antara mereka selama pemimpin itu berada di jalan kebaikan.
QS. An-Nisa (4) : 59
Kaitan dengan materi hari ini: Allah menciptakan kita sebagai makhluk sosial (Allah Maha Khaliq) dan mengatur kehidupan kita dengan aturan-aturan yang penuh kasih sayang (Allah Maha Malik), termasuk aturan untuk saling taat pada hal-hal yang baik. Sama seperti ayat tadi mengajarkan kita untuk taat kepada Allah, Rasul, dan pemimpin, di lingkungan sekitar kita juga ada aturan-aturan yang disebut norma. Norma dibuat bukan untuk mengekang, tetapi agar hidup kita tertib, aman, dan nyaman — inilah salah satu bentuk rezeki (Allah Maha Razaq) berupa ketenteraman yang patut kita syukuri.
Pertanyaan MendalamCoba renungkan: jika di dunia ini tidak ada satu pun aturan atau norma yang berlaku, kira-kira apa yang akan terjadi pada kehidupan kita sehari-hari di rumah, di sekolah, dan di jalan raya? Mengapa kita patut bersyukur atas adanya norma dalam kehidupan kita?
🎯

Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai bentuk norma yang berlaku di lingkungan sekitar, memahami sumber dan sanksinya, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan masyarakat.

Tujuan Pembelajaran (TP)

  • Melalui pengamatan cerita dan kejadian sehari-hari, murid mampu mengidentifikasi jenis-jenis norma (agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum) dengan tepat.Meaningful
  • Melalui kegiatan diskusi dan analisis kasus, murid mampu menjelaskan contoh penerapan norma di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.Meaningful
  • Melalui perenungan ayat suci Al-Qur'an di awal pembelajaran, murid mampu menunjukkan sikap tenang, sadar, dan bersyukur atas adanya aturan yang menjaga ketertiban hidup.Mindful
  • Melalui video pembelajaran dan permainan kuis interaktif, murid mampu menunjukkan semangat dan antusiasme dalam mempelajari norma dan penerapannya.Joyful
🧭

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  • Murid menyimak apersepsi ayat dan menjawab pertanyaan pemantik tentang pentingnya aturan dalam hidup.
  • Murid mengerjakan kuis benar/salah untuk mengingat kembali materi jenis-jenis norma pada pertemuan sebelumnya.
  • Murid menyimak video pembelajaran tentang norma dan aturan di lingkungan sekitar.
  • Guru menjelaskan penerapan norma di rumah, sekolah, dan masyarakat, dilanjutkan tanya jawab dan soal HOTS.
  • Murid mengerjakan latihan menilai kebiasaan baik/tidak baik dalam kehidupan sehari-hari.
  • Murid mengerjakan asesmen formatif berupa 10 soal pilihan ganda dengan tingkat kesulitan meningkat.
  • Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran serta melakukan refleksi bersama.
🛠️

Model / Metode

Problem-Based Learning, Tanya Jawab, Diskusi Kelompok, Studi Kasus, dan Games Interaktif.

🌈

Kegiatan Belajar Hari Ini

KegiatanKategori
Merenungkan ayat suci Al-Qur'an dan menjawab pertanyaan mendalam di awal pembelajaranMindful
Mengerjakan kuis benar/salah review materi jenis normaMeaningful
Menonton video pembelajaran tentang norma dan aturanJoyful
Diskusi dan analisis kasus penerapan norma di rumah, sekolah, dan masyarakatMeaningful
Menjawab soal HOTS dan latihan menilai kebiasaan sehari-hariMeaningful
Mengerjakan kuis pilihan ganda berjenjang sebagai asesmen formatifJoyful
Refleksi akhir: mensyukuri manfaat norma dalam kehidupanMindful
🔄

Review Materi Sebelumnya

Sebelum masuk ke materi hari ini, yuk kita ingat kembali materi jenis-jenis norma pada pertemuan sebelumnya. Jawablah Benar atau Salah!

1. Norma agama bersumber dari ajaran Tuhan Yang Maha Esa.
Benar / Salah
2. Norma kesusilaan dibuat oleh pemerintah dan pelanggarnya bisa dipenjara.
Benar / Salah
3. Norma kesopanan bersumber dari adat kebiasaan masyarakat dan bisa berbeda di setiap daerah.
Benar / Salah
4. Norma hukum adalah aturan tidak tertulis yang sanksinya hanya berupa rasa malu.
Benar / Salah
5. Ada empat jenis norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari, yaitu norma agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum.
Benar / Salah
Lihat Kunci Jawaban Review 

1. Benar   2. Salah (itu norma hukum)   3. Benar   4. Salah (itu ciri norma kesopanan)   5. Benar

🎥

Video Pembelajaran

Norma dan Peraturan di Lingkungan Sekitar

Yuk simak video berikut sebelum kita membahas materi lebih lanjut!

▶ Tonton Video di YouTube
📖

Penjelasan Materi

Norma adalah aturan atau pedoman yang mengatur tingkah laku manusia agar hidup bersama menjadi tertib, aman, dan nyaman. Ada empat jenis norma yang berlaku di lingkungan sekitar kita:

Jenis NormaSumberContoh Sanksi
AgamaAjaran Tuhan Yang Maha EsaDosa / balasan di akhirat
KesusilaanHati nurani manusiaRasa bersalah / menyesal
KesopananAdat dan kebiasaan masyarakatDikucilkan / ditegur
HukumPeraturan pemerintah (tertulis)Denda / hukuman sesuai undang-undang
🏠 Penerapan di Rumah

Membantu pekerjaan rumah, menaati jam belajar dan jam bermain yang disepakati keluarga, meminta izin kepada orang tua sebelum bepergian, dan berbicara sopan kepada anggota keluarga.

🏫 Penerapan di Sekolah

Datang tepat waktu, mengenakan seragam sesuai peraturan, menghormati guru dan teman, menjaga kebersihan kelas, serta tidak mencontek saat ulangan.

🌳 Penerapan di Masyarakat

Mengantre dengan tertib, membuang sampah pada tempatnya, mengikuti kegiatan gotong royong, dan menghormati tetangga yang berbeda kebiasaan.

🧠

Soal HOTS (Berpikir Tingkat Tinggi)

1Bayu melihat temannya menyontek saat ulangan, namun saat itu tidak ada guru yang mengawasi.

Menurutmu, norma apa yang telah dilanggar oleh teman Bayu? Jika kamu menjadi Bayu, apa yang sebaiknya kamu lakukan dalam situasi tersebut? Jelaskan alasanmu!

2Di sebuah kompleks perumahan, warga selalu menjaga kebersihan lingkungan meskipun tidak ada peraturan tertulis yang mewajibkannya.

Menurutmu, mengapa hal tersebut bisa terjadi? Norma apa yang mendasari kebiasaan warga tersebut? Kaitkan jawabanmu dengan lingkungan di sekitar tempat tinggalmu!

✍️

Latihan: Baik atau Tidak Baik?

Tuliskan pendapatmu, apakah kebiasaan berikut termasuk baik atau tidak baik, beserta norma yang berkaitan!

1. Selalu mengantre dengan rapi saat mencuci tangan sebelum makan di kantin sekolah.
Baik / Tidak Baik
2. Membuang bungkus jajan sembarangan di halaman sekolah karena merasa tidak ada yang melihat.
Baik / Tidak Baik
3. Mengucapkan "terima kasih" dan "permisi" saat meminta izin lewat di depan orang yang lebih tua.
Baik / Tidak Baik
📝

Asesmen Formatif

Ayo uji pemahamanmu dengan mengerjakan 10 soal pilihan ganda berikut ini!

Mudah
1Aturan yang bersumber dari ajaran agama dan mengatur hubungan manusia dengan Tuhan disebut norma...
  • AAgama
  • BKesopanan
  • CHukum
  • DKesusilaan
2Berikut ini contoh penerapan norma yang baik di lingkungan rumah adalah...
  • AMengabaikan nasihat orang tua
  • BBermain gawai sepanjang hari
  • CMembantu orang tua membereskan rumah
  • DBerbohong kepada orang tua
3Norma yang bersumber dari hati nurani manusia dan bersifat pribadi disebut norma...
  • AHukum
  • BKesusilaan
  • CAgama
  • DAdat
4Sanksi bagi pelanggar norma hukum biasanya berupa...
  • ARasa bersalah saja
  • BDijauhi teman
  • CDosa
  • DDenda atau hukuman sesuai undang-undang
Sedang
5Contoh sikap yang sesuai dengan norma kesopanan di sekolah adalah...
  • AMengucapkan salam dan bertutur kata sopan kepada guru
  • BBerbicara kasar kepada teman
  • CMembolos saat pelajaran
  • DMengabaikan jadwal piket kelas
6Andi selalu mengantre dengan tertib saat membeli jajan di kantin sekolah. Sikap Andi tersebut mencerminkan penerapan norma...
  • AHukum
  • BAgama
  • CAdat semata
  • DKesopanan
7Berikut ini yang BUKAN manfaat menaati norma dalam kehidupan bermasyarakat adalah...
  • AMenciptakan ketertiban
  • BMenumbuhkan rasa saling menghormati
  • CMenimbulkan perpecahan antarwarga
  • DMenjaga keamanan lingkungan
Sukar
8Rani melihat tetangganya kesulitan membawa belanjaan, tetapi Rani memilih tidak membantu karena sibuk bermain gawai. Sikap Rani tersebut bertentangan dengan norma...
  • AHukum
  • BKesusilaan
  • CAdat semata
  • DTidak melanggar norma apa pun
9Jika suatu norma dilanggar terus-menerus tanpa ada sanksi yang tegas, dampak yang paling mungkin terjadi di lingkungan masyarakat adalah...
  • AKetertiban dan keharmonisan masyarakat akan terganggu
  • BNorma tersebut semakin dihormati
  • CKehidupan semakin tertib
  • DTidak ada dampak sama sekali
10Seorang siswa menaati peraturan sekolah bukan karena takut dihukum, melainkan karena menyadari bahwa peraturan tersebut bermanfaat bagi dirinya dan orang lain. Sikap ini menunjukkan siswa tersebut menaati norma berdasarkan...
  • ARasa takut
  • BIkut-ikutan teman
  • CKesadaran diri
  • DPaksaan guru
🔑 Lihat Kunci Jawaban Asesmen Formatif
1. A
2. C
3. B
4. D
5. A
6. D
7. C
8. B
9. A
10. C

*Kunci jawaban dipublikasikan setelah kegiatan belajar mengajar selesai.

Kesimpulan & Refleksi

  • Kesimpulan materi: Norma adalah aturan yang mengatur perilaku manusia agar kehidupan bersama menjadi tertib, aman, dan nyaman. Ada empat jenis norma yaitu agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum, yang masing-masing perlu diterapkan di rumah, sekolah, dan masyarakat.
  • Kendala pembelajaran hari ini: [diisi guru setelah KBM]
  • Tindak lanjut: [diisi guru setelah KBM]
  • Jumlah siswa yang paham / belum paham: [..] siswa paham, [..] siswa perlu pendampingan lanjutan
🙏 Semoga hari ini kita semakin bersyukur atas nikmat hidup yang tertib dan tenteram karena adanya norma, serta semakin semangat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sampai jumpa di pertemuan berikutnya!
Materi Pendidikan Pancasila · Kelas 6 · Fase C
Format sesuai hasil koordinasi Ketua Yayasan, TPMPS, dan TPK


Kalimat Denotatif dan Konotatif dalam Teks

Belajar membedakan makna sebenarnya dan makna kiasan dalam kalimat, sebagai wujud syukur atas nikmat berbahasa yang Allah anugerahkan. 📖✨

IDENTITAS

1. Nama Guru
Asih Budi Ariyanti, S.Pd., Gr
2. Hari / Tanggal
Selasa, 21 September 2026
3. Fase / Kelas
C / 6 Al Khawarizmi
4. Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia
5. Materi
Kalimat Denotatif dan Konotatif yang Ada pada Teks
6. Pertemuan Ke
ke-[4] (2] JP)
🌙

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah hari ini? Semoga anak-anak semua diberi kesehatan, keberkahan, dan semangat oleh Allah SWT. Sebelum belajar, mari kita renungkan sejenak salah satu firman Allah berikut ini.

اَلرَّحْمٰنُۙ عَلَّمَ الْقُرْاٰنَۗ خَلَقَ الْاِنْسَانَۙ عَلَّمَهُ الْبَيَانَ
"Ar-raḥmān(u). 'Allamal-qur'ān(a). Khalaqal-insān(a). 'Allamahul-bayān(a)."
(Allah) Yang Maha Pengasih, telah mengajarkan Al-Qur'an, Dia menciptakan manusia, dan Dia mengajarinya pandai berbicara (menjelaskan sesuatu dengan kata-kata).
QS. Ar-Rahman (55) : 1-4
Kaitan dengan materi hari ini: Allah yang menciptakan kita (Allah Maha Khaliq) juga memelihara kita (Allah Maha Malik) dengan mengaruniakan kemampuan berbahasa dan menyampaikan pikiran melalui kata-kata. Kemampuan ini adalah salah satu rezeki (Allah Maha Razaq) yang sangat besar, karena dengan bahasa kita bisa saling memahami, menyampaikan ilmu, dan menulis hal-hal baik. Hari ini kita akan belajar bagaimana sebuah kata bisa memiliki makna sebenarnya (denotatif) maupun makna kiasan (konotatif), sebagai bentuk syukur kita atas nikmat "pandai berbicara" yang Allah berikan.
Pertanyaan MendalamCoba renungkan: pernahkah kamu salah paham karena mengartikan sebuah kata secara berbeda dari maksud pembicara, misalnya saat mendengar ungkapan seperti "kutu buku" atau "buah tangan"? Menurutmu, mengapa penting bagi kita untuk memahami makna sebenarnya dan makna kiasan sebuah kata sebelum menggunakannya?
🎯

Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu mengidentifikasi dan membedakan kalimat bermakna denotatif dan konotatif pada teks, serta menggunakannya secara tepat sesuai konteks dalam berbicara maupun menulis.

Tujuan Pembelajaran (TP)

  • Melalui pengamatan contoh kalimat dalam teks, murid mampu menjelaskan pengertian kalimat denotatif dan konotatif dengan tepat.Meaningful
  • Melalui kegiatan diskusi dan analisis kalimat, murid mampu membedakan kalimat denotatif dan konotatif pada teks yang dibaca.Meaningful
  • Melalui perenungan ayat suci Al-Qur'an di awal pembelajaran, murid mampu menunjukkan sikap tenang dan bersyukur atas nikmat kemampuan berbahasa yang Allah berikan.Mindful
  • Melalui video pembelajaran dan permainan kuis interaktif, murid mampu menunjukkan semangat dan antusiasme dalam mempelajari makna kalimat.Joyful
🧭

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  • Murid menyimak apersepsi ayat dan menjawab pertanyaan pemantik tentang nikmat berbahasa.
  • Murid mengerjakan kuis benar/salah untuk mengingat kembali materi sinonim dan antonim pada pertemuan sebelumnya.
  • Murid menyimak video pembelajaran tentang kalimat denotatif dan konotatif.
  • Guru menjelaskan perbedaan makna denotatif dan konotatif beserta contohnya, dilanjutkan tanya jawab dan soal HOTS.
  • Murid mengerjakan latihan menilai penggunaan kata/kalimat yang tepat sesuai konteks.
  • Murid mengerjakan asesmen formatif berupa 10 soal pilihan ganda dengan tingkat kesulitan meningkat.
  • Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran serta melakukan refleksi bersama.
🛠️

Model / Metode

Problem-Based Learning, Tanya Jawab, Diskusi Kelompok, Analisis Teks, dan Games Interaktif.

🌈

Kegiatan Belajar Hari Ini

KegiatanKategori
Merenungkan ayat suci Al-Qur'an dan menjawab pertanyaan mendalam di awal pembelajaranMindful
Mengerjakan kuis benar/salah review materi sinonim dan antonimMeaningful
Menonton video pembelajaran tentang kalimat denotatif dan konotatifJoyful
Diskusi dan analisis contoh kalimat denotatif-konotatif dalam teksMeaningful
Menjawab soal HOTS dan latihan menilai penggunaan kata dalam kalimatMeaningful
Mengerjakan kuis pilihan ganda berjenjang sebagai asesmen formatifJoyful
Refleksi akhir: mensyukuri nikmat kemampuan berbahasaMindful
🔄

Review Materi Sebelumnya

📌 Catatan: materi pertemuan sebelumnya pada template disebutkan "jenis norma", namun karena mapel hari ini adalah Bahasa Indonesia, soal review berikut disesuaikan dengan materi sinonim dan antonim yang lazim dipelajari sebelum materi makna denotatif-konotatif. Silakan sesuaikan kembali jika materi pertemuan sebelumnya Bapak/Ibu berbeda.

Sebelum masuk ke materi hari ini, yuk kita ingat kembali materi sinonim dan antonim pada pertemuan sebelumnya. Jawablah Benar atau Salah!

1. Sinonim adalah kata yang memiliki makna sama atau mirip dengan kata lain.
Benar / Salah
2. Antonim adalah kata yang memiliki makna sama dengan kata lain.
Benar / Salah
3. Kata "besar" dan "kecil" adalah contoh sinonim.
Benar / Salah
4. Kata "senang" dan "gembira" adalah contoh sinonim.
Benar / Salah
5. Memahami sinonim dan antonim dapat membantu kita memperkaya pilihan kata (diksi) saat menulis dan berbicara.
Benar / Salah
Lihat Kunci Jawaban Review

1. Benar   2. Salah (itu pengertian sinonim, antonim = lawan kata)   3. Salah (itu antonim)   4. Benar   5. Benar

🎥

Video Pembelajaran

Kalimat Denotatif dan Konotatif dalam Teks

Yuk simak video berikut sebelum kita membahas materi lebih lanjut!

▶ Cari Video di YouTube

*Tautan menuju halaman pencarian YouTube. Silakan pilih satu video yang paling sesuai, lalu ganti tautan tombol ini dengan tautan video pilihan Bapak/Ibu.

📖

Penjelasan Materi

Setiap kata dalam kalimat bisa memiliki makna sebenarnya atau makna kiasan. Berikut penjelasannya:

Jenis MaknaPengertianCiri-ciri
DenotatifMakna kata yang sebenarnya, sesuai kamus (KBBI)Lugas, objektif, sering dipakai dalam tulisan resmi/ilmiah
KonotatifMakna kata yang bukan sebenarnya (makna kiasan)Bersifat kias, muncul karena nilai rasa, sering dipakai dalam puisi, pantun, dan percakapan sehari-hari
🔤 Contoh Kalimat Denotatif

"Adik menendang bola di lapangan sekolah." (bola = benda bulat sungguhan yang ditendang)
"Paman menanam pohon mangga di halaman rumah." (mangga = buah sungguhan)

💬 Contoh Kalimat Konotatif

"Rara menjadi bintang kelas karena nilainya selalu bagus." (bintang kelas = siswa berprestasi, bukan benda langit)
"Paman selalu membawa buah tangan setiap pulang dari kota." (buah tangan = oleh-oleh)

📝 Ungkapan Konotatif yang Sering Dipakai

kutu buku = orang yang gemar membaca  •  tangan kanan = orang kepercayaan  •  kambing hitam = orang yang disalahkan  •  meja hijau = pengadilan

🧠

Soal HOTS (Berpikir Tingkat Tinggi)

1"Andi selalu menjadi kutu buku di kelasnya karena setiap istirahat ia membaca buku di perpustakaan."

Termasuk makna apakah kata "kutu buku" pada kalimat tersebut? Jelaskan alasanmu, lalu tuliskan makna sebenarnya (denotatif) dari kata "kutu buku"!

2Buatlah dua kalimat menggunakan kata "buah tangan".

Satu kalimat dengan makna denotatif (makna sebenarnya) dan satu kalimat dengan makna konotatif (makna kiasan). Jelaskan perbedaan makna pada kedua kalimat tersebut!

✍️

Latihan: Baik atau Tidak Baik?

Tuliskan pendapatmu, apakah kebiasaan berikut termasuk baik atau tidak baik dalam berbahasa, beserta alasannya!

1. Menggunakan kalimat denotatif yang jelas dan lugas saat menulis laporan hasil pengamatan di sekolah.
Baik / Tidak Baik
2. Menggunakan terlalu banyak kata kiasan (konotatif) saat memberi petunjuk arah kepada teman sehingga temannya bingung.
Baik / Tidak Baik
3. Membaca kembali kalimat yang sudah ditulis untuk memastikan maknanya jelas dan tidak menimbulkan salah paham.
Baik / Tidak Baik
📝

Asesmen Formatif

Ayo uji pemahamanmu dengan mengerjakan 10 soal pilihan ganda berikut ini!

Mudah
1Kata atau kalimat yang memiliki makna sebenarnya dan sesuai dengan pengertian di kamus disebut makna...
  • AKonotatif
  • BDenotatif
  • CKiasan
  • DGanda
2Kalimat "Ibu membeli buah mangga di pasar." termasuk kalimat dengan makna...
  • AKonotatif
  • BKiasan
  • CGanda
  • DDenotatif
3Makna kata yang muncul karena adanya nilai rasa atau makna kiasan disebut makna...
  • AKonotatif
  • BDenotatif
  • CLeksikal
  • DBaku
4Kalimat dengan makna denotatif lebih banyak digunakan dalam jenis tulisan...
  • APuisi
  • BPantun
  • CLaporan ilmiah
  • DCerita fiksi
Sedang
5Perhatikan kalimat berikut! "Rendi menjadi buah bibir di sekolah karena prestasinya yang membanggakan." Kata "buah bibir" pada kalimat tersebut memiliki makna...
  • ABuah yang dimakan
  • BMenjadi bahan pembicaraan banyak orang
  • CBibir yang berbentuk buah
  • DBuah kesukaan Rendi
6Kalimat berikut yang menggunakan makna denotatif adalah...
  • ADia adalah tangan kanan direktur di perusahaan itu
  • BNamanya harum karena kejujurannya
  • CAdik menjadi bintang kelas tahun ini
  • DPaman menanam pohon mangga di halaman rumah
7Ungkapan "kutu buku" memiliki makna konotatif, yaitu...
  • AOrang yang gemar membaca
  • BSerangga kecil pemakan buku
  • CKutu yang hidup di dalam buku
  • DBuku yang berisi kutu
Sukar
8Perhatikan kalimat berikut! "Karena sering menjadi kambing hitam atas kesalahan yang tidak dilakukannya, Doni akhirnya menceritakan hal itu kepada wali kelas." Makna kata "kambing hitam" pada kalimat tersebut adalah...
  • AKambing yang berwarna hitam
  • BDoni yang memelihara kambing
  • COrang yang disalahkan atas suatu kejadian
  • DHewan peliharaan Doni
9Kalimat "Pak Budi menjadi tangan kanan kepala desa dalam mengurus administrasi warga." akan berubah menjadi kalimat denotatif jika ditulis ulang menjadi...
  • APak Budi menjadi orang kepercayaan kepala desa
  • BTangan kanan Pak Budi terluka saat membantu kepala desa
  • CPak Budi selalu membantu kepala desa
  • DKepala desa mempercayai Pak Budi sepenuhnya
10Mengapa penulis perlu memperhatikan penggunaan makna denotatif dan konotatif secara tepat dalam sebuah kalimat?
  • AAgar pesan yang disampaikan dapat dipahami sesuai konteks dan tidak menimbulkan salah tafsir
  • BAgar tulisan menjadi lebih panjang
  • CAgar kalimat terdengar lebih rumit
  • DAgar pembaca merasa bingung
🔑 Lihat Kunci Jawaban Asesmen Formatif
1. B
2. D
3. A
4. C
5. B
6. D
7. A
8. C
9. B
10. A

*Kunci jawaban dipublikasikan setelah kegiatan belajar mengajar selesai.

Kesimpulan & Refleksi

  • Kesimpulan materi: Denotatif adalah makna kata yang sebenarnya sesuai kamus, sedangkan konotatif adalah makna kias yang muncul karena nilai rasa. Keduanya perlu digunakan secara tepat sesuai konteks agar pesan tersampaikan dengan jelas dan tidak menimbulkan salah paham.
  • Kendala pembelajaran hari ini: [diisi guru setelah KBM]
  • Tindak lanjut: [diisi guru setelah KBM]
  • Jumlah siswa yang paham / belum paham: [..] siswa paham, [..] siswa perlu pendampingan lanjutan
🙏 Semoga hari ini kita semakin bersyukur atas nikmat kemampuan berbahasa yang Allah berikan, dan semakin cermat menggunakan kata-kata yang tepat dalam kehidupan sehari-hari. Sampai jumpa di pertemuan berikutnya!
Materi Bahasa Indonesia · Kelas 6 · Fase C
Format sesuai hasil koordinasi Ketua Yayasan, TPMPS, dan TPK

Catatan: 




No comments:

Post a Comment

see you