Monday, September 21, 2026

Materi Kelas 6 Kurikulum Merdeka

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh. 

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Hallo Anak Sholeh dan Sholehah kelas 6 Al Khawarizmi๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Apa Kabarnya hari ini ? Semoga selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT ya. Aamiin.

IDENTITAS

Menyelami Pesan di Balik Cerita:
Unsur Intrinsik Cerita Rakyat

Mengenal tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, dan amanat dalam cerita rakyat Nusantara

๐Ÿ“š ๐Ÿงš ๐Ÿž️ ✨
๐Ÿง˜ Mindful — merenung & menghayati๐Ÿ’ก Meaningful — memahami & bermakna๐ŸŽ‰ Joyful — belajar dengan gembira

๐Ÿชช Identitas

1. Nama Guru:Asih Budi Ariyanti, S.Pd., Gr.
2. Hari / Tanggal:Senin, 21 September 2026
3. Fase / Kelas:C / 6 Al Khawarizmi
4. Mata Pelajaran:Bahasa Indonesia
5. Materi:Mendeskripsikan Unsur Intrinsik dalam Cerita Rakyat
6. Pertemuan Ke:3, 2 JP
1

Apersepsi

๐ŸŒฟ Salam, Sapa, dan Renungan Bersama Al-Qur'an

Mindful

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apa kabar anak sholih/ah hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu untuk belajar. Sebelum kita mulai, mari kita mengingat kembali betapa besar kasih sayang Allah Swt. kepada kita.

Allah Maha Khaliq (Pencipta) — Allah menciptakan manusia dengan akal dan imajinasi yang luar biasa, sehingga manusia mampu menciptakan dan mewariskan cerita-cerita indah seperti cerita rakyat yang kita pelajari hari ini.
Allah Maha Malik (Yang Memelihara) — Allah memelihara alam semesta beserta gunung, laut, hutan, dan hewan-hewan di dalamnya, yang sering kali menjadi latar dan tokoh dalam cerita rakyat Nusantara.
Allah Maha Razaq (Yang Memberi Rezeki) — Allah memberi rezeki berupa kemampuan berbahasa, sehingga nilai-nilai kebaikan dalam cerita rakyat dapat terus diceritakan turun-temurun sebagai rezeki ilmu bagi generasi selanjutnya.
ู†َุญْู†ُ ู†َู‚ُุตُّ ุนَู„َูŠْูƒَ ุฃَุญْุณَู†َ ุงู„ْู‚َุตَุตِ ุจِู…َุง ุฃَูˆْุญَูŠْู†َุง ุฅِู„َูŠْูƒَ ู‡َุฐَุง ุงู„ْู‚ُุฑْุขู†َ
"Naแธฅnu naqushshu 'alaika aแธฅsanal-qaแนฃaแนฃi bimฤ auแธฅainฤ ilaika hฤลผal-qur'ฤna"
Artinya: "Kami menceritakan kepadamu (Nabi Muhammad) kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al-Qur'an ini kepadamu."
QS. Yusuf [12] : 3
Kaitan dengan materi hari ini: Allah Swt. sendiri "menceritakan kisah yang paling baik" melalui Al-Qur'an, seperti kisah Nabi Yusuf yang sarat pesan dan pelajaran hidup. Begitu pula cerita rakyat yang berkembang di Nusantara — di baliknya selalu ada tokoh, latar, alur, dan pesan moral (amanat) yang bisa kita ambil hikmahnya. Hari ini kita akan belajar menemukan unsur-unsur tersebut.
  1. Menurutmu, mengapa Allah memilih untuk menyampaikan sebagian ajaran-Nya melalui bentuk kisah atau cerita, bukan hanya perintah langsung?
  2. Cerita rakyat apa yang paling kamu ingat dari daerahmu? Pesan apa yang kamu petik darinya?
  3. Bagaimana caramu mensyukuri kemampuan membaca dan memahami cerita yang Allah berikan kepadamu?
2

Capaian Pembelajaran (CP)

Murid mampu memahami dan menganalisis informasi dari teks narasi, termasuk cerita rakyat, untuk memperluas wawasan serta menumbuhkan karakter melalui nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

3

Tujuan Pembelajaran (TP)

  • Melalui kegiatan membaca dan berdiskusi cerita rakyat, murid mampu mendeskripsikan unsur intrinsik (tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, dan amanat) dengan tepat. (Meaningful)
  • Melalui kegiatan merenungkan kisah-kisah terbaik dalam Al-Qur'an, murid mampu menunjukkan sikap tenang dan reflektif dalam memaknai nilai-nilai kehidupan pada cerita rakyat. (Mindful)
  • Melalui kegiatan menonton video dan menganalisis cerita secara berkelompok, murid mampu menunjukkan semangat dan antusiasme dalam belajar sastra Nusantara. (Joyful)
4

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  • Murid menyimak apersepsi dan mengaitkan kisah-kisah dalam Al-Qur'an dengan cerita rakyat Nusantara.
  • Murid mengerjakan kuis benar/salah untuk mengingat kembali jenis-jenis cerita rakyat yang telah dipelajari.
  • Murid menonton video pembelajaran tentang unsur intrinsik cerita rakyat.
  • Murid membaca penjelasan dan contoh analisis unsur intrinsik beserta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
  • Murid mengerjakan soal HOTS dan merefleksikan kebiasaan sehari-hari yang sejalan dengan nilai cerita rakyat.
  • Murid mengerjakan asesmen formatif sebagai penutup pembelajaran.
5

Model / Metode

Discovery Learning, Tanya Jawab, Diskusi Kelompok, dan Penugasan.

6

Penjabaran Materi

✅❌ Kuis Benar / Salah — Jenis-Jenis Cerita Rakyat (Review Materi Sebelumnya)

Meaningful
1. Fabel adalah cerita rakyat yang tokohnya berupa hewan yang bisa berbicara dan berperilaku seperti manusia.
2. Legenda adalah cerita rakyat yang dipercaya berkaitan dengan asal-usul suatu tempat.
3. Mite atau mitos adalah cerita rakyat yang berhubungan dengan kepercayaan tentang dewa, roh halus, atau hal-hal gaib.
4. Sage adalah cerita rakyat yang berkaitan dengan sejarah dan biasanya mengandung unsur kepahlawanan.
5. Semua cerita rakyat pasti memiliki tokoh manusia sebagai pemeran utamanya.
Lihat Kunci Jawaban
1. Benar  •  2. Benar  •  3. Benar  •  4. Benar  •  5. Salah (fabel bertokoh hewan)

๐ŸŽฌ Video Pembelajaran

Joyful
๐Ÿ“บ

Yuk, tonton video pembelajaran tentang Unsur Intrinsik Cerita Rakyat sebelum membaca penjelasannya!

▶ Cari Video di YouTube

*Guru dapat memilih dan menautkan video yang paling sesuai dari hasil pencarian di atas sebelum diunggah ke Blogger.

๐Ÿ“– Penjelasan Materi

Meaningful

Apa itu Unsur Intrinsik?
Unsur intrinsik adalah bagian-bagian yang membangun cerita dari dalam. Ada 6 unsur intrinsik yang perlu kamu kenali:

UnsurPenjelasan
TemaGagasan atau pokok pikiran utama yang mendasari seluruh cerita.
Tokoh & PenokohanSiapa saja pelaku cerita dan bagaimana sifat/wataknya (baik, jahat, sombong, dsb).
AlurUrutan peristiwa dari awal, tengah, hingga akhir cerita.
LatarKeterangan tempat, waktu, dan suasana terjadinya cerita.
Sudut PandangPosisi pengarang dalam bercerita — sebagai "aku" (orang pertama) atau menyebut nama tokoh (orang ketiga).
AmanatPesan moral atau pelajaran hidup yang ingin disampaikan pengarang.

Cara Menyelesaikan Soal Unsur Intrinsik:

  1. Baca cerita dengan saksama, jangan terburu-buru.
  2. Tandai kalimat yang menunjukkan tempat/waktu kejadian (untuk menemukan latar).
  3. Perhatikan sikap dan ucapan tokoh (untuk menemukan watak/penokohan).
  4. Urutkan kejadian penting dari awal sampai akhir (untuk menemukan alur).
  5. Tanyakan pada diri sendiri: "Apa pelajaran yang bisa kuambil dari cerita ini?" (untuk menemukan amanat).

Contoh Singkat: Dalam cerita Malin Kundang, Malin durhaka dan tidak mau mengakui ibunya di depan orang banyak, sehingga ia dikutuk menjadi batu. Alurnya maju dari masa kecil Malin hingga ia dikutuk. Latarnya di sebuah desa pesisir pantai. Amanatnya: kita harus selalu menghormati dan berbakti kepada orang tua.

๐Ÿ’Ž NILAI-NILAI DALAM CERITA RAKYAT
  • Nilai moral — mengajarkan mana perbuatan baik dan buruk (contoh: jangan durhaka pada orang tua).
  • Nilai sosial — mengajarkan pentingnya tolong-menolong dan hidup rukun.
  • Nilai budaya — mengenalkan kearifan lokal dan tradisi daerah asal cerita.
  • Nilai religius — mengajarkan keyakinan terhadap kebaikan yang akan dibalas kebaikan.
  • Nilai kepahlawanan — mengajarkan sikap berani membela kebenaran.
๐Ÿง  SOAL HOTS
"Bawang Putih tetap bekerja dengan sabar meski selalu diperlakukan tidak adil oleh ibu dan saudara tirinya. Ia tidak pernah membalas kejahatan mereka dengan kejahatan pula."

Berdasarkan penggalan cerita di atas, analisislah: (1) bagaimana watak tokoh Bawang Putih, (2) nilai kehidupan apa yang bisa kamu petik, dan (3) apakah sikap Bawang Putih tersebut bisa kamu terapkan di kehidupan sehari-hari? Jelaskan alasanmu.

๐ŸŒŸ Yuk, Refleksikan Kebiasaanmu!

Mindful

Tentukan apakah kebiasaan berikut termasuk baik atau kurang baik, lalu jelaskan alasanmu!

1. Budi selalu mendengarkan nasihat orang tuanya dan tidak pernah durhaka, seperti pelajaran yang bisa diambil dari kisah Malin Kundang.
2. Lina suka menyombongkan dirinya dan meremehkan teman-teman yang kurang mampu.
3. Made senang menolong teman yang kesulitan meski tidak diminta, mencerminkan nilai kebaikan yang sering muncul dalam cerita rakyat Nusantara.
7

Asesmen Formatif

๐Ÿ“ 10 Soal Pilihan Ganda

Meaningful
1. Gagasan atau pokok pikiran utama yang mendasari seluruh cerita disebut...A. AlurB. LatarC. TemaD. Amanat
2. Unsur intrinsik yang menjelaskan tempat, waktu, dan suasana terjadinya cerita disebut...A. Watak tokohB. LatarC. Pesan moral ceritaD. Urutan peristiwa
3. Pesan moral atau nilai kehidupan yang ingin disampaikan pengarang melalui cerita disebut...A. Sudut pandangB. AlurC. TokohD. Amanat
4. Cerita rakyat yang tokohnya berupa hewan dan dapat berbicara seperti manusia disebut...A. FabelB. LegendaC. MiteD. Sage
5. Bacalah penggalan berikut: "Malin Kundang membentak ibunya di depan orang banyak dan tidak mau mengakuinya sebagai ibu kandungnya." Watak Malin Kundang pada penggalan tersebut adalah...A. PenyayangB. Rendah hatiC. Durhaka dan sombongD. Pemberani
6. Urutan peristiwa dari awal hingga akhir dalam sebuah cerita disebut...A. PenokohanB. TemaC. LatarD. Alur
7. Jika pengarang menceritakan kisah menggunakan kata "aku" sebagai tokoh utama, maka cerita tersebut menggunakan sudut pandang...A. Orang ketiga serba tahuB. Orang pertama pelaku utamaC. Orang ketiga pengamatD. Campuran
8. Bacalah penggalan berikut: "Meski hidup miskin, Bawang Putih tetap rajin bekerja dan tidak pernah membalas kejahatan ibu dan saudara tirinya dengan kejahatan pula." Nilai kehidupan yang paling tepat dipetik dari penggalan tersebut adalah...A. Kesabaran dan kebaikan hati akan membuahkan hasil yang baikB. Kekayaan adalah segalanyaC. Balas dendam adalah hal yang wajarD. Kemiskinan membuat seseorang harus curang
9. Perbedaan utama antara tema dan amanat dalam sebuah cerita adalah...A. Tema dan amanat sebenarnya sama sajaB. Tema adalah pokok persoalan cerita, sedangkan amanat adalah pesan moral yang ingin disampaikan pengarangC. Tema selalu tentang hewan, amanat selalu tentang manusiaD. Amanat ditentukan pembaca, tema ditentukan tokoh
10. Dalam cerita Danau Toba, seorang lelaki melanggar janji untuk tidak menceritakan asal-usul istrinya yang sebenarnya seekor ikan ajaib, sehingga terjadi bencana besar. Nilai yang paling penting untuk direnungkan dari cerita ini adalah...A. Pentingnya memancing ikan yang besarB. Pentingnya memiliki banyak hartaC. Pentingnya menjaga janji dan ucapan yang telah diberikanD. Pentingnya menikah dengan cepat
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
1. C  •  2. B  •  3. D  •  4. A  •  5. C  •  6. D  •  7. B  •  8. A  •  9. B  •  10. C

*Pembahasan singkat dapat ditambahkan guru setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) selesai, sesuai arahan Yayasan.

8

Kesimpulan / Refleksi

๐ŸŒ… Kesimpulan Materi

  • Unsur intrinsik cerita terdiri dari tema, tokoh & penokohan, alur, latar, sudut pandang, dan amanat.
  • Setiap cerita rakyat mengandung nilai-nilai kehidupan (moral, sosial, budaya, religius, dan kepahlawanan) yang bisa kita jadikan teladan.
  • Sebagaimana kisah-kisah dalam Al-Qur'an, cerita rakyat mengajarkan kita untuk mengambil hikmah dan pesan moral dari setiap peristiwa yang diceritakan.

Refleksi Pembelajaran

• Kendala pembelajaran hari ini: …………………………………………

• Tindak lanjut: …………………………………………

• Jumlah siswa yang paham / belum paham: …………… / ……………

๐Ÿ“š Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 — Disusun untuk kegiatan belajar yang Mindful, Meaningful, dan Joyful 


Jejak Masa Lalu Negeriku:
Tanam Paksa & Politik Etis

Mengenal kondisi masyarakat Indonesia — dan daerahku — pada masa penjajahan

๐ŸŒพ ๐Ÿ“œ ๐Ÿ•Œ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
๐Ÿง˜ Mindful — merenung & menghayati๐Ÿ’ก Meaningful — memahami & bermakna๐ŸŽ‰ Joyful — belajar dengan gembira

๐ŸŽฏ Tujuan Pembelajaran

Murid dapat mendeskripsikan kejadian masa lalu berupa tanam paksa (Cultuurstelsel) dan Politik Etis, serta menjelaskan kondisi masyarakat Indonesia — termasuk kondisi daerahnya sendiri — pada masa penjajahan.

1

Pendahuluan — Apersepsi

๐ŸŒฟ Renungan Awal Bersama Al-Qur'an

Mindful
ู‚َุฏْ ุฎَู„َุชْ ู…ِู†ْ ู‚َุจْู„ِูƒُู…ْ ุณُู†َู†ٌ ูَุณِูŠุฑُูˆุง ูِูŠ ุงู„ْุฃَุฑْุถِ ูَุงู†ْุธُุฑُูˆุง ูƒَูŠْูَ ูƒَุงู†َ ุนَุงู‚ِุจَุฉُ ุงู„ْู…ُูƒَุฐِّุจِูŠู†َ
"Qad khalat ming qablikum sunanun fa sฤซrแปฅ fil-arแธi fanแบ“urแปฅ kaifa kฤna 'ฤqibatul-mukaลผลผibฤซn"
Artinya: "Sungguh, telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah (Allah), karena itu berjalanlah kamu ke (segenap penjuru) bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (kebenaran)."
QS. Ali 'Imran [3] : 137
Kaitan dengan materi hari ini: Allah Swt. mengajak kita untuk "berjalan di bumi" dan memperhatikan kejadian umat-umat terdahulu agar kita bisa mengambil pelajaran darinya. Begitu pula ketika kita mempelajari sejarah tanam paksa dan Politik Etis — kita diajak menengok masa lalu bangsa kita agar semakin bersyukur atas kemerdekaan dan kebebasan belajar yang kita miliki sekarang, sekaligus belajar untuk tidak mengulangi ketidakadilan yang pernah terjadi.
  1. Menurutmu, mengapa penting bagi kita untuk mempelajari peristiwa yang menyakitkan seperti tanam paksa, bukan hanya peristiwa yang membanggakan saja?
  2. Nikmat apa saja yang kamu rasakan hari ini, yang dulu sulit dirasakan oleh anak-anak Indonesia di masa penjajahan?
  3. Bagaimana caramu mensyukuri kesempatan belajar yang kamu miliki sekarang?
2

Pembukaan — Mengingat Kembali

✅❌ Kuis Benar / Salah — Alasan Kedatangan Bangsa Asing ke Indonesia

Meaningful
1. Bangsa-bangsa Eropa awalnya datang ke Indonesia untuk mencari rempah-rempah.
2. Semboyan yang mendorong penjelajahan samudra bangsa Eropa dikenal dengan sebutan 3G, yaitu Gold, Glory, dan Gospel.
3. Bangsa Eropa yang pertama kali tiba di Nusantara adalah Belanda.
4. Rempah-rempah seperti cengkih dan pala sangat berharga di Eropa karena digunakan sebagai pengawet makanan dan bahan obat.
5. Kedatangan bangsa asing ke Indonesia sama sekali tidak berkaitan dengan kegiatan perdagangan.
Lihat Kunci Jawaban
1. Benar  •  2. Benar  •  3. Salah (Portugis yang tiba lebih dulu)  •  4. Benar  •  5. Salah
3

Inti Pembelajaran

๐ŸŽฌ Video Pembelajaran

Joyful
๐Ÿ“บ

Yuk, tonton video animasi tentang Tanam Paksa dan Politik Etis sebelum membaca penjelasannya!

▶ Cari Video di YouTube

*Guru dapat memilih dan menautkan video animasi yang paling sesuai dari hasil pencarian di atas sebelum diunggah ke Blogger.

๐Ÿ“– Penjelasan Materi

Meaningful

1. Tanam Paksa (Cultuurstelsel)
Pada tahun 1830, Gubernur Jenderal Van den Bosch memberlakukan sistem tanam paksa. Rakyat Indonesia diwajibkan menanam tanaman yang laku dijual di Eropa, seperti kopi, tebu, dan nila (indigo), di sebagian lahan mereka. Hasilnya harus diserahkan kepada pemerintah Belanda. Kebijakan ini membuat Belanda meraih untung besar, tetapi rakyat justru menderita kelaparan dan kelelahan karena lahan untuk menanam padi berkurang.

2. Politik Etis (Politik Balas Budi)
Penderitaan rakyat akibat tanam paksa memicu kritik dari kalangan liberal Belanda, salah satunya Van Deventer. Pada tahun 1901, pemerintah Belanda menerapkan Politik Etis dengan tiga program utama, yaitu irigasi (pengairan sawah), edukasi (pendidikan), dan migrasi (perpindahan penduduk). Sayangnya, manfaat program ini belum dirasakan merata oleh seluruh rakyat — pendidikan misalnya, lebih banyak dinikmati oleh kalangan priyayi atau bangsawan.

AspekTanam PaksaPolitik Etis
Mulai diberlakukan18301901
Tujuan BelandaMengisi kas negara yang kosong"Membalas budi" akibat penderitaan rakyat
Dampak bagi rakyatKelaparan, kerja berat, tanah berkurangAda sekolah & irigasi, tetapi belum merata
๐Ÿ️ Daerahku di Masa Penjajahan — Lampung
Jauh sebelum kedatangan Belanda, Lampung sudah dikenal sebagai penghasil lada yang diperebutkan oleh Kesultanan Banten dan Kesultanan Palembang. Ketika Belanda datang, perdagangan lada di Lampung ikut dimonopoli dan pusat pemerintahan kolonial didirikan di Tulang Bawang. Rakyat Lampung tidak tinggal diam — salah satu tokoh yang gigih melawan penjajah Belanda adalah Radin Inten II. Cerita ini mengingatkan kita bahwa hampir setiap daerah di Indonesia punya kisah perjuangannya masing-masing melawan ketidakadilan di masa penjajahan.
*Bapak/Ibu guru dapat menyesuaikan bagian ini dengan sumber sejarah lokal daerah masing-masing.
๐Ÿง  SOAL HOTS

Bayangkan kamu adalah seorang anak petani pada masa tanam paksa. Ayahmu diwajibkan menanam kopi di sebagian besar lahan sawah keluarga. Menurutmu, apa dampak yang paling mungkin dirasakan keluargamu, dan mengapa kebijakan seperti ini dianggap tidak adil bagi rakyat kecil? Jelaskan dengan bahasamu sendiri.

๐ŸŒŸ Yuk, Refleksikan Kebiasaanmu!

Mindful

Tentukan apakah kebiasaan berikut termasuk baik atau kurang baik, lalu jelaskan alasanmu!

1. Rani selalu bersyukur dan tidak mengeluh saat mendapat giliran piket kelas, karena ia teringat betapa beratnya kerja paksa yang dialami rakyat zaman dahulu.
2. Doni malas belajar dan sering menyia-nyiakan buku pelajarannya, padahal dulu banyak anak Indonesia yang sulit mendapatkan pendidikan di masa penjajahan.
3. Sinta rajin belajar sungguh-sungguh untuk mengisi kemerdekaan, karena ia sadar pendidikan adalah hal berharga yang dulu sulit didapatkan rakyat kecil.
4

Penutup — Asesmen Formatif

๐Ÿ“ 10 Soal Pilihan Ganda

Meaningful
1. Sistem tanam paksa yang diterapkan Belanda di Indonesia disebut juga dengan istilah...A. CultuurstelselB. RodiC. Etische PolitiekD. Monopoli
2. Tanam paksa mulai diberlakukan pada tahun 1830 oleh Gubernur Jenderal...A. DaendelsB. Van den BoschC. Van DeventerD. Multatuli
3. Politik Etis dikenal juga dengan sebutan politik...A. Pecah belahB. Adu dombaC. Balas budiD. Bumi hangus
4. Berikut ini yang bukan merupakan salah satu program utama Politik Etis adalah...A. MigrasiB. Monopoli perdaganganC. IrigasiD. Edukasi
5. Salah satu dampak buruk tanam paksa bagi rakyat Indonesia adalah...A. Banyak petani menderita kelaparan dan kelelahanB. Kesejahteraan rakyat meningkat pesatC. Tanah menjadi otomatis lebih suburD. Rakyat bebas menanam apa saja
6. Politik Etis akhirnya diberlakukan oleh Belanda karena...A. Permintaan langsung dari rakyat IndonesiaB. Perintah raja InggrisC. Belanda kalah perang melawan JepangD. Desakan kaum liberal Belanda dan kritik atas penderitaan rakyat akibat tanam paksa
7. Pada awal pelaksanaannya, program edukasi dalam Politik Etis paling banyak dinikmati oleh...A. Petani miskinB. Pedagang asingC. Kalangan priyayi atau bangsawanD. Seluruh rakyat tanpa kecuali
8. Seorang petani pada masa tanam paksa harus mengganti sebagian sawah padinya dengan tanaman kopi. Akibat yang paling mungkin dialami keluarganya adalah...A. Kekayaan keluarganya bertambah drastisB. Anak-anaknya langsung bisa sekolah gratisC. Pajak yang harus dibayar menjadi lebih ringanD. Keluarganya kekurangan bahan pangan karena lahan padi berkurang
9. Perbandingan yang paling tepat antara tanam paksa dan Politik Etis adalah...A. Keduanya sama-sama menguntungkan rakyat IndonesiaB. Tanam paksa lebih adil dibandingkan Politik EtisC. Tanam paksa merugikan rakyat, sedangkan Politik Etis meski disebut "balas budi" tetap belum sepenuhnya adil karena manfaatnya lebih banyak dinikmati kalangan tertentuD. Politik Etis dihapuskan karena ditolak rakyat
10. Lampung dahulu dikenal sebagai daerah penghasil lada yang diperebutkan Belanda. Pelajaran yang dapat kita ambil untuk menjaga kekayaan daerah kita saat ini adalah...A. Membiarkan sumber daya alam dikuasai pihak lain tanpa syaratB. Tidak perlu peduli dengan kekayaan daerah sendiriC. Menjual seluruh hasil bumi ke luar negeri sebanyak-banyaknyaD. Mengelola dan menjaga kekayaan alam daerah dengan bijak agar bermanfaat bagi rakyat sendiri
Lihat Kunci Jawaban
1. A  •  2. B  •  3. C  •  4. B  •  5. A  •  6. D  •  7. C  •  8. D  •  9. C  •  10. D

๐ŸŒ… Kesimpulan

  • Tanam paksa (1830) adalah kebijakan Belanda yang mewajibkan rakyat menanam tanaman ekspor, dan sangat merugikan rakyat Indonesia.
  • Politik Etis (1901) hadir sebagai "balas budi" Belanda melalui program irigasi, edukasi, dan migrasi — namun manfaatnya belum dirasakan seluruh rakyat secara merata.
  • Setiap daerah di Indonesia, termasuk daerah kita sendiri, memiliki kisah dan perjuangannya masing-masing pada masa penjajahan.
  • Belajar dari sejarah membuat kita semakin bersyukur atas kemerdekaan dan semangat untuk menjaga keadilan bagi sesama.

Catatan:



No comments:

Post a Comment

see you