Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Hallo Anak Sholeh dan Sholehah kelas 6 Al Khawarizmi๐๐๐
Apa Kabarnya hari ini ? Semoga selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT ya. Aamiin.
| 1. Nama Guru | : Asih Budi Ariyanti, S.Pd., Gr. |
| 2. Hari / Tanggal | : Selasa,3 November 2026 |
| 3. Fase / Kelas | : C / 6 (Al Khawarizmi) |
| 4. Mata Pelajaran | : Pendidikan Pancasila |
| 5. Materi | : Musyawarah untuk Mencapai Mufakat (Pengertian, Manfaat Menghargai Pendapat, Langkah Mengambil Keputusan Bersama, dan Contoh di Lingkungan Terdekat) |
| 6. Pertemuan Ke | : ke-3 (2 JP) |
๐ Apersepsi
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Apa kabar anak sholih dan sholihah hari ini? Semoga Allah selalu memberi kita kesehatan, kebahagiaan, dan semangat belajar. Sudahkah kalian shalat subuh pagi ini? Jangan lupa ya, anak-anak. Allah Maha Khaliq, Dia menciptakan kita dengan pikiran dan perasaan yang berbeda-beda, sehingga pendapat kita pun bisa berbeda. Allah Maha Malik, Dia memelihara kita agar bisa hidup rukun bersama keluarga, teman, dan masyarakat. Allah Maha Razaq, Dia memberi rezeki yang harus kita bagi dengan adil, misalnya tugas dan tanggung jawab di rumah dan di sekolah. Karena itu, Allah mengajarkan kita untuk menyelesaikan urusan bersama dengan musyawarah.
َูุดَุงِูุฑُْูู ْ ِูู ูฑْูุฃَู ْุฑِ
Artinya: "...dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu..." (QS. Ali 'Imran: 159)
QS. Ali 'Imran [3]: 159
Dalam rangkaian ayat tersebut, Allah juga mengingatkan agar kita bersikap lemah lembut, bukan kasar. Artinya, musyawarah dilakukan dengan sopan dan penuh penghargaan kepada pendapat orang lain.
Pernahkah kamu berbeda pendapat dengan kakak, adik, atau teman sekelas? Apa yang kamu rasakan jika pendapatmu tidak didengar? Bagaimana caranya agar semua orang merasa dihargai dan keputusan yang dibuat bisa diterima bersama?
๐ฏ Capaian dan Tujuan Pembelajaran
Capaian Pembelajaran (CP)
Murid mampu mempraktikkan musyawarah untuk mencapai mufakat di lingkungan keluarga dan sekolah sebagai pengamalan sila keempat Pancasila.
Tujuan Pembelajaran (TP)
- Melalui pengamatan contoh dan tanya jawab, murid mampu menjelaskan pengertian musyawarah untuk mencapai mufakat dengan tepat. Meaningful
- Melalui diskusi kelompok, murid mampu menjelaskan manfaat menghargai pendapat orang lain dan berani menyampaikan pendapat dengan sopan. Meaningful
- Melalui kegiatan mengenal sifat Allah di awal pembelajaran dan latihan berbicara bergiliran, murid mampu bersikap tenang, sabar, dan santun saat berbeda pendapat. Mindful
- Melalui simulasi pemilihan ketua kelas dan pembagian tugas rumah, murid mampu menunjukkan semangat dan rasa senang dalam menerapkan langkah-langkah mengambil keputusan bersama. Joyful
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid mengamati contoh perbedaan pendapat di rumah dan di kelas, lalu menjawab pertanyaan pemantik.
- Murid menyimak video dan penjelasan guru tentang pengertian, manfaat, dan langkah-langkah musyawarah.
- Murid bermain peran dalam dua simulasi: pembagian tugas rumah dan pemilihan ketua kelas.
- Murid mengerjakan latihan kebiasaan dan soal asesmen dari tingkat mudah hingga sukar.
Model / Metode
Discovery Learning, Tanya Jawab, Simulasi (Role Play), Diskusi Kelompok, Penugasan
๐ Pembukaan: Review Materi Sebelumnya
Sebelum masuk ke materi hari ini, yuk kita ingat kembali materi Sila-sila Pancasila dan Pengamalannya. Jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut!
1. Lambang sila keempat Pancasila adalah kepala banteng. (.....)
2. Pancasila terdiri atas lima sila. (.....)
3. Perbedaan pendapat sebaiknya diselesaikan dengan bertengkar. (.....)
4. Saling menghargai teman yang berbeda suku atau agama merupakan pengamalan nilai Pancasila. (.....)
5. Sila kedua Pancasila berbunyi "Persatuan Indonesia". (.....)
๐ฌ Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan
Tonton video pembelajaran tentang musyawarah berikut sebelum guru menjelaskan materi:
▶️ Tonton Video: Musyawarah untuk Mufakat Joyful๐ Pengertian Musyawarah Meaningful
| Istilah | Pengertian |
|---|---|
| Musyawarah | Pembahasan bersama oleh beberapa orang untuk menyelesaikan masalah atau mengambil keputusan, dengan memberi kesempatan kepada semua orang untuk menyampaikan pendapat. |
| Mufakat | Kesepakatan bersama yang disetujui oleh semua peserta musyawarah, tanpa ada pihak yang merasa dipaksa. |
Jadi, musyawarah untuk mencapai mufakat berarti kita membahas masalah bersama-sama dengan tenang dan saling mendengarkan, sampai semua pihak bisa menerima keputusan yang diambil. Hal ini sesuai dengan sila keempat Pancasila.
๐ Manfaat Menghargai Pendapat dan Berani Berpendapat dengan Sopan Mindful
| Menghargai Pendapat Orang Lain | Berani Berpendapat dengan Sopan |
|---|---|
| Teman merasa dihargai dan dihormati | Gagasan kita dapat dipertimbangkan oleh semua orang |
| Hubungan menjadi rukun dan tidak mudah bertengkar | Kita belajar percaya diri dan bertanggung jawab atas pendapat sendiri |
| Kita bisa belajar sudut pandang baru | Masalah lebih cepat selesai karena semua gagasan tersampaikan |
| Keputusan menjadi lebih adil | Orang lain nyaman menanggapi karena bahasa kita santun |
๐จ️ Contoh Kalimat Sopan Saat Bermusyawarah
- "Menurut saya, sebaiknya kita ...."
- "Maaf, boleh saya menambahkan pendapat?"
- "Saya kurang setuju karena ..., bagaimana menurut yang lain?"
- "Terima kasih atas usulnya, saya setuju dengan pendapat itu."
๐ช Langkah-langkah Mengambil Keputusan Bersama yang Adil
๐ ๐ซ Contoh Musyawarah di Lingkungan Terdekat
๐ Contoh 1: Pembagian Tugas Rumah
Keluarga Adi akan membagi tugas rumah setiap hari Minggu: menyapu, mencuci piring, membuang sampah, dan merapikan tempat tidur.
- Ayah menyampaikan masalah: "Bagaimana agar semua tugas rumah terbagi dengan adil?"
- Adi, kakak, dan adik bergiliran menyampaikan pendapat dan kemampuan masing-masing.
- Disepakati bersama: kakak mencuci piring, Adi menyapu dan membuang sampah, adik merapikan tempat tidur karena sesuai kemampuannya.
- Semua anggota keluarga melaksanakan tugas dengan senang hati.
๐ซ Contoh 2: Pemilihan Ketua Kelas
Kelas 6 akan memilih ketua kelas baru.
- Wali kelas menjelaskan tugas ketua kelas dan syarat menjadi calon.
- Beberapa murid diusulkan menjadi calon dan menyampaikan alasan mengapa layak dipilih.
- Karena tidak tercapai mufakat, dilakukan pemungutan suara secara jujur dan rahasia.
- Calon dengan suara terbanyak menjadi ketua kelas, dan seluruh murid mendukung serta menghormati hasilnya.
HOTS Contoh Soal:
Dalam musyawarah keluarga, Ayah ingin liburan ke gunung, Ibu ingin ke pantai, sedangkan Adi dan adiknya ingin ke taman rekreasi. Jelaskan langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan agar keputusan yang diambil adil dan diterima semua anggota keluarga. Bagaimana sikap yang seharusnya ditunjukkan jika usulanmu tidak dipilih?
(Petunjuk: hubungkan dengan langkah bergiliran berpendapat, mencari mufakat, pemungutan suara, dan sikap lapang dada)
✅❌ Latihan: Kebiasaan Baik atau Tidak Baik Mindful
Berilah tanda centang (✔) pada kolom yang sesuai untuk setiap kebiasaan berikut!
| No | Pernyataan Kebiasaan | Baik | Tidak Baik |
|---|---|---|---|
| 1 | Menunggu giliran dan berbicara dengan sopan saat teman sedang menyampaikan usul di rapat kelas | ||
| 2 | Menertawakan usul teman karena dianggap tidak masuk akal | ||
| 3 | Mau melaksanakan jadwal piket yang sudah disepakati meskipun usulanku tidak dipilih |
๐ Penutup: Asesmen Formatif
Kerjakan soal pilihan ganda berikut dengan teliti. Tingkat kesukaran meningkat dari mudah ke sukar.
MUDAH 1. Tujuan utama dari musyawarah adalah mencapai ....
A. Kemenangan B. Mufakat C. Hadiah D. Pujian
MUDAH 2. Kalimat yang sopan untuk menyampaikan pendapat saat musyawarah adalah ....
A. "Pokoknya harus begitu!" B. "Usulmu aneh, diam saja!" C. "Menurut saya, sebaiknya kita ...." D. "Aku tidak mau dengar pendapat kalian."
MUDAH 3. Langkah pertama dalam musyawarah adalah ....
A. Melaksanakan keputusan B. Pemungutan suara C. Menutup rapat D. Menyampaikan masalah yang akan dibahas
MUDAH 4. Manfaat menghargai pendapat orang lain adalah ....
A. Teman merasa dihargai dan hubungan menjadi rukun B. Kita selalu menang C. Pendapat kita tidak perlu didengar D. Rapat menjadi lebih lama
SEDANG 5. Pembagian tugas rumah yang adil dalam keluarga adalah ....
A. Semua tugas berat diberikan kepada adik B. Dibagi sesuai kemampuan dan kesepakatan anggota keluarga C. Ditentukan sepihak tanpa bertanya D. Dibebankan kepada yang paling pendiam
SEDANG 6. Dalam pemilihan ketua kelas, dua calon memperoleh dukungan yang seimbang dan mufakat belum tercapai. Cara yang adil untuk memutuskan adalah ....
A. Guru memilih tanpa bertanya B. Memilih yang paling tinggi badannya C. Pemungutan suara secara jujur oleh seluruh murid D. Memilih teman terdekat sendiri
SEDANG 7. Ketika temanmu menyampaikan pendapat yang berbeda denganmu, sikap yang tepat adalah ....
A. Mendengarkan sampai selesai lalu menanggapi dengan sopan B. Memotong pembicaraannya C. Meninggalkan ruangan D. Menertawakannya
SUKAR 8. Raka mengusulkan piket dilakukan pagi hari, tetapi kelas menyepakati sore hari. Sikap Raka yang paling tepat adalah ....
A. Marah kepada teman-teman B. Meninggalkan kelas C. Tidak mau ikut piket D. Menerima keputusan dengan lapang dada dan melaksanakannya
SUKAR 9. Ayah ingin berlibur ke gunung, Ibu ke pantai, dan anak-anak ke taman rekreasi. Keputusan yang paling adil dilakukan dengan cara ....
A. Ayah memutuskan sendiri karena kepala keluarga B. Dibahas bersama dengan mempertimbangkan alasan dan kemampuan, lalu disepakati bersama C. Anak-anak mogok sampai usulnya dipilih D. Tidak jadi berlibur sama sekali
SUKAR 10. Manakah yang BUKAN merupakan langkah musyawarah yang baik?
A. Setiap peserta berbicara bergiliran B. Pendapat peserta didengarkan dan ditanggapi C. Memaksa peserta mengikuti pendapat pemimpin D. Hasil keputusan dilaksanakan bersama
๐ฏ Kesimpulan
1. Kesimpulan Materi: Musyawarah untuk mencapai mufakat adalah cara menyelesaikan masalah bersama dengan saling mendengarkan dan menghargai pendapat. Kita perlu berani menyampaikan pendapat dengan sopan, mengikuti langkah-langkah yang adil, dan menerima serta melaksanakan hasil keputusan bersama. Contohnya terdapat dalam pembagian tugas rumah dan pemilihan ketua kelas, sebagai pengamalan sila keempat Pancasila dan wujud syukur atas pikiran yang Allah berikan.
2. Refleksi Pembelajaran:
- Kendala: ..........................................................................
- Tindak lanjut: ..........................................................................
- Jumlah siswa yang paham/belum paham: ................ / ................ siswa
๐ Kunci Jawaban (diisi/dipublikasikan setelah KBM selesai)
Review Materi Sebelumnya: 1) B 2) B 3) S 4) B 5) S
| No | Jawaban | Pembahasan Singkat |
|---|---|---|
| 1 | B | Musyawarah bertujuan mencapai mufakat, yaitu kesepakatan bersama. |
| 2 | C | "Menurut saya, sebaiknya kita ...." adalah kalimat yang santun untuk berpendapat. |
| 3 | D | Musyawarah diawali dengan menyampaikan masalah yang akan dibahas. |
| 4 | A | Menghargai pendapat membuat teman merasa dihargai dan hubungan menjadi rukun. |
| 5 | B | Pembagian tugas yang adil mempertimbangkan kemampuan dan kesepakatan seluruh anggota keluarga. |
| 6 | C | Jika mufakat belum tercapai, keputusan diambil melalui pemungutan suara yang jujur. |
| 7 | A | Mendengarkan sampai selesai lalu menanggapi dengan sopan menunjukkan sikap menghargai. |
| 8 | D | Menerima dan melaksanakan keputusan bersama dengan lapang dada adalah sikap yang baik. |
| 9 | B | Keputusan yang adil dibahas bersama dengan mempertimbangkan alasan semua pihak. |
| 10 | C | Memaksakan pendapat pemimpin bertentangan dengan prinsip musyawarah. |
๐ชช Identitas
| 1. Nama Guru | : | Asih Budi Ariyanti, S.Pd. Gr |
| 2. Hari / Tanggal | : | Selasa, 3 November 2026 |
| 3. Fase / Kelas | : | C / 6 Al Khawarizmi |
| 4. Mata Pelajaran | : | Bahasa Indonesia |
| 5. Materi | : | Membedakan Kalimat Fakta dan Opini serta Menyampaikannya dengan Santun |
| 6. Pertemuan Ke | : | 1 , 2 JP |
Apersepsi
๐ฟ Salam, Sapa, dan Renungan Bersama Al-Qur'an
MindfulBismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apa kabar anak sholih/ah hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu untuk belajar. Sudahkah kalian melaksanakan shalat subuh hari ini? Hari ini kita akan menjadi "detektif informasi" yang pandai memilah mana kabar yang benar dan mana yang hanya pendapat.
- Menurutmu, mengapa pendengaran, penglihatan, dan hati kita akan dimintai pertanggungjawaban?
- Pernahkah kamu mendengar sebuah kabar yang ternyata tidak benar? Apa yang kamu rasakan?
- Bagaimana caramu mensyukuri pendengaran, penglihatan, dan akal dengan menggunakannya untuk mencari kebenaran?
Capaian Pembelajaran (CP)
Murid mampu memahami dan mengidentifikasi informasi berupa fakta dan opini dalam teks, serta bersikap kritis dan santun dalam menyampaikan pendapat.
Tujuan Pembelajaran (TP)
- Melalui penjelasan dan contoh, murid mampu membedakan kalimat fakta, kalimat opini, dan kalimat campuran dengan tepat. (Meaningful)
- Melalui latihan, murid mampu menyebutkan cara membuktikan fakta dan kata penanda opini, serta menyampaikan opini disertai alasan. (Meaningful)
- Melalui kegiatan merenungkan ayat tentang berhati-hati terhadap sesuatu yang tidak diketahui, murid mampu menunjukkan sikap teliti dan tidak mudah menyebarkan kabar. (Mindful)
- Melalui video dan permainan "Kartu Hijau–Merah", murid mampu menunjukkan semangat dan kegembiraan dalam belajar. (Joyful)
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid menyimak apersepsi dan merenungkan ayat tentang tidak mengikuti sesuatu yang tidak diketahui.
- Murid mengerjakan kuis benar/salah untuk mengingat kembali materi majas.
- Murid menonton video pembelajaran tentang fakta dan opini.
- Murid mempelajari pengertian, ciri, kata penanda, cara membuktikan fakta, dan kalimat campuran.
- Murid bermain "Kartu Hijau–Merah" dan mengerjakan soal HOTS.
- Murid merefleksikan kebiasaan menyikapi informasi dan mengerjakan asesmen formatif.
Model / Metode
Discovery Learning, Tanya Jawab, Games ("Kartu Hijau–Merah"), Diskusi Kelompok, dan Penugasan.
Penjabaran Materi
✅❌ Kuis Benar / Salah — Majas (Review Materi Sebelumnya)
MeaningfulLihat Kunci Jawaban
๐ฌ Video Pembelajaran
JoyfulYuk, tonton video pembelajaran tentang Fakta dan Opini sebelum membaca penjelasannya!
▶ Cari Video di YouTube*Guru dapat memilih dan menautkan video yang paling sesuai dari hasil pencarian di atas sebelum diunggah ke Blogger.
๐ Penjelasan Materi Lengkap
Meaningful๐ A. Apa itu Fakta dan Opini?
Perbandingan lengkap:
| Aspek | Fakta | Opini |
|---|---|---|
| Dasar | Data, bukti, kejadian nyata | Perasaan, penilaian, pandangan pribadi |
| Dapat dibuktikan? | Ya (dilihat, diukur, dihitung, dicek sumbernya) | Tidak |
| Sifat | Objektif (sama bagi semua orang) | Subjektif (bisa berbeda-beda) |
| Isi | Angka, tanggal, nama, tempat, hasil pengukuran | Kata penilaian: indah, enak, bagus, menyenangkan |
| Contoh | Suhu udara di kelas 30°C. | Kelas ini panas sekali. |
๐ท️ B. Kata Penanda Fakta dan Opini
| Penanda Fakta | Penanda Opini |
|---|---|
| pada tanggal …, pada tahun …, sebanyak …, terletak di …, berdasarkan data …, menurut hasil pengukuran … | menurut saya, menurutku, sepertinya, mungkin, kurasa, sebaiknya, seharusnya, menurutku paling … |
| Berisi angka, nama tempat, nama orang, dan waktu yang jelas | Berisi kata penilaian: indah, cantik, lezat, seru, membosankan, menyenangkan, sangat bagus |
Catatan: tidak semua opini memakai kata "menurut saya". Jika kalimat berisi penilaian pribadi (misalnya "sangat indah"), kalimat itu tetap opini.
๐งช C. Cara Membuktikan Sebuah Fakta
Uji Bukti: Lihat → Ukur/Hitung → Cek Sumber Terpercaya- Lihat/amati langsung: "Ada 12 meja di kelas" → hitung mejanya.
- Ukur atau hitung: "Panjang papan tulis 2 meter" → ukur dengan meteran.
- Cek sumber terpercaya: buku pelajaran, kamus, atlas, berita resmi, atau penjelasan ahli/guru.
๐ฌ D. Menyampaikan Opini dengan Baik
Opini boleh disampaikan, tetapi sebaiknya disertai alasan dan disampaikan dengan sopan.
๐งฉ E. Kalimat Campuran (Fakta + Opini)
Satu kalimat dapat memuat fakta dan opini sekaligus. Pisahkan bagian yang dapat dibuktikan dengan bagian yang berupa penilaian.
Cara Menyelesaikan Soal Fakta dan Opini (langkah demi langkah):
- Ada angka, tanggal, nama tempat/orang yang jelas? Kemungkinan besar fakta.
- Ada kata "menurut saya", "sebaiknya", "sepertinya" atau kata penilaian (indah, enak, seru)? Kemungkinan besar opini.
- Tanyakan selalu: "Bagaimana cara membuktikannya?" Jika ada caranya → fakta.
- Pada kalimat panjang, pisahkan per bagian karena bisa berupa campuran.
- Cek sumbernya: dari siapa kabar ini? Apakah sumbernya jelas dan terpercaya?
- Cek buktinya: adakah data, foto asli, atau pengumuman resmi?
- Tanyakan pada orang dewasa: orang tua atau guru dapat membantu memeriksa kebenaran.
- Jangan asal bagikan: kabar yang belum jelas bisa membuat orang lain salah paham atau takut.
- Setiap murid memegang dua kartu: hijau = fakta dan merah = opini.
- Guru membacakan sebuah kalimat, misalnya "Sungai Musi ada di Sumatera Selatan." atau "Es krim itu paling nikmat."
- Murid mengangkat kartu sesuai jawabannya, lalu menjelaskan alasan secara singkat.
- Tantangan: murid maju ke depan dan membuat sendiri kalimat fakta, opini, dan campuran untuk ditebak teman!
(1) SD Harapan didirikan pada tahun 2005. (2) Sekolah ini memiliki 12 ruang kelas dan satu perpustakaan. (3) Menurut saya, perpustakaan sekolah kami sangat nyaman. (4) Setiap hari Jumat, murid mengikuti kegiatan Jumat Bersih. (5) Kegiatan itu sebaiknya diadakan setiap hari.
Bacalah teks di atas. Tentukan kalimat mana yang termasuk fakta dan mana yang termasuk opini. Tuliskan alasanmu untuk setiap kalimat (kata penanda atau cara membuktikannya)!
(a) Ubahlah opini berikut menjadi kalimat fakta: "Kelas kami sangat besar." (b) Ubahlah fakta berikut menjadi kalimat opini: "Lapangan sekolah berukuran 20 m × 30 m." (c) Buatlah satu kalimat campuran (fakta dan opini) tentang tempat favoritmu, lalu tunjukkan bagian faktanya dan bagian opininya!
๐ Yuk, Refleksikan Kebiasaanmu!
MindfulTentukan apakah kebiasaan berikut termasuk baik atau kurang baik, lalu jelaskan alasanmu!
Asesmen Formatif
๐ 10 Soal Pilihan Ganda
MeaningfulLihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kesimpulan / Refleksi
๐ Kesimpulan Materi
- Fakta adalah pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya dengan data atau bukti; opini adalah pendapat atau penilaian pribadi yang tidak dapat dibuktikan.
- Penanda fakta: angka, tanggal, nama, tempat. Penanda opini: "menurut saya", "sebaiknya", "sepertinya", serta kata penilaian seperti indah dan enak.
- Satu kalimat dapat berisi fakta dan opini sekaligus (kalimat campuran), sehingga perlu dipisahkan per bagian.
- Sesuai QS. Al-Isra ayat 36, kita perlu berhati-hati agar tidak mengikuti atau menyebarkan sesuatu yang belum kita ketahui kebenarannya: saring sebelum sharing.
Refleksi Pembelajaran
• Kendala pembelajaran hari ini: …………………………………………
• Tindak lanjut: …………………………………………
• Jumlah siswa yang paham / belum paham: …………… / ……………
a


No comments:
Post a Comment
see you